Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 74 : Rencana Mengacaukan Dunia


__ADS_3

Pulau Neraka.


Dibawah naungan api neraka membakar langit dan bumi sepanjang Era Penciptaan, keberadaannya bagaikan sebuah legenda abadi yang tercatat didalam buku kuno. Abadi dan abadi selamanya!


Hamparan luas di penuhi tanah tandus yang terbakar nyala api neraka, monster-monster di sana tidak mempunyai daging melainkan tulang yang hidup. Seperti Undead, mereka hidup dengan energi kematian.


Sampainya mereka di sana, mata mereka membeku memandang lautan api dan darah membakar langit maupun bumi, seluruh lembah kematian mengeluarkan jeritan roh yang telah lama mati.


"Bagaimana bisa?"


Qin Chen mencoba menguak misteri dunia dengan matanya melihat fenomena yang tidak ada di dunia. Seluruh tempat ini telah lama berubah menjadi neraka semenjak perang besar di masa lalu.


"Seharusnya tempat ini bukanlah neraka, legenda di buku kuno mengatakan neraka hanya ada di Heaven Domain. Karena disana ada dua Alam Besar, Surga dan Neraka!" Jelasnya tidak dapat mempercayai matanya melihat pulau neraka.


"Bukan, ini bukan neraka melainkan tempat perang di masa lalu. Seharusnya tidak ada apapun selain monster-monster di masa lalu masih hidup dengan kondisi diselimuti energi kematian."


"Jadi tempat ini adalah Medan Perang di masa lalu?"


"Benar, kita sudah terjebak di tempat ini akan sulit untuk pergi ke pulau kesembilan. Tempat Dewa Monster berada."


Pintu sebelumnya menghilang selepas digunakan, Qin Chen dan Fang Yu berada dalam masalah besar, dimana mereka harus keluar dari tempat ini sebelum energi mereka terkontaminasi dengan energi kematian sepenuhnya.


Selama beberapa menit kemudian, mereka kembali bergerak untuk mencari cara kembali karena semakin lama mereka di tempat ini maka mereka tidak akan bisa keluar, sekaligus tubuh mereka akan terikat hukum kematian yang sudah di tentukan.


Melewati kobaran api melindungi tubuh mereka dengan energi padat, mereka menarik banyak perhatian monster kematian yang berada di pulau tersebut.


Dibawah kegelapan langit yang panjang, ia menginjak daratan besar dan menghancurkannya.


Menghempaskan kobaran api kebelakang membunuh banyak monster kematian yang menyerang.


Qin Chen mengibaskan tangannya kesamping menyemburkan badai besar membentuk tornado api menelan apapun termasuk dunia yang mengalami kekacauan.


Jika mereka melihatnya dari luar dunia, akan ada pusara besar di langit-langit dunia tersebut.


"Tuan, tempat ini akan berbahaya untuk waktu lama, lebih baik cepat melarikan diri sebelum tornado itu semakin membesar dan meluas melahap apapun."

__ADS_1


Qin Chen sadar akan hal tersebut karena ialah orang yang menciptakan tornado api neraka yang tidak akan padam meskipun ribuan tahun diguyur hujan deras.


Bersama dengan Fang Yu mereka melesat pergi meninggalkan tempat sebelumnya menuju entah kemana.


Ratusan monster raksasa dengan wujud tengkorak mengejarnya, di tubuh mereka diselimuti energi kematian yang padat seakan-akan mereka ada penghuni lama di pulau tersebut.


Qin Chen berhenti di depan mereka, ia menarik pedangnya yang terbentuk melalui kepadatan petir.


"Sky Thunder Sword!"


Mengayunkan pedangnya membelah gunung, ia menyapu bersih kobaran api di sekitarnya menyeret petir panas meleburkan tulang-tulang monster besar.


Duarr! Duarr! Duarr!


Didalam ledakan besar melesat satu serangan melewati sampingnya meledakan langit, Qin Chen langsung menanggapinya.


"Monster ini sudah terkontaminasi dengan energi kematian sangat lama. Tubuhnya seperti energi, abadi! Sulit untuk di bunuh kalau tidak memurnikannya."


"Apa? Ketrampilan pemurnian hanya para alkemis kuno yang dapat melakukan, walaupun di dunia terdapat ras suci yang dapat menggunakan elemen suci untuk memurnikan energi jahat, tapi mereka bukanlah orang yang mudah diajak kerjasama." Balasnya.


"Formasi Ilahi : Sembilan Roda Kematian, Pemurnian Dunia!"


Tiba-tiba hembusan angin semakin kencang terasa menyayat kulitnya, dan seketika semburan api dari mulut bumi keluar melenyapkan apapun.


Dibawah langit yang gelap, sebuah pembatas dunia terbentuk besar menangkap sekumpulan monster kedalam, pembatas yang memisahkan dunia nyata dengan dimensi lain membuat mereka terjebak.


Qin Chen membakar mereka di dalam pembatasan dengan nyala api dan petir-petir menyambar dimana-mana menghujani tulang belulangnya.


Fang Yu menelan ludahnya melihat penyerangan Qin Chen begitu brutal menangkap seluruh monster kedalam dimensi yang berbeda lalu memurnikannya dengan nyala api alkemis.


Raungan monster-monster membuat ruangan itu memantulkan kembali suara mereka hingga meruntuhkan mereka satu-persatu. Begitu keras hingga telinga hancur, dan kesadaran mulai menghilang.


Dibakar dibawah nyala api panas di tambah dengan petir-petir menyambar membuat mereka hancur lebur.


Dalam hitungan menit, tubuh mereka hancur menjadi abu yang terbang ke langit-langit pulau neraka.

__ADS_1


"Mereka cukup tangguh melawan di daratan yang dipenuhi dengan energi kematian. Jika itu adalah daratan tanpa energi kematian, mereka sudah mati sejak lama."


"Apa tuan melenyapkan jiwa mereka di dalam Pemurnian?"


"Benar, aku memurnikan mereka hingga ke akar-akarnya. Dimasa depan, mereka tidak akan bisa dibangkitkan kembali."


"Walaupun begitu, kita hanya lolos dari bencana biasa. Untuk keluar dari tempat ini akan sangat merepotkan, seluruh pulau terbakar dan hukum dunia membuat siapapun yang terkontaminasi tidak akan bisa keluar dari tempat ini meskipun seribu tahun mencobanya."


Qin Chen memandangi sekitarnya tampak seperti neraka, dimana-mana api membakar daratan dan langit. Hutan-hutan tidak ada, hanya ada tanah gosong tengah terbakar nyala api neraka.


Saat ia menoleh ke langit, ia mendapatkan sesuatu tersembunyi di atas sana namun belum pasti apa yang tersembunyi di langit.


"Fang Yu, apa pulau kedelapan ini terhubung dengan pulau kesembilan?"


"Seharusnya mereka terhubung dengan hukum ruang, bagaimanpun semuanya di atur oleh Penguasa Primordial Langit itu sendiri hingga sekarang."


"Begitu rupanya, aku Immortal Soul terbentuk dari ketiadaan. Tubuhku mengandung energi kekacauan besar, seharusnya dengan mengacaukan dunia ini kedalam kekacauan absolute membuat retakan langit muncul, bukan?"


"Hmmm ... " Fang Yu menyentuh dagunya mencerna apa yang dikatakan Qin Chen. "Apa tuan berencana untuk menciptakan distorsi ruang dan waktu?"


"Tepat, dengan ada distorsi ruang dan waktu, hukum dunia tidak akan bisa menangani keduanya dalam satu waktu. Aku akan mengacaukan dunia hingga muncul distorsi ruang dan waktu, pada saat itu kita akan meloloskan diri dari tempat ini."


"Baik tuan."


Fang Yu begegas ke langit membantunya mengamati retakan ruang.


Pulau neraka di selimuti dinding pembatas yang membuat siapapun tidak akan bisa keluar dari sana. Dan siapapun yang sudah terkontaminasi dengan energi kematian, mereka akan terjebak selamanya.


Hukum dunia menarik mereka untuk tidak keluar ke dunia yang hidup. Karena bisa membahayakan kehidupan di luar sana jika monster yang sudah mati bisa berkeliaran ke dunia lain.


Qin Chen dan Fang Yu mulai melancarkan rencananya untuk mengacaukan pulau neraka kedalam kekacauan.


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2