Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 49 : Bumi


__ADS_3

Heavenly Sacred Cave,


Dibawah kaki gunung, seluruh orang berkumpul dibelakang para Saint yang berada di ranah Martial Saint (10) dimana mereka merupakan kekuatan terkuat selama ribuan tahun lamanya tanpa ada yang bisa melampaui mereka semua.


Para generasi muda berbakat mencapai ranah Martial Ancestor membutuhkan waktu selama seratus tahun atau bahkan seribu tahun bagi yang mempunyai bakat rata-rata.


Sementara bakat tertinggi hanya berada di Martial Dominator.


"Selama seribu tahun, kalian sudah memimpin Domain Atas semakin baik. Aku dapat merasakan seluruh keberadaan para pembudidaya abadi di berbagai belahan dunia, mereka semua mempunyai bakat yang hebat untuk zaman sekarang."


"Bagaimana dengan anda? Setelah keluar dari meditasi tertutup, apa yang akan anda lakukan sekarang? Di Domain Atas tidak ada pembudidaya abadi yang bisa menyaingi anda termasuk ketujuh Saint saat bersatu."


"Aku akan kembali ke awal tujuan, untuk sekarang Domain Atas akan aku serahkan kepada kalian bertujuh untuk melanjutkan kepemimpinan kalian di dunia ini. Aku masih mempunyai urusan pribadi yang harus diselesaikan."


"Baik."


Tidak ada yang berani menolaknya, karena satu tatapan matanya menghancurkan gunung dan mengguncang bulan. Satu kibasan tangannya membuka robekan langit dan mengembalikan langit kembali ke keadaan semula.


"Saint Bing Yun Heavenly Monarch, aku akan meninggalkan pencerahan abadi padamu. Setelah itu, kau dapat menembus ranah Martial Saint. Gunakan pencerahan itu untuk melindungi dunia ini selama aku pergi."


Bing Yun Heavenly Monarch terdiam tidak dapat berkata-kata lagi, karena sebelumnya ia meminta Qin Chen untuk memberikan pencerahan agar ia bisa menembus ranah Martial Saint.


Qin Chen memasukkan pencerahan kedalam lautan pengetahuannya sehingga membuatnya mendapatkan pencerahan abadi. Tiba-tiba energi melompat ke langit membentuk lotus dunia dan Tranformasi Dewa di langit, tubuhnya bergetar dan keberadaannya mulai terasa mencekam.


Ia menembus Martial Progenitor!


Boom!


Dentuman besar menghempaskan apapun disekitarnya, ia kembali membuka matanya melihat Qin Chen dan secara langsung berlutut dihadapannya seolah-olah menghormatinya sebagai perwujudan Saint Dunia yang diagungkan langit dan bumi.


True Saint!


"Terimakasih banyak atas pencerahannya, True Saint."


Qin Chen hanya mengangguk kecil dan kembali menatap langit. "Berdirilah, pencerahan itu aku berikan untukmu memimpin Domain Atas dengan kekuatan. Selanjutnya, itu adalah tugasmu untuk menjalankan apa yang aku berikan. Aku akan pergi selama beberapa tahun dari Domain Atas dan kembali untuk melawan Penguasa Primordial Langit."

__ADS_1


"Saya akan menyiapkan pasukan besar sampai anda kembali ke tanah ini, mempertaruhkan nama saya dan harga diri saya, saya Bing Yun Heavenly Monarch akan menunggu anda kembali dan berperang melawan langit bersama."


"Baguslah, aku akan pergi, selamat tinggal dan sampai bertemu kembali di suatu saat nanti, Bing Yun Heavenly Monarch."


Kata terakhir dari Qin Chen kepadanya sebelum ia melesat pergi meninggalkan tempat tersebut dengan merobek ruang di depan matanya untuk kembali ke bumi.


***


Langit Berbintang,


Dibawah kegelapan yang hampa dan dingin menerkam tubuhnya, ia berada di antara lautan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Keberadaan Penguasa Primordial Langit dapat ia rasakan dari sana, sosoknya seperti langit itu sendiri sehingga berada dimana-mana.


Qin Chen mengabaikan hal tersebut, karena tujuannya untuk menyelesaikan janjinya kepada keluarganya di bumi yang sudah lama tiada saat ia masih kecil.


Melesat diantara langit-langit berbintang, menembus ruang dengan kecepatan waktu yang singkat, seolah-olah ia berpindah-pindah dimensi satu ke dimensi lain dalam hitungan detik.


Hingga ia sampai di pusat galaxy yang pernah ia lihat didalam pencerahan bintang.


"Seharusnya ini adalah tempat bumi berada, dibawah ratusan ribu atau bahkan miliaran dunia di satu Galaxy, salah satunya adalah bumi tempatku sebelum di lahirkan kembali ke dunia lain."


Dengan matanya, ia mengamati seluruh dunia dibawah matanya menemukan keberadaan bumi yang berada di sudut Galaxy. Qin Chen langsung melesat ke sana karena merindukan kampung halaman.


***


Bumi, 1 Januari 2228.


Disuatu tempat dimana ia berada di tengah-tengah hujan deras di atas jembatan merah. Disekitarnya sangat sunyi karena tidak ada satupun orang disana, hanya beberapa orang yang melewatinya tidak membantunya berteduh.


"Seharusnya orang-orang yang berada satu angkatan denganku sudah lulus dan mendapatkan pekerjaan yang layak untuk mereka masing-masing."


"Ternyata sudah 6 tahun aku menghilang dari dunia ini dan kembali lagi ke tempat ini. Ayah, ibu aku kembali untuk memenuhi janjiku dan permintaan kalian menjadi orang sukses di dunia ini."


Dibawah tangisan malam yang diguyur hujan deras, ia meninggalkan tempat tersebut dan pergi ke pemakaman keluarganya. Tidak jauh dari tempat tersebut adalah pemakaman keluarganya berada.


"Semoga kalian tengah disana, aku akan memenuhi permintaan kalian berdua." Katanya sambil membakar dupa dan berdoa untuk mereka bisa tenang disana.

__ADS_1


Satu-satunya penyesalan Qin Chen mungkin hanya ini, karena tidak ada lagi penyesalan lain dihatinya. Tanpa sadar semua penyesalan sudah diselesaikan tanpa sepengetahuannya sendiri.


Setelah itu, ia terduduk di bangku taman yang mempunyai tempat berteduh dari guyuran hujan deras semalaman.


***


Paginya,


Banyak orang-orang berada di taman membicarakan seseorang dengan pakaian aneh tengah tertidur di bangku taman. Gambar tentang Qin Chen tersebar luas di internet dan lain sebagainya, karena mengenakan pakaian abad pertengahan di zaman kuno.


Terbangun dari suara rusuh di hadapannya, ia membuat semua orang sedikit ketakutan melihat matanya yang tajam sedingin es menatapnya.


Pupil mata keemasan rambutnya putih panjang terurai rapi, kulit puncak seperti es dan ketampanan melampaui ekspektasi orang-orang.


"Berhenti mengambil gambar seseorang tanpa izin, atau aku akan mempidanakan kalian secara hukum." Katanya membuat mereka semua ketakutan dan cepat-cepat memalingkan wajah kearah lain.


Qin Chen beranjak berdiri, melihat cakrawala langit di atas sana.


'Biaya masuk universitas sangat tinggi, sebelum itu aku perlu membuat identitas diri untuk bisa mendaftar di universitas.' Batinnya yang kebingungan, ia meninggalkan tempat tersebut dengan berjalan kaki.


Didalam inventorinya, ia hanya mempunyai pakaian pembudidaya abadi dan pakaian ini adalah pakaian khusus Qin Chen.


Setelah beberapa waktu berlalu ia menyelesaikan pembuatan identitas dengan membayangkan apa yang terjadi sebelumnya. Ada banyak pertanyaan yang ditanyakan oleh mereka terus-menerus membuat Qin Chen kebingungan.


Namanya tetap sama Qin Chen dengan usia 20 tahun, tidak mungkin ia mengatakan bahwa umurnya 1.000 tahun, itu akan membuat banyak pertanyaan yang tidak diinginkan terjadi.


Sekarang, ia memikirkan pendaftaran universitas terbaik di Kota Chengdu, karena ini adalah universitas lamanya sewaktu masih hidup di bumi.


Temannya tidak terlalu banyak, bahkan bisa di hitung dengan jarinya sendiri. Kebanyakan orang-orang di universitas ini adalah keluarga kaya dari berbagai Kota.


Menyelesaikan bidang studi selama satu tahun bukanlah masalah, karena ia datang dengan penuh persiapan!


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2