Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 56 : Ekplorasi dan bertemu kelompok lain


__ADS_3

Setelah semalaman beristirahat di dalam gua, paginya matahari naik ke atas permukaan membangunkan mereka yang tertidur pulas menghadapi badai pertama di hari kedua pelatihan militer.


Kelompok Qin Chen tengah memperbaiki rumah pohon yang berantakan, mereka mengubah rencana mencari tambahan orang untuk membantu membangun kapal sehingga bisa digunakan untuk pergi dari pulau tersebut.


"Qin Chen bagaimana kalau kita bersama-sama mencari tambahan orang lagi? Setiap pohon besar yang bisa menjadi petunjuk kita berikan tanda untuk kembali ke tempat ini, karena lima orang membangun kapal sama dengan membutuhkan waktu lebih dari dua tahun lamanya."


"Kondisi ombak di lautan ini sangat mengerikan seolah-olah ingin menenggelamkan seluruh pulau dan kapal yang mencoba melintasinya. Dengan bantuan banyak orang, dalam waktu satu bulan kita dapat pergi dari pulau ini."


"Benar, ditambah lagi pelatihan ini memerlukan kerjasama sebagai nilai utama, kalau kita bisa menggabungkan beberapa kelompok besar maka kerjasama bisa baik dan bisa membangun kapal untuk pulang."


"Baiklah, lakukan yang kalian mau, Hang Lu kau bertugas dibelakang untuk berjaga-jaga dan aku akan di depan. Sementara kalian bertiga berada di tengah agar tidak merepotkan saat terjadi sesuatu, mengerti."


"Baik."


Walaupun mereka seperti tidak berguna karena sepenuhnya diatur Qin Chen yang mempunyai pengalaman lebih daripada mereka berempat sekarang.


Setelah memperbaiki rumah pohon dan menyembunyikan biji besi, mereka berlima bergerak mencari anggota tambahan yang terpencar di beberapa tempat di pulau yang sama.


"Berikan tanda disana."


Hang Lu mengukir tanda panah menuju tempat mereka semua tinggal, sementara wanita lainnya Qin Chen minta untuk mengambil buah-buahan sebagai media menahan lapar sementara sampai mereka menemukan sesuatu yang layak untuk dimakan.


Seperti bab* hutan tengah berdiri di hadapan mereka semua.


Qin Chen memberikan kayu yang cukup besar kepada mereka bertiga. "Aku dan Hang Lu akan menahan bab* disana disaat aku memberikan aba-aba, kalian pukul sekeras mungkin kepalanya."


"Eh! Ta- Tapi ... "


Qin Chen mengabaikannya, ia mengambil akar merambat di sampingnya dengan Hang Lu untuk mengikat hewan di hadapan mereka sebagai makanan sing dan malam ini, karena belum pernah makan daging selama beberapa hari dan hanya memakan ikan bakar.


"Hang Lu, kau dari sisi kanan dan aku kiri, tahan dengan sekuat tenaga sampai mereka bertiga memukul kepalanya dengan sekeras mungkin."


"Serahkan padaku!"


Mereka berdua begegas keluar melempar tanaman merambat yang kuat kearah bab* liar dihadapannya. "Tarik!"


Srakk! Srakk!

__ADS_1


Hang Lu terseret beberapa meter ditarik oleh bab* liar, Qin Chen diam ditempat dengan memperlihatkan otot-otot yang menahan tarikannya.


"Sekarang!"


Dengan tergesa-gesa mereka bertiga memukul kepalanya dengan keras berulang-ulang dimana Hang Lu sudah tidak sanggup menahan perlawanan hewan liar yang mengamuk untuk melepaskan diri dari ikatan.


"Cepat! Aku tidak tahan lagi menahannya!"


Suaranya terdengar keras di hutan, Qin Chen hanya tertawa kecil karena ia mengikuti kekuatan manusia umum, ia mencoba terbaik untuk tidak ketahuan bahwa mempunyai kekuatan aneh.


Setengah jam berlalu, mereka akhirnya berhasil melumpuhkan bab* liar dengan darah berceceran dimana-mana, wajah ketiga wanita itu terkena darah dan terduduk lemas ketakutan untuk pertama kalinya membunuh hewan dengan tangannya sendiri.


Perasaan intens itu membuat mereka mengambil ketakutan dan trauma, Qin Chen mengacungkan jempolnya. "Kerja bagus, tidak perlu dikhawatirkan karena mereka hanya hewan liar bukan manusia, ini adalah pelajaran pertama yang harus dipahami di hutan liar membunuh ataupun di bunuh."


"Te- Terimakasih ... "


"Hahaha tadi itu sangat menantang adrenalin, bagaimana selanjutnya? Kita mempunyai belati untuk memotong daging ini."


Qin Chen mengeluarkan batu tipis yang bisa memotong daging, ia lalu memotong beberapa bagian mengambil daging sehat dan meletakkannya di atas daun besar disiapkan oleh Yu Yuan.


Hang Lu mencari ranting untuk membuat api unggun, karena pagi ini mereka belum makan sama sekali dan sekarang sudah siang membuat cacing pita terus bertarung didalam perutnya.


Setelah makan daging bakar dengan bumbu alam, mereka melanjutkan perjalanan mencari anggota lainnya untuk bekerjasama membangun kapal sehingga bisa keluar dari pulau ini.


Tepat di timur, kelompok lain tengah terduduk membangun tempat mereka kembali, kondisi mereka terlihat buruk dengan pakaian sudah compang-camping baru sehari di pulau terpencil.


"Bukankah itu adalah Wei Bao?"


Dari kelompok mereka terdapat tiga laki-laki dan dua wanita tengah mendirikan tenda hancur dihantam badai angin semalam, Qin Chen dan Hang Lu berada di belakang mereka berjalan melihat ketiga wanita di kelompoknya menghampiri mereka disana.


"Qin Chen, menurutmu apa pemikiran kita sama?"


"Sepertinya, ada yang aneh dengan mata ketiga laki-laki di sana, walaupun mereka teman sekelas, aku tidak dapat mempercayai orang dengan mata penuh na*su seperti mereka, seolah-olah wanita akan menjadi mangsa mereka di kedinginan."


"Sial! Ternyata kita mempunyai pemikiran yang sama, meskipun kau di goda dua kecantikan di jurusan teknologi, kau tidak gentar sedikitpun dan masih menunjukkan ketenangan alami tanpa dibuat-buat."


"Kau bicara apa? Aku orang yang sangat agresif di satu sisi, karena sekarang adalah hutan liar aku tidak ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan, tapi berbeda kalau setelah pelatihan militer selesai, aku akan mengganas bersama mereka."

__ADS_1


"Tch! Seharusnya aku tidak memujimu yang sekarang setinggi langit karena di puji."


"Hahaha! Sekarang tingkatan kewaspadaanmu kepada mereka bertiga, setiap pegerakan mereka kau awasi secara alami dan jangan membuat mereka curiga bahwa kita tengah mengawasinya."


"Baiklah, selepas apa yang akan terjadi di kedepannya, apa yang akan kau lakukan dengan mereka bertiga?"


"Menghukum mereka dengan setimpal, mengikat mereka di atas pohon sebagai umpan menarik daging, ataupun membuat mereka menjadi budak pekerja untuk membangun kapal. Aku akan membuat mereka bertiga merasakan zaman kerja paksa!"


Tubuhnya langsung merinding mendengar hukuman yang diberikan Qin Chen benar-benar mengerikan!


"Ja- Jangan bawa-bawa aku kedalam kerja paksa yang kau lakukan."


"Tergantung waktu dan situasi, kalau ada maka aku akan menarikmu masuk kedalam lingkaran pekerja paksa."


Mereka berdua mengobrol sampai dimana tiba ditempat mereka berkumpul.


"Qin Chen, mereka adalah Wei Bao, dan Lu Caocao."


"Begitu, salam kenal aku Qin Chen." Qin Chen sama sekali tidak mengenal mereka, karena ia baru masuk ke universitas dan secara mengejutkan sudah masuk kedalam pelatihan militer untuk bertahan hidup.


Sementara ketiga laki-laki di sampingnya mengerang dengan mata kesal kedatangan mereka berlima.


"Bagaimana keadaan kalian berdua? Apa sudah makan siang?" Tanya Yu Yuan dengan sifatnya penuh perhatian kepada mereka berdua dihadapannya.


"Be- Belum ... "


"Berikan mereka untuk makan, bibir pucat dengan mata merah, nafas tipis dengan beberapa luka di tubuh, apa kau dipaksa oleh mereka disana?"


Saat mendengar itu, reaksi ketakutan dengan gemeteran terlihat jelas, Qian Jingyin mendapatkan reaksi seperti ini langsung menarik kayu di tangannya melangkah mendekati ketiga pria di belakangnya.


"Lihat harimau yang terbangun dari tidurnya akan terlihat ganas, namun aku menyukai wanita yang menggoda seperti ini, tidak hanya cantik dan manis, dia juga sangat agresif membuat pertarungan menjadi menantang!"


Hang Lu menelan ludahnya, ia tidak dapat berpikir jernih mendengar perkataan suadara satu-satunya mempunyai kesukuan dengan wanita sifat agresif dan ganas!


...


*Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2