
Gemuruh! Gemuruh!
Gemuruh menyapu langit dengan frekuensi suara tinggi, monster-monster menggila mendapatkan panggilan untuk mengamuk menghancurkan musuh di hadapannya, atas perintah dari Jendral Terkuat ia membuka perang dunia di era kekacauan!
"Saudara-saudaraku, angkat kapala kalian semua dan meraung sekeras mungkin mengamuk menghancurkan apapun yang berada dihadapan kalian, atas perintahku membawa miliaran monster untuk membunuh Immortal Soul memberikan persembahan kepada Penguasa Primordial Langit!"
Dengan mengangkat punggungnya ke langit menundukkan kepala, ia meraung sekeras mungkin memecahkan kesunyian dunia dengan kekacauan yang menyebabkan distorsi ruang dimana-mana.
Retakan-retakan bermunculan mengeluarkan monster-monster dari berbagai tempat untuk menyerangnya. Dalam hitungan menit, ia sudah berada di bawah naungan para monster yang berada di kekuatan Ranah Transcend Ascension (Setengah Dewa).
Kekuatan besar ini memasuki tubuhnya dan energi kekacauan meluap-luap tidak terkendali. Qin Chen menghela napas pelan mengeluarkan aura dingin dimana-mana, waktu berhenti!
Dengan kecepatan tinggi, ia mengayunkan senjatanya seribu kecepatan cahaya memotong-motong udara secara bersamaan waktu bergerak kembali meninggalkan ledakan-ledakan.
Duarr! Duarr! Duarr!
Mata semua monster mengecil tidak dapat mempercayai pengelihatannya, pasukan monster besar dalam hitungan singkat menghilang berubah menjadi gas darah dimana-mana.
Berputar!
Membentuk badai besar ia membuka Demon Lord!
"Atas perintah penguasa langit, Primordial Blood Demon Lord, bangkit!" Katanya sembari memberikan pengorbanan besar yang di lakukan Qin Chen sebagai tumbal mereka membangunkan Primordial Blood Demon Lord.
Napas besar terasa menekan, badai darah berputar-putar mengacaukan kesenjangan antara langit dan bumi.
Qin Chen merasakan sesuatu yang bergerak di antara badai itu semakin besar dan besar sepersekian deti-nya. Keberadaannya meluas mencakup langit dengan mendominasi mengeluarkan aura-nya!
Bang!
"Perasaan intens saat di bangkitkan dengan ratusan ribu monster benar-benar menyanjungku." Dengan suaranya yang penuh dengan niat membunuh, ia merasakan sesuatu tentangnya.
Qin bergerak ke belakang menarik cahaya dari kegelapan membentuk panah besar. "Panah ilahi, penghakiman iblis!"
Swoosh!
Kecepatan luar biasa menembus ratusan monster dihadapannya hingga sampai di tempatnya. Sayangnya, dengan mudah ia menahan serangan Qin Chen. Serangannya seperti mainan di matanya, Qin Chen merasakannya.
"Kekuatan setara Pencipta! Mahkluk luar ini merupakan ras mutasi! Berevolusi dengan cara membantai musuh-musuhnya, ia meminum darah mereka menjadikannya sumber daya tak terbatas yang bisa digunakan sebagai keabadian!"
"Selama darah mengalir, dia akan tetap abadi meskipun aku menghancurkannya berkeping-keping! Satu-satunya cara adalah menggunakan penghakiman surga, area luas mencakup langit akan mendapatkan kehancuran permanen."
Tidak mempunyai rencana lain, ia menggabungkan tangannya bersiap-siap menyerang. Secara mengejutkan, musuhnya berada di hadapannya dan menendangnya hingga terhempas kebelakang menyerat bintang-bintang kedalam pusat kehancuran nyata.
Monster-monster tertawa terbahak-bahak melihat Immortal Soul kewalahan menghadapi Primordial Blood Demon Lord!
"Penghakiman surga, pemurnian instan!"
Dengan lantang bersuara keras menciptakan ruang yang berbeda di langit membentuk lingkaran spasial menyerupai sirkuit sihir besar.
"Apa-apaan kekuatan ini, energi suci begitu murni seperti tengah mengadakan ritual pemurnian skala besar! Kalian semua, begegas keluar dar jangkauan serangan ini segera mungkin!"
__ADS_1
Tap!
Dengan hempasan besar mereka mencoba melesat keluar dari penghakiman, dengan kecepatan tangan ia menurunkan penghakiman.
Prismoidal Blood Demon Lord mengangkat tangannya menciptakan pertahanan besar mencakup dirinya merasakan penindasan besar-besaran menghadapi serangannya.
Qin Chen menekan serangan tersebut hingga mengguncang alam semesta, getaran tersebut dapat di rasakan dengan tubuh manusia membuat gempa bumi dimana-mana dan ledakan gunung berapi.
Pertahanannya begitu kuat hingga membuat Qin Chen tidak dapat berbuat banyak. "Ha! Sepertinya aku harus serius dari sekarang walaupun musuh utamanya berada di atas sana!"
Dengan menjatuhkan penghakiman tambahan meruntuhkan pasukan monster, Qin Chen membuat pasukan monster ketakutan setengah mati menghadapinya.
Satu-persatu monster di murnikan kembali menjadi abu yang beterbangan tanpa sisa menghilang di langit. Dengan banyak harapan kepada Penguasa Primordial Langit, ia mengabaikan orang lemah dan memandang orang kuat di hadapannya.
"Percuma saja aku bersikap angkuh di langit, aku akan menyeretmu ke bawah hingga tidak dapat mengangkat kepala dengan angkuh." Ucapnya sembari menekan Primordial Blood Demon Lord hingga kebakar penyucian.
Teriakan histeris monster ketakutan mengahadapi, Jendral Terkuat Penguasa Primordial Langit, mati!
Dalam hitungan detik, langit kembali kedalam kesunyian absolute. Kegelapan dan ruang hampa membentang luas di sekitarnya sembari mengibaskan tangannya menghilangkan kekuatan sebelumnya.
"Menggunakan kekuatan suci menghabiskan 1% energiku, benar-benar menguras banyak energi untuk menghadapi keroco." Gumamnya, ia kembali menatap langit dengan tajam memberikan niat membunuh besar di bawah matanya.
"Turun!"
Bang!
Paksaan itu menghantam kepalanya hingga menghentak di langit, Qin Chen menyeringai puas melihatnya berada dibawah setara dengan dirinya.
"Huh! Bocah yang baru berada di langit bersikap angkuh, kau terlalu meremehkan musuhmu."
"Kau sama, bocah! Kau hanya monster dan aku manusia yang sama-sama lahir dari dunia dengan energi masing-masing. Kau hanya energi langit, dan aku energi kekacauan yang berada di atas dari langit."
"Sombong! Pada akhirnya kau tidak akan mampu melampaui langit tanpa keabadian! Aku abadi dan abadi di langit, melampaui batas kekuatan dan kehidupan di dunia. Dengan adanya aku, kau tidak akan mampu melampaui ketinggian langit!"
Dengan arogan melawan tekanan Qin Chen hingga hancur berantakan, ia kembali ke langit memandang rendah kehidupan di bawah. Qin Chen dengan serius mengahadapinya, walaupun ia tahu Penguasa Primordial Langit belum mengeluarkan pasukan besar sepenuhnya.
"Sungguh naif kau bocah, menghadapi sosok tinggi dengan kekuatan abadi? Jangan bercanda padaku kau sama dengan mahkluk rendahan dibawah sana merangkak dari bawah hingga ke puncak menentang surga untuk mendapatkan puncak kekuatan."
Suaranya bergemuruh di samping telinga Qin Chen, sesaat kemudian ia merasakan dentuman besar menyeret bebatuan dimana-mana.
"Cobalah untuk menahan serangan lemah dariku lalu selanjutnya pertarungan serius antara Immortal Soul yang di Legenda menjadi juru selamat kehidupan di alam semesta yang hancur ini!"
"Bacot! Jangan banyak bicara, sekarang kau dan aku siapa yang akan mati di sini sekarang!" Balasnya dengan kasar.
Mereka berdua melesat satu sama lain dengan kecepatan tinggi, keduanya memberikan pukulan keras saling bertemu membentur menghempaskan material langit ke sekitarnya dengan sangat deras.
Bebatuan tersebut beterbangan membentuk bintang jatuh menghujani dunia yang berada di sekitarnya dengan ganas.
Bang! Bang! Bang!
Ratusan serangan bertubi-tubi meruntuhkan tempat mereka bertarung berpindah-pindah tempat dengan kecepatan masing-masing melancarkan serangan-serangan yang tak terhitung jumlahnya.
__ADS_1
Kekuatan fisik mendominasi fondasi langit, kekuatan spiritual mendominasi pertarungan!
Qin Chen dan Penguasa Primordial Langit mengabaikan dunia dan bertarung di langit mendominasi satu sama lain mempertahankan kekuasaan masing-masing untuk tidak mati dalam pertarungan.
Dengan menyeringai puas, ia berkuasa atas kekuatannya!
Qin Chen melayang ke atas dengan tatapan tajam melihat ke arah Penguasa Primordial Langit dengan tatapan dingin. Secara mengejutkan, seluruh pasukan yang di dalam catatan kuno benar-benar bermunculan di sampingnya.
"Penguasa Primordial Langit, aku tidak ingin membuat banyak waktu. Jika kau menyerah dan tunduk padaku sekarang, maka akan aku ampuni nyawamu untuk hidup di dunia ini. Jika kau menolaknya, nyawamu akan menjadi persembahan bagi orang-orang yang telah kau bunuh selama ini."
Suaranya terdengar keras di hamparan langit hampa, pasukan monster meraung-raung membatahnya karena meremehkan dan merendahkan Penguasa Primordial Langit.
Sedangkan Penguasa Primordial Langit, ia yang berada di atas sana mengamatinya dengan serius. Ancaman Qin Chen bukan main-main karena Immortal Soul adalah musuhnya secara alami dan satu-satunya kekuatan yang dapat membunuhnya.
Namun kekesalan dan amarah terhadap Qin Chen tidak dapat di pungkiri lagi, karena Qin Chen masih muda dan belum mengetahui seberapa tingginya langit.
"Bocah! Apa kau mencoba mengancamku dengan ancaman mainan itu? Jangan membuatku tertawa karena kau sama seperti mahkluk fana lainnya." Balas Penguasa Primordial Langit masih bersikap tenang meskipun ia menahan kekesalannya.
Qin Chen menyeringai penuh kejahatan, ia sebenarnya ingin memancing Penguasa Primordial Langit untuk mengeluarkan energi monster-nya dengan begitu keutungan ditangannya.
Karena dalam pertarungan selanjutnya, ia akan membunuh pasukannya secara signifikan tanpa sepengetahuannya.
Qin Chen yang mendengarnya, ia hanya menyeringai menanggapinya. "Monster tua yang sebentar lagi akan mati, kenapa harus bersikap angkuh di hadapanku?" Balas Qin Chen dengan menunjuknya dengan rendah penuh provokasi.
Pasukan monster tidak tahan lagi untuk menyerangnya, karena sudah mencapai batas kesabaran Penguasa Primordial Langit mendapatkan penghinaan.
Disaat pemimpin di hina, pada saat itu pula pasukan monster mencapai batasnya untuk menyerang Qin Chen secara brutal tanpa mendengarkan perintah Penguasa Primordial Langit.
Keberadaannya yang luas mencakup langit di takuti banyak kehidupan di hina dan di rendahkan sampai ke titik terendah, ia semakin ingin membunuhnya dan mendapatkan darah dan dagingnya sebagai bentuk kesempurnaan monster!
"Bunuh bocah itu segera!"
Penguasa Primordial Langit melontarkan suara menyerahkan pasukannya menyerang Qin Chen secara brutal.
Wushh! Wushh!
Suara hembusan angin yang di hasilkan dari kepakan sayap monster begitu kencangnya hingga suara kehampaan mulai terdengar di gendang telinganya.
Miliaran pasukan bergerak menyerang Qin Chen secara bersamaan, berhadapan dengan musuh yang banyak ia menyeret tangannya melukis langit dengan petirnya.
"Dragon Thunder!"
Suaranya bergemuruh pecah diantara monster-monster, melesat beradu satu sama lainnya menyerang dan menghancurkan apapun yang ada dihadapannya. Pasukan monster bergerak tanpa kenal takut menyerang.
Jiwa mereka berkobar-kobar di hancurkan petir-petir yang menyambar bagaikan dua elemen besar menyatu menjadi elemen baru yang spesial.
Qin Chen meregangkan tubuhnya, ia mengamati sekitarnya monster-monster berhadapan dengan petirnya dan ia baru memulainya dengan kecepatan tinggi menghempaskan mereka menjadi abu.
...
*Bersambung ...
__ADS_1