Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 78 : Dewa Monster


__ADS_3

"Aku akan memandumu masuk ke dalam kota. Tapi sebelum itu, gunakan ini sebagai penyamaran." Xiao Yueyin memberikannya ramuan herbal, aromanya menyerupai monster, saat menggunakannya mereka bertiga mempunyai aura monster.


"Darimana kamu mendapatkan ramuan unik seperti ini? Bahkan aku seorang alkemis surgawi tidak mengetahui ada ramuan ini." Tanya Qin Chen.


"Aku mendapatkannya setelah melakukan penelitian selama beberapa tahun, dan menemukan ramuan yang hebat. Saat menggunakannya, para monster tidak menyadariku walaupun ada batasan waktu yang harus diketahui. Ramuan ini hanya akan bekerja selama satu jam, selebihnya akan seperti semula."


"Satu jam seharusnya cukup, aku akan menelitinya dan menyempurnakan ramuan ini dengan begitu kita bias menyusup ke kemana-mana." Balas Qin Chen.


"Sekarang, apa kita harus ke kota?"


"Seharusnya dia sudah menunggu di kota, karena dia sudah menunggu sebagai tamu dari dunia lain aku akan menghormatinya dan datang ketempatnya untuk bertarung menghabiskannya."


"Begitu rupanya, aku akan memandumu menggunakan area belakang gunung."


Mereka bertiga begegas menuju belakang gunung untuk berteleportasi ke dalam kota, Xiao Yueyin sudah menciptakan tempat teleportasi untuk ia gunakan sewaktu-waktu melarikan diri dari kejaran monster ataupun keluar dari kota.


***


Kota Dewa Monster.


Berada di bagian barat pulau kesembilan, ratusan ribu bangunan berada di depan mata dengan monster-monster berada di langit maupun bumi mengawasi setiap pegerakan manusia didalamnya, mereka menggunakan mereka sebagai budak pekerja yang membangun kota.


Sementara itu, dari dataran tinggi ia melihat semuanya dengan begitu baik.


"Perlakuan mereka terhadap ras manusia benar-benar tidak dapat di manfaatkan, kekuatan mendominasi memanfaatkan kesempatan untuk memperluas kekuasaan monster." Ucap Qin Chen.


"Mau bagaimana lagi, Qin Chen. Kultivasi abadi mereka menghilang setelah Demon datang menyerapnya tanpa henti hingga menghancurkan basis abadi." Balas Xiao Yueyin.


"Tuan, bagaimana sekarang? Rencana yang saya siapkan sekarang untuk menyerang kota seharusnya cukup." Fang Yu meminta pendapat Qin Chen tentang penyerangan.


Qin Chen menoleh kearahnya dan melihat Fang Yu mempunyai kriteria yang cocok. "Fang Yu."


"Ya tuan?"


Fang Yu melihatnya dengan bingung, karena mata Qin Chen seperti memberikan sesuatu isyarat untuk melakukan hal besar kedepannya.


"Setelah aku menyelesaikan monster-monster di kota, kau tetap berada disini menjadi kaisar manusia yang baru. Karena kau satu-satunya manusia yang mempunyai basis, kau bisa menjadi kaisar memimpin daratan luas ini."


"Apa artinya, tuan akan pergi dengan nona? Untuk melawan Penguasa Primordial Langit sendirian?"

__ADS_1


"Benar, dengan ada kau disini memimpin mereka. Suatu hari nanti, kalau aku memang tidak berhasil mengalahkannya dan kau bertemu dengan putriku, katakan pada mereka kalau aku berada disisi mereka melindungi mereka di balik bayang-bayangannya."


Fang Yu tertegun, kalimat perpisahannya tidak bisa ia terima karena harus mati, Qin Chen orang yang berjasa baginya. "Tuan, anda tidak akan kalah melawannya, kekuatan tuan berada di langit-langit yang luas tak berujung. Aku akan memerintahkan daratan ini sampai anda kembali ke tanah ini."


"Bagus."


Qin Chen menarik pedangnya dari celah langit!


Pedang kayu dengan banyak kerusakan membuat Xiao Yueyin Dejavu mengingat masa-masa di dunia bawah. Pedang yang menemani mereka berpetualang dan melatihnya hingga dapat melawan dua atau empat lapisan diatasnya.


Sekarang, ia dapat melawan kekuatan ranah Transcend Ascension (Setengah Dewa).


Sambil mengisinya dengan energi, ia tersenyum tipis begitu misterius mengayunkannya secara horizontal membelah langit!


Seluruh kehidupan dibawah menoleh dengan cepat melihat langit terdapat serangan besar melesat membelah apapun. Monster-monster yang berhenti mencoba melawan, naasnya itu tidak mampu untuk di tahan.


Meledak-ledak menghujani kota, Qin Chen dan Xiao Yueyin melompat ke kota menyerang bersamaan!


Fang Yu menunggu di atas karena kekuatannya berada di bawah dan bisa merepotkan mereka. Menunggu isyarat dari Qin Chen, ia akan masuk ke kota dan membangun kekaisaran baru untuk memimpin umat manusia melawan monster dan Demon!


Didalam kota ruangan terdistorsi dengan dentuman besar dimana-mana, menghancurkan bangunan-bangunan kuno yang tidak berpenghuni.


Orang-orang berada di pusat kota berkumpul dibawah tekanan monster, Qin Chen dan Xiao Yueyin berpisah dimana Xiao Yueyin akan melawan monster-monster ini, dan Qin Chen akan melawan Dewa Monster.


***


Dibawah langit terdapat altar besar membentang luas, begitu kramat hanya meninggalkan tulang-tulang monster dan manusia diatasnya. Qin Chen berada di atasnya mengamati langit yang terasa terdapat monster bersembunyi diantara bintang-bintang.


"Keluarlah, kau membuatku muak! Atau aku secara impulsif menghancurkan langit satu-persatu!"


Tidak ada balasan—


Mengangkat tangannya mencoba meraih sesuatu yang tidak nyata di hadapannya, ia menyebabkan langit-langit bergetar hebat membuat guncangan besar dimana-mana hingga bintang-bintang bertabrakan.


Dibawah matanya, ia memandang dunia dengan angkuhnya mencengkram alam semesta ditangan.


Tiba-tiba sesuatu yang bergerak secepat cahaya mendatanginya sembari mengayunkan pedangnya membelah apapun yang ada dihadapannya.


Bang!

__ADS_1


Diantara kabut tebal pedangnya hanya melayang satu inci dari tubuhnya, tidak dapat menyentuh pakaiannya ataupun membuat dirinya bergerak dari tempat ia berdiri.


Qin Chen menteri tipis, ia melambaikan tangannya kesamping menghempaskan pedang kesamping hingga hancur berantakan berkeping-keping.


"Begitu ceroboh seperti orang yang memerintahkanmu melawan. Seekor monster liar berlagak angkuh di hadapan langit, kau memalukan!"


Dengan dorongan pelan, ia menghempaskan monster itu kebelakang hingga menghantam ratusan gunung.


Orang-orang di kota dapat melihat pertarungan mereka tidak begitu imbang. Qin Chen dengan lembut melawan, sementara monster dengan berusaha payah menahan serangannya yang belum tentu kuat.


"Kemari!"


Ada dendam tersendiri di matanya, karena Dewa Monster ini sudah membuat satu-satunya wanita yang ia punya harus bertahan melawan ribuan monster sebelumnya dengan kekuatan seadaanya.


Ia menariknya kembali ke tangannya, tubuhnya yang besar membuat Qin Chen menggunakan manifestasi tangannya seperti bayangan bewarna hitam.


Kuegkkk!


"Ke- Keparat! Lepaskan aku sekarang!"


Semakin monster itu bersuara, ia semakin mencekiknya hingga tulang-tulang lehernya dihancurkan!


"Keparat? Sebelum kau bertindak menyerang wanitaku, seharusnya kau sudah tahu akan konsekuensinya melawanku! Kematianmu begitu mudah, aku akan memberikan Keputusasaan absolute yang tidak pernah kau bayangkan!"


Dengan denyutan jantungnya, monster itu langsung mendapatkan serangan mengerikan didalam ruang jiwa-nya!


Ratusan atau bahkan tak terhitung jumlahnya orang-orang yang mati menariknya kedalam kegelapan menyiksa setiap detiknya, rasa putus ada di ambang hidup dan mati, monster itu berteriak histeris penuh ketakutan.


Qin Chen menghancurkan fondasinya, meruntuhkan tulang-tulangnya hingga tidak dapat bergerak dari tempatnya.


Terakhir, ia menginjak kepalanya menghancurkan altar di langit berkeping-keping!


"Apa kau lihat? Hal yang sama akan aku lakukan padamu!"


Sembari menatap langit dengan tajam, ia memberikan peringatan keras padanya untuk bersiap-siap mendapatkan masalah besar yang akan datang di masa depan.


Qin Chen membuangnya di antara ruang di alam semesta tersembunyi, lalu turun kebawah dengan aura membunuh menyelimuti kota besar.


...

__ADS_1


*Bersambung ..


1 Ya, Tenggorakan auhtor sakit


__ADS_2