Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 81 : Perang (3)


__ADS_3

Hanya ratusan ribu yang menghilang menggunakan Dragon Thunder. Qin Chen yang melesat sebelumnya meruntuhkan ribuan monster dalam hitungan detik, namun monster-monster lainnya berdatangan untuk menyerang.


Dimensi lain terbuka dan memunculkan monster-monster lain, kedatangan mereka membuat banyak ketakutan di alam semesta. Para kultivator dapat merasakan kehadiran monster-monster kuat yang datang dengan ukuran badan besar.


Qin Chen melihatnya dengan dingin, ia tidak mempedulikan seberapa besar pasukan yang akan ia gunakan karena semuanya akan sama saja pada akhirnya akan mati.


Dengan menetapkan diri untuk menghadapi mereka semuanya. "Pasukan di dalam catatan kuno dapat menggerakkan monster yang tak terhitung jumlahnya di langit untuk menyerangku. Sekumpulan kecoa merepotkan ini haru dibunuh secepatnya atau tidak dia akan mengangguku."


Qin Chen mengambil ancang-ancang dan melesat terbang dengan kecepatan tinggi setelah mendapatkan posisi yang sempurna ia berhenti sembari mengayunkan pedangnya membelah langit menjadi dua bagian.


Boom! Wushh!


Serangan itu membakar mereka hingga tidak tersisa, kecepatannya sempat seperti hembusan angin tidak dapat di lihat secara langsung oleh mata. Seketika para monster terbakar oleh nyala api dan membuat keheningan absolute.


"Sky Thunder Sword!"


Dengan menarik energi di sekitarnya berkumpul di bilah pedang, ia membuat putaran spasial, energi tersedot cepat membuat getaran dimana-mana.


Sekumpulan monster bergegas menciptakan pertahanan absolute dengan lapisan energi padat yang sulit untuk di tembus seorang Transcend Ascension (Dewa).


Saat pedangnya bergerak, hembusan angin terasa kencang sesaat kemudian berputar-putar menarik petir-petir di langit untuk bersatu dengannya.


Pada saat itu juga, ayunan pedangnya menyeret petir di langit bersama meratakan pasukan bagian depan monster. Serangan Qin Chen begitu besar sampai-sampai tidak ada ruang yang bisa mereka gunakan sebagai tempat perlindungan.


Tiba-tiba muncul sebuah tebasan lain dari tempat yang tidak jauh dari Qin Chen, serangan tersebut membentang luas dengan kecepatan tinggi menghampiri sekumpulan monster. Seluruh monster tidak dapat mempercayai kedatangan orang lain di tempat ini.


Penampilannya yang identik sama dengan Immortal Soul, Qin Chen kebingungan!


"Siapa kau? Melihat dari penampilanmu, kau adalah aku, bukan?" Tanyanya yang penasaran meskipun samar-samar merasakan sesuatu yang abstrak.


"Aku Qin Chen, datang untuk membantumu. Meskipun kita tidak saling mengenal, namun nyatanya kita adalah satu. Aku akan menjelaskannya sembari bertarung, fokuslah pada musuh utamamu dan biarkan aku yang mengurus monster-monster ini."


"Baiklah, aku bisa mempercayai bagian belakangku padamu. Walaupun aku samar-samar merasakan kesamaan, seharusnya ini adalah sebab dan akibat yang melampaui batas imajinasi."


"Begitulah." Balasnya.


Keduanya bergerak, kecepatan masing-masing begitu intens membuat monster-monster ketakutan. Penguasa Primordial Langit merasakan bahaya kedatangan Qin Chen lainnya.

__ADS_1


Demon Qin Chen melampaui kegelapan iblis berwarna merah darah penuh dengan niat membunuh!


Bergerak cepat menghilang-hilang mengayunkan ribuan pedang dalam hitungan detik!


Sementara Qin Chen, ia melesat ke langit menghadapi Penguasa Primordial Langit!


"Aku berterimakasih karena kau datang membantuku. Dengan begitu, aku bisa menempati janjiku pada seseorang."


"Tenanglah, dan hadapi musuh utama lalu selesaikan, aku sekarang hanyalah kloning. Tubuhku berada di dimensi lain tengah merawat istriku. Aku datang karena merasakan pertarungan besar dekat denganku, dan merasakan kau sama denganku. Karena pada dasarnya kita adalah satu, hanya sebuah pecahan jiwa yang terbesar di langit." Qin Chen menjelaskannya.


"Aku akan mengingatnya, Qin Chen." Balasnya sembari mendekati musuh utamanya.


Qin Chen mengayunkan pedangnya membelah langit di hadapannya secara langsung..


Swoosh!


Duarr! Duarr! Duarr!


Penguasa Primordial Langit merasakan serangannya semakin kuat dan hampir mencapai puncak kekuatan Immortal Soul! Kekuatan tak terbatas yang dapat mengendalikan sepenuhnya sejarah.


"Keparat! Siapa kalian sebenarnya, kenapa kalian ada dua dengan kekuatan besar masing-masing seperti Monster!" Teriaknya tidak dapat mempercayai pengelihatannya.


Dibawah kaki mereka terdapat daratan luas, mereka menginjaknya dan berdiri di daratan yang dipenuhi monster-monster kuat yang tak terhitung jumlahnya.


Dengan fokus meningkatkan kekuatan Immortal Soul mencapai puncaknya, ia memberikan serangan lain. "Dominasi Tangan Surga!" Katanya.


Gemuruh! Gemuruh!


Mengelap seperti tinta hitam membuat para monster-monster ketakutan. Immortal Soul sudah mencapai kekuatan puncaknya dan dapat menyerang secara besar-besaran menghadapi Penguasa Primordial Langit!


Insting para monster berdering keras memberikan peringatan untuk kabur dari tempatnya. Mereka melesat secepat mungkin menghindari serangan berskala besar dengan kecepatan luar biasa.


Sedangkan Qin Chen lainnya, ia menyeret mereka ke dalam jangkauan ledakan.


"Seharusnya dia sangat kuat menghadapi monster besar itu, mungkin hanya kewalahan dengan pengalamannya yang sedikit. Aku yang sekarang tidak sebanding dengannya, untuk menghadapi monster itu akan menghancurkan kloningku."


Kekuatan kloningnya setara dengan Penguasa Primordial Langit, dan dibawah Qin Chen sekarang. Jika dengan tubuh utamanya, ia berada di atas Qin Chen dan melampaui Transcend Ascension (Pencipta).

__ADS_1


Namun Immortal Soul itu abadi, kekuatannya setara dengannya sekarang saat mencapai puncaknya.


Mengeluarkan napas panas melelehkan apapun di langit, Penguasa Primordial Langit mengarahkan tangannya meyerang Qin Chen dengan keras hingga dentuman besar melesat menghempaskan bagian bawah alam semesta.


Sedangkan Qin Chen, ia tengah berdiri menahannya dengan tenang.


"Seharusnya kau sadar, keparat! Perbedaan kekuatan antara kita berdua sangat berbeda seperti langit dan bumi! Pengalamanmu memang banyak, namu kekuatanku tak terbatas!".


"Banyak bicara, brengsek! Aku adalah langit itu sendiri dan kehendakku adalah abadi!" Teriaknya.


Penguasa Primordial Langit menghempaskan ekornya, membuat seluruh langit runtuh kedalam kekacauan primal.


Qin Chen dari dunia lain mempertahankan keruntuhan langit karena masih ada banyak kehidupan di dunia sana. Sementara itu, Qin Chen tengah menyatukan tangannya menciptakan telapak tangan besar menghantam punggungnya.


Bang!


"Kueek!"


Dengan cepat energi kehidupan dalam dirinya menaungi seluruh langit ke dalam domain dirinya sebagai Immortal Soul. Keberadaannya terekspos bukanlah masalah besar, karena memang ia menginginkan satu dari sekian banyak orang abadi datang untuk di bunuh.


Dengan angkuhnya mendongak ke langit, ia membuat monster-monster ketakutan. Keduanya bergerak secepat kilat menyerang mereka semua secara brutal seperti membunuh semut.


Qin Chen ia datang membantu, dan Qin Chen yang berada di dunia ini menyempurnakan kekuatan karena Penguasa Primordial Langit belum mengerahkan kekuatan sebenarnya.


Dengan memancing amarahnya membunuh pasukannya secara besar-besaran, ia pasti akan menggunakan kekuatan sebenarnya dan melawan Qin Chen!


Amarahnya membulat-bulat di tubuhnya dan terpancar keluar membuat mereka berdua merasakan bahaya. Sekalipun tadi mencoba membunuhnya, nyatanya sisik yang ia punya seperti naga yang keras.


Tidak dapat di tembus sebelum Penguasa Primordial Langit mengamuk.


Dengan begitu, kekuatannya akan berfokus pada serangan dan pertahanan akan di lemahkan. Mengambil kesempatan ini untuk mengalahkan musuh, Qin Chen menyeringai puas.


Mereka berdua, membantai sekumpulan monster dengan ganas!


...


*Bersambung ...

__ADS_1


Besok Crazy Up, kalau gak epik Ya .. maaf🙏


__ADS_2