Immortal Soul

Immortal Soul
Chapter 46 : Perang (2)


__ADS_3

Lantai 45/100


Berhenti bergerak karena kelelahan untuk menuju lantai selanjutnya, setiap lantai mempunyai banyak mutasi yang sangat kuat dan merepotkan. Karakteristik mereka benar-benar gila sampai Qin Chen diharuskan menggunakan pedang andalannya.


Namun begitu, ia mendapatkan banyak peningkatan stat karena tidak sengaja menemukan metode baru. Memangsa mutasi untuk meningkatkan kekuatan, ini metode yang tidak sengaja ia temukan di lantai 10 begitu misterius.


Disana hanya terdapat gunung es yang besar, dan sekitarnya adalah mutasi berkeliaran seperti monster dan manusia. Dibawah gunung tersebut terdapat metode kuno, dan ia mempelajarinya.


"Metode sebelumnya benar-benar sangat efektif, tidak hanya meningkatkan kekuatan dan kemampuan, aku mendapatkan banyak pengalaman bertarung melawan monster kuat di berbagai lantai."


"Selanjutnya lantai 46/100 dalam waktu 1 Jam kurang lebih, aku akan menyelesaikan 20 lantai dan mempercepat mengalahkan pemimpin organisasi."


Ia melesat menghancurkan pijakan kakinya, gerakannya seperti tornado kencang menghempaskan semua orang, Martial Soul dibelakangnya memilih beberapa ras mutasi untuk di copy kemampuan mereka.


Mata Divine mempunyai kegunaan yang lebih, bisa melihat tembus pandang, dapat melihat setiap kemampuan individu dan memungkinkan pengguna dapat menyalin kemampuan tersebut selama penggunaan berada di atas mereka.


Seluruh syrat sudah terpenuhi sehingga ia dapat menyalin kemampuan orang lain, dengan begitu Qin Chen mendapatkan kemampuan baru tanpa mempelajarinya dari perpustakaan walaupun ia mengingat semuanya.


"Selalu saja, istriku benar-benar dapat di andalkan dalam hal seperti ini, kedepannya aku akan lebih mengandalkanmu. Jadi mohon bantuannya."


Ia mengayunkan pedangnya setelah mengatakan permohonan, serangan Qin Chen membelah bebatuan besar dan dibalik kabut tersebut terdapat sosok tengah berdiri dengan pedang di tangannya.


"Bocah, nyalimu menyerang markas besar mutasi mendapatkan apresiasi dariku. Namun, tindakanmu terlalu bodoh dan naif, bersikap sombong ada batasannya di hadapan orang lain."


"Akhirnya aku menemukan mutasi yang sempurna bisa diajak bicara, selama ini aku hanya bertemu dengan mutasi gagal seperti mereka sehingga merepotkan tidak ada yang bisa di ajak bicara."


"Ho! Sikapmu yang sombong ini akan menekannya sendiri."


"Begitukah? Jangan banyak bicara, karena aku tidak mempunyai waktu untuk mengobrol seperti ini, bagaimana kalau beradu pedang sampai salah satu dari kita mati!"


"Aku terima tantanganmu!"


Qin Chen melesat kedepan, sama halnya dengan orang itu mengayunkan pedangnya dari langit kebawah dan Qin Chen dari samping menciptakan serengan menyerong hingga membentur satu sama lainnya.


Trang!


Getaran dan hembusan angin mereka merusak tempat, Qin Chen menyeringai puas melihat serangannya. "Percepat serangan, seribu ayunan dewa!"

__ADS_1


Slash! Slash! Slash!


Kedua senjata tajam saling beradu menciptakan percikan api yang melelehkan bebatuan besar. Dibawah panas yang dihasilkan tabrakan benda tajam, Qin Chen dan mutasi dihadapannya menggila dibawah ayunan pedang mereka.


"Lebih cepat!"


Gerakan mereka hampir menyerupai ratusan kecepatan cahaya, hanya bintik-bintik cahaya yang sekejap hilang. Tidak ada yang bisa melihat pegerakan mereka menggunakan pedang seolah-olah senjata mereka sudah menyatu dengan tubuh.


"Tebasan Penghancur Langit!"


Swoosh!


"Puncak Demon Pedang!"


Duarr! Duarr! Duarr!


Tebasan mereka mengakhiri lantai 46 dan tubuh mutasi itu terbelah menjadi dua bagian dengan perlahan pedangnya terjatuh dibelakang Qin Chen yang tengah berdiri dengan pedang penuh darah.


Ia tidak menoleh kebelakang dan melanjutkan perjalanan naik ke lantai selanjutnya, karena tujuannya untuk menyelesaikan permasalah ras mutasi dan bisa kembali ke bumi meski membutuhkan waktu yang lama.


***


Qin Chen berhasil menyelesaikan 20 lantai dalam 1 Jam terakhir ini, ia kelelahan dan terduduk menikmati secangkir wine dan memakan roti miliknya yang masih tersisa sangat banyak di inventori.


"Sialan! Aku kelelahan menghabiskan banyak waktu, mereka mempunyai kekuatan di ranah Martial Highness, Martial Saint dan Martial Progenitor membuatku kesal kehilangan banyak energi."


Tapi dibalik semua ini ia mendapatkan peningkatan kekuatan yang sangat besar, sekarang ia berada di ranah Martial Monarch (8) dengan kecepatan ini ia menyakinkan diri bahwa saat ia menyelesaikan 100 lantai, ia akan menembus Martial God (1-3) karena menghitung jumlah musuh.


"Setelah beristirahat sebentar, aku akan melanjutkan perjalanan ke lantai selanjutnya. Di lantai 90 ke atas akan bertemu musuh-musuh kuat yang tak terhitung jumlahnya, aku harus siap menghadapi hal ini."


Ia menyederkan tubuhnya, menghirup udara segar, membuang nafasnya, mengeruk tanah menciptakan gunung, meminum wine mahal dari barat, lalu ia beristirahat.


Setelah beberapa menit berlalu, ia melanjutkan perjalanan lagi dengan pinggangnya yang lelahnya.


***


Para Saint mempertahankan serangan musuh yang sekarang bermunculan mutasi sempurna di ranah Martial Saint. Kekuatan mereka bertujuh ditekan habis-habisan menghadapi kekuatan musuh.

__ADS_1


"Bagaimana sekarang?"


Tidak ada yang baik-baik saja pada mereka, luka-luka yang mereka dapatkan cukup fatal karena saint di depannya berada di lapisan (9) ataupun dibawahnya. Sementara mereka berada di lapisan (5) sehingga perbedaan kekuatan yang kecil seperti langit dan bumi.


"Pertahankan posisi kalian, Little Chen mengatakan bahwa dia hampir mencapai puncak pohon tersebut. Kemungkinan besar, dalam 3 Jam ini semua akan berakhir, atau kita yang akan mati disini."


"Mempertahankan kekuatan selama 3 jam seperti mimpi, bahkan untuk lima menit kedepannya aku tidak tahu bisa menahannya atau tidak."


"Serahkan sisanya padaku, bagaimanapun Little Chen sudah sendirian didalam sana menghadapinya musuh lebih banyak daripada kita di luar sini. Apa kalian tidak malu dengan gelar Saint Dunia yang mempertahankan abadi menyerah di perang perdamaian?"


"Brengsek! Ayo kita buktikan pada mereka siapa Saint yang sebenarnya!"


"Bagus!"


Mereka mulai mengangkat kembali kekuatan mereka mempertahankan Domain Atas sebagai tempat pembudidaya abadi di dunia.


Qin Chen yang berada didalam sana mengamatinya dengan baik, ia melangkah masuk kedalam lebih dalam dengan berhenti ditengah perjalanan secara mendadak karena merasakan sesuatu yang tidak biasa di luar.


Kekuatan di ranah Martial Progenitor (10) terasa menekan dunia, para Saint menghantam langit dan menyebabkan kerusakan besar dimana-mana.


"Bagaimana bisa! Istriku bisa kamu keluar untuk menahan selama beberapa jam saja? Aku akan kembali selepas menyelesaikan didalam sini."


Ia mengangguk dan melesat meninggalkan Qin Chen, jarak antara mereka berdua cukup jauh sebenarnya namun dengan Dao Dimensi ia dapat membuat mirror dunia.


Seperti dunia cermin, dimana Qin Chen berdiri di langit melihat pertarungan dibawah, dengan jarak yang dekat dan membuat Martial Soul bisa bergerak bebas di bumi.


Singkatnya, Qin Chen berdiri di satu tempat dan matanya bisa melihat seluruh dunia melalui cermin tersebut sehingga jarak di eliminasi oleh martial soul dan dapat bergerak secara bebas di dunia.


Qin Chen begegas menyelesaikan lantai karena di luar semakin berbahaya, dimana banyak Martial Progenitor bergerak keluar dari pohon besar didepan mereka.


Setiap lantai ia selesai, ledakan-ledakan besar bergema dan gemuruh langit menciptakan guntur-guntur dimana-mana. Diatas sana, seorang wanita cantik dengan manifestasi seperti gumpalan energi membentuk wanita tengah berdiri.


Ia menangkap serangga dengan tangannya menghancurkan gunung dan sungai, hampir puluhan ribu prajurit dihancurkan sekali genggamannya.


Para Saint mengangkat senjata mereka berwaspada terhadap wanita di langit karena mau itu prajurit mereka ataupun musuh, semuanya dihancurkan.


....

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2