Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 65 : Menyelesaikan masa pelatihan


__ADS_3

Tengah malam.


Cao Cao mempunyai bakat luar biasa karena dapat menyerap ramuan herbal begitu cepat dalam waktu singkat. Bahkan bakat rata-rata akan membutuhkan waktu setidaknya dua minggu dan bakat kelas atas membutuhkan satu ataupun dua hari untuk menyerap ramuan herbal.


Sesaat lolongan serigala menggema, ia membuka matanya menyaksikan langit begitu luas dibawah pandangannya. Melihat kolam tersebut menjadi kaca memperlihatkan perubahan besar padanya.


"Apa ini aku?"


Kecantikan murni keturunan mengguncang daratan!


Perlahan merangkak keluar dari kolam memperlihatkan kecantikan alami begitu mulus seolah-olah harta berharga yang di poles secara teliti.


Mengambil pakaian di atas batu, ia mengenakannya dan kembali ke tempat Qin Chen berada menunggu selama hampir satu hari penuh.


Dengan penampilannya, ia membuat banyak orang akan putus asa!


Rambutnya berwarna keperakan terhembus angin gunung dengan uraian tenang, matanya berwarna kebiruan cerah seperti langit dengan penampilan luar biasa.


Beberapa dari sebelumnya, ia sekarang sangat tenang dan tidak agresif.


"Guru ... " Katanya, secara alami ia memanggilnya guru karena dihadapan sosok besar.


"Semakin cantik." Qin Chen mengangguk mengagumi kecantikan. "Selanjutnya memulai pelatihan, sebelum itu makanlah. Tubuh manusia membutuhkan makan dan minum, bagi abadi makan bukanlah sesuatu yang di prioritaskan."


Qin Chen memberikan daging bakar, ia mengambilnya.


Cao Cao memakannya sambil menunggu pembicaraan antaranya, ia mengamati Qin Chen tengah duduk dengan santai menikmati secangkir Whisky.


"Fondasimu sudah cukup untuk memulai pelatihan, secara bertahap kau tingkatan fondasimu agar sempurna. Perubahan penampilan adalah hal biasa, karena dalam tubuhmu sebelumnya ada banyak kotoran seperti racun."


"Setelah mengeluarkan seluruh kotoran, peredaran darah bergerak lancar dan memberikan kesehatan. Kalau ada yang bertanya siapa gurumu, katakan pada mereka kalau mereka tidak layak mengetahuinya."


Qin Chen tidak ingin membuat orang-orang di bumi mengetahui keberadaannya, karena alasan tertentu membuatnya mengambil tindakan ini.


"Baik."


"Setelah makan kau dapat kembali beristirahat ditempat ini, lalu besoknya hingga satu minggu kedepannya aku akan melatihmu menjadi Grandmaster!"


Cao Cao mengangguk menghabiskan makanan dan kembali beristirahat seperti yang Qin Chen minta, sementara Qin Chen tengah duduk menikmati minuman mahal dari barat melihat langit-langit berbintang.


"Setelah masalah di bumi selesai, aku akan kembali menemuinya. Seribu tahun di dunia atas aku tidak mengetahui apa dia dalam keadaan baik atau tidaknya. Ditambah ... "

__ADS_1


Qin Chen merasakan kehidupan lain di alam semesta ini mempunyai garis darahnya!


Walaupun samar-samar merasakannya, namun ia sangat yakin kalau itu merupakan garis darahnya. Keberadaan yang ia rasakan ada dua di alam semesta, walaupun tidak terlalu besar kekuatannya.


"Mungkin langit merencanakan sesuatu yang tidak terduga."


Sedikit mengambil napas, ia menutup matanya menunggu pagi.


***


Satu minggu kemudian,


Qin Chen berada di puncak gunung mengamati Cao Cao dibawah tengah menghadapi kesengsaraan. Dibawah langit membentang luas seperti kertas gambar, ia memberikan pertahanan surgawi menetralisir kerusakan diperoleh Cao Cao.


Sementara itu di langit kesengsaraan mengubah dunia kedalam kegelapan dengan gemuruh guntur-guntur.


"Kesempatanmu hanya satu, kalau kau mengundurkan diri sekarang, kau tidak akan pernah mencapai kekuatan para abadi. Cao Cao, kesengsaraan akan datang sebentar lagi, aku sudah memberikan pertahanan menetralisir kerusakan, selanjutnya adalah kemampuanmu sendiri."


Ia mengangguk menguatkan fondasi tubuhnya seperti yang diberitahukan Qin Chen. Menggunakan fisik menahan tekanan, dan menggunakan pedang menyerang kesengsaraan.


Petir menyambar dengan keras seperti menghancurkan dunia, getaran menyebar dimana-mana.


Cao Cao dengan pedangnya melawan kesengsaraan langit!


Kesengsaraan langit berulang-ulang dihancurkannya, tubuhnya mencapai batas karena kewalahan mengontrol energi. Tetapi disaat terakhir Qin Chen membantunya menepis kesengsaraan paling mengerikan.


Matanya tertegun tidak dapat membayangkan seberapa kuat Qin Chen.


Bahkan kesengsaraan surga ia tepis dengan santainya ke langit, mengambil kesempatan untuk menyempurnakan Inti martial, ia mencoba menembus Grandmaster.


Bang!


Suara keras dalam dirinya terdengar, Qin Chen tersenyum dengan bantuannya ia sudah mencapai Grandmaster dalam satu minggu tanpa kecacatan sama sekali.


Kalau itu ia yang dulu mungkin membutuhkan satu bulan atau bahkan lebih karena pemahamannya belum mencapai seperti sekarang.


Karena sudah mencapai puncak kekuatan dengan pemahaman tertinggi. Menggunakan Keberuntungan dan pemahamannya, ia meningkatkan ketrampilan dan pelatihan seefisien mungkin.


Cao Cao menembus Grandmaster!


Setelah beberapa saat, ia membuka matanya perasaan yang berbeda mengalir. Sesuatu yang baru ia melihatnya, ia lalu melesat ke langit menuju arah Qin Chen menguji kecepatannya dan mengucapkan terimakasih.

__ADS_1


"Kenapa kau begitu buru-buru? Aku tidak akan meninggalkanmu sendiri ditempat seperti ini."


"Tidak apa-apa, aku hanya senang mencapai Grandmaster selama satu minggu, terimakasih banyak atas bantuannya, guru."


"Sebagai gantinya, berikan aku makanan yang banyak karena sudah seminggu aku tidak makan teratur."


"Baik!"


Cao Cao membawanya ke restoran untuk mentraktir banyak makanan.


***


Restoran,


Didalam restoran, orang-orang memperhatikan mereka seperti anak dan ayah karena sama-sama mempunyai rambut yang sama dengan panjang terurai halus tidak berantakan.


Qin Chen memesan makanan terbaik restoran dan duduk dengan santai menikmati setiap hidangan yang datang.


"Setelah ini kau dapat kembali, aku mempunyai urusan dengan orang-orang di universitas menyelesaikan tugasku yang tertinggal selama satu minggu."


"Apa aku bisa menghadapi monster dimensi lain dengan kekuatanku sekarang?"


"Seharusnya bisa, karena kau sudah mencapai ranah Grandmaster. Walaupun begitu, ada beberapa monster kuat yang tidak bisa kau hadapi karena mereka datang untuk mengincar orang yang kuat."


Cao Cao mencoba mencerna siapa yang terkuat di bumi sekarang. "Seharusnya hanya kamu yang terkuat di bumi, apa mungkin monster-monster kuat akan memgincarmu?"


"Seperti Titan sebelumnya, kau pasti sudah menyadari kalau mereka datang langsung ke arahku."


Qin Chen membalasnya dengan singkat karena sedang sibuk mengunyah makanan, ia sudah seminggu tidak mencicipi makanan kota sehingga memintanya untuk membayar tagihan.


'Selanjutnya menyelesaikan masalahku dengan Cang Luli lalu memperjelas kesalahpahaman dengan dua wanita cemburu itu.' Batinnya sambil memikirkan caranya.


"Satu lagi ingin aku katakan, kalau setelah satu tahun aku tidak muncul di dunia, itu artinya aku sudah pergi. Kemana aku pergi? Aku mempunyai urusan pribadi, kau tidak akan bisa menemukannya sekalipun menelusuri bumi." Katanya seperti memberikan perpisahan kepadanya.


Walaupun belum lama kenal sekaligus bertarung bersama melawan monster melindungi perdamaian, keberadaan Qin Chen sudah seperti keluarga baginya karena ia orang yang membuatnya menjadi Grandmaster.


Setelah menyelesaikan makan, mereka berdua berpisah masing-masing melajukan masalah pribadi. Qin Chen menemukan kepingan hampa yang membuatnya kosong, itu penyesalan lain tersembunyi di dalam benaknya.


Selama satu minggu ini merenungkan kembali ingatan-ingatan lama, ia mendapatkan kepingannya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


2 Nyusul sore


__ADS_2