
Restoran Universitas,
Setibanya disana, mereka memesan makanan dengan harga yang murah tentunya, orang-orang disekitarnya tampak memperhatikan Qin Chen karena penampilannya lebih menarik perhatian banyak orang-orang termasuk dirinya sendiri kebingungan karena tidak bisa berbuat banyak.
"Saudaraku, apa kau mempunyai seorang pacar?"
"Tidak sama sekali."
"Tch! Dasar penipu, dengan penampilanmu mendapatkan satu atau sepuluh wanita tidaklah sulit untukmu."
"Begitu? Aku lebih tertarik dengan tipe seperti Profesor Cang. Penampilannya yang tampak sederhana namun sebenarnya mempunyai pesona tersendiri, kepribadian unik dan mempunyai penampilan yang elegan."
"Kau harus berhati-hati membicarakan Profesor Cang, karena Profesor sudah di menjadi tunangan tuan muda kaya dari keluarga besar di kota, dan dia sekarang menjadi mahasiswa universitas Yang Xi!"
"Apa benar? Bagaimana bisa, karena perbedaan usianya pasti sangatlah jauh untuk seorang bocah yang dimanjakan oleh kekayaan keluarganya."
Tepat dibelakangnya ada orang yang mereka berdua bicarakan secara terang-terangan menyatakan bahwa ia seorang anak manja dengan kekayaan keluarganya.
Saat hendak menuangkan secangkir kopi ke atas kepala Qin Chen, ia dengan sigap menamparnya hingga tersungkur kebawah mengalami pendarahan di hidungnya.
"Bersikap angkuh dihadapanku, kau mencari kematianmu sendiri! Berhati-hatilah di masa depan, tidak hanya kau yang mendapatkan bencana tapi seluruh keluargamu ikut masuk kedalam bencana!"
Ia mengambil kopinya dan menuangkannya di wajahnya langsung dengan gelagapan ia mengucapkan kata-kata kotor. "Dasar an*ing rendahan, berani-beraninya kau melawanku, akan aku ingat kau! Kau tidak akan hidup dengan nyaman di dunia ini!"
"Begitu?" Qin Chen mendekatinya dan menginjak kakinya.
Krakk!
"Argh!" Jeritannya mengema di dalam restoran yang dihebohkan dengan tuan muda terhormat Fang Zhou merupakan putra tunggal keluarga Fang.
"Berhentilah berteriak seperti banci, dimana kekuatan superior yang kau perlihatkan sebelumnya?"
Qin Chen mengibaskan tangannya menuangkan secangkir kopi panas di wajahnya lagi, lalu kembali duduk memesan dua kopi panas untuk mengganti kopi sebelumnya. Matanya masih melirik kebelakang dengan tajam membuatnya pergi dari tempat tersebut.
"Saudaraku, kau benar-benar hebat bisa membuatnya seperti sebelumnya!"
__ADS_1
"Dia hanya bocah manja tanpa pengetahuan dan kekuatan, menunjukkan kekuasaan dihadapan orang lemah benar-benar memalukan."
"Hahaha! Tidak apa-apa, karena hari ini aku mendapatkan petunjuk yang menarik selama tiga tahun di universitas ini!"
"Begitu? Maafkan aku sebelumnya karena mengambil kopi panas yang hendak kau seduh."
"Sudahlah, mari kita makan menikmati hari pertama di universitas!"
Qin Chen puas dengan karakteristik Hang Lu begitu jelas tanpa kebohongan sama sekali, selepas dari restoran mereka berdua mengunjungi warnet dekat dengan universitas sehingga bisa bermain game bersama.
Masalah pelajaran sudah selesai sebelumnya, sehingga menunggu besok lagi untuk belajar mendapatkan sertifikat kelulusan universitas Yang Xi.
***
Paginya,
Berita tentang kegaduhan di restoran sudah tersebar luas di dalam universitas, mereka membicarakan tentang mahasiswa baru bernama Qin Chen membuat Feng Zhou dihancurkan dengan menyiram kopi panas diwajahnya dan mematahkan kakinya hingga dirawat di rumah sakit.
Didalam kelas, ia tengah duduk santai tampa mengkhawatirkan apapun karena pada akhirnya ialah yang akan menang dalam segi apapun.
"Baiklah, kalau ucapanmu benar aku akan memberikan satu gadis manis dengan karakteristik yang kau inginkan untuk kau simpan didalam asrama pria."
"Bagus, aku akan menantikan hari-hari bahagiaku!"
Tiba-tiba seseorang masuk kedalam ruangan dan berbicara. "Siapa yang bernama Qin Chen, mohon kerjasamanya untuk datang ke ruangan kepala universitas."
Qin Chen berdiri dengan tenang. "Sepertinya aku akan sibuk, nanti siang kita bertemu ditempat biasanya untuk makan."
"Apa kau tidak apa-apa? Kalau butuh bantuan katakan padaku, aku akan membantumu sebisa mungkin."
"Tenang saja, semuanya akan berakhir karena disini akulah pemenang."
Mendengar perkataannya penuh kepercayaan diri tinggi, Hang Lu hanya dapat tersenyum puas dan menghela nafas. "Baiklah, kalau butuh bantuan langsung kabarin aku, secepatnya aku akan membantumu."
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut menuju ruangan kepala universitas, karena ia mahasiswa baru dan sudah menyebabkan kegaduhan di universitas membuat salah satu putra yang mendanai universitas mengalami rawat di rumah sakit akibat tulang kaki patah.
__ADS_1
Didalam ruangan terdapat kepala universitas, Profesor Cang dan dua orang pria dan wanita tua dengan dua pengawal disampingnya, Qin Chen masuk kedalam dengan tenang tanpa khawatir apapun.
"Apa anda memanggil saya?"
"Benar."
"Begitu, apa ini tentang masalah sebelumnya? Jika benar, sebelum membahasnya lebih baik anda pikirkan baik-baik siapa yang bersalah sekarang."
"Bocah sialan! Kau membuat putraku cacat di rumah sakit dan kau mengatakan siapa yang salah!"
Qin Chen menoleh kesamping melihat pria itu tengah marah, ia tersenyum mempermainkannya. "Bukankah putramu sendiri yang mencari masalah? Dia mencoba menuangkan air panas di kepalaku, aku melawannya sebagai tindakan pertahanan diri sendiri. Patah kaki? Apa urusannya denganku yang seorang mahasiswa yang mencoba bertahan dari superior anak manja dari kekayaan keluarga!"
"Mau apa? Melawanku atau menuntutku di kantor polisi, boleh saja! Itupun kalau kau mau dipermalukan secara terang-terangan di internet."
"Keparat! Kau sudah melompat ke neraka, jangan berharap kau bisa lolos!"
Qin Chen tertawa kecil mendengar perkataan yang tidak masuk akal disana. "Seharusnya itu adalah perkataanku, atau kau mau aku sebarkan tentang ini ... " Katanya menunjukkan gambar-gambar tentang kebusukan kepala keluarga Feng.
Saat melihatnya, ia gemteran karena itu adalah rahasia yang ia simpan sampai sekarang dan tidak ingin semua orang tahu tentang hal tersebut. Sekarang, Qin Chen menemukannya karena menggunakan Divine Eye's melihat kebohongan yang disimpan oleh kepala keluarga Feng.
Ia secara perlahan mendekatinya, dan merapikan jasnya yang tidak beraturan lalu menepuk pundaknya sambil membisikkan sesuatu.
"Berhentilah bermimpi untuk mencari keadilan disini, aku atau kau yang akan masuk penjara semua itu berada di tanganmu! Mau menggunakan cara kotor, lakukanlah kalau bisa kau lakukan sekarang."
Qin Chen langsung tersenyum menampar wajahnya dengan tangannya sendiri, karena sungguh gratil melihat tempat yang ditempatkan sebagai melampiaskan stres seseorang.
"Kepala universitas, masalah ini sudah clear tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, kalau dia masih bersikap angkuh katakan padaku dan aku akan menyelesaikannya lagi sampai dia mampu!"
Diakhir katanya terasa ada niat membunuh dibawah kelopak matanya, kepala universitas dapat merasakan hal tersebut karena ia salah satu seorang master tersembunyi di dunia.
Hanya beberapa kalimat ia lontarkan menjatuhkan mental kepala keluarga Feng dan kembali ke kelas dengan cepat tanpa ada satupun permasalahan yang dibesar-besarkan sekarang.
Melawan seorang saint sama dengan melawan dunia, ingin menggunakan keadilan menuntut Qin Chen tentunya ia mempunyai segalanya untuk menuntut kembali apa yang dilakukan oleh kepala keluarga Feng.
...
__ADS_1
*Bersambung ...