
Siang Harinya, Yuli bercerita kepada Nadia apa yang terjadi semalam dengannya. Sambil mengerjakan tugas, Nadia terus mendengarkan cerita Yuli. Nadia termasuk orang yang tidak terlalu percaya dengan hal-hal ghaib.
"Yul, udah gua bilang yang namanya Setan itu Gaada" ucap Nadia ke Yuli yang masih teguh pada pendiriannya.
Yuli pun terdiam karena sebenarnya sudah tahu bahwa Nadia tak percaya dengan hal-hal ghaib.
"Lu kurang-kurangin yang namanya berimajinasi ataupun berhalusinasi" kata Nadia.
Yuli yang sedikit kesal dengan perkataan Nadia karena selama ini ia menganggap Yuli hanya berimajinasi. Yuli pun lebih memilih diam dan kembali ke meja nya, sedangkan Nadia masih terus mengerjakan tugasnya tanpa melihat Yuli yang kembali ke meja kerja nya.
__ADS_1
Di sisi lain, Dika sedang menunggu di restoran untuk mengambil orderan Food. Saat sedang menunggu, dia melamun sambil memperhatikan sekotak tissue yang ada di depannya. Tapi anehnya, beberapa tissue beterbangan keluar dan berubah menjadi sosok kecil seperti serangga tetapi berkepala manusia. Dika pun kaget dan mencoba tak menghiraukannya. Tapi, serangga itu menyerang Dika dan ia pun teriak kaget serta histeris sambil memegang serangga yang menempel di pipinya. Sontak teriakkan Dika membuat konsumen, karyawan dan para Ojol lain menengok ke arahnya. Dika pun membanting serangga tsb dan menghantam nya di meja berkali-kali. Salah satu Security pun merangkul Dika dan menahan nya.
"Mas tenang, apa yang terjadi" tanya Security itu ke Dika.
Seketika Dika sadar dan ia hanya menghancurkan beberapa helai tissue di meja. Dika pun tenang dan Security melepaskannya.
"Maaf pak, maaf semuanya" ucap Dika.
Di lain tempat, Adelia sedang mengerjakan tugas nya yang sebagai Admin di sebuah kantor kecil. Sembaring kuliah, dia meluangkan waktu untuk mencari tambahan.
__ADS_1
"Ini mba, ada data yang harus di selesaikan sekarang juga" ucap seorang pria yang meletakkan beberapa dokumen di meja Adelia.
Adelia pun menengok dan yang ia lihat sesosok dengan pakaian hitam lusuh dari atas kebawah, serta rambut yang acak-acakan dan mata memerah serta gigi yang runcing keatas. Melihat hal itu, ia pun teriak dan ketakutan menyuruhnya menjauhi nya. Semua pegawai yang ada di sana menengok ke Adelia karena mendengar teriakkan nya, apa yang terjadi dengannya.
Piyan yang dari jauh sudah merasakan bahwa Aura Jahat yang telah meneror kawan-kawannya pun mulai mencoba menetralisir dari jauh untuk menenangkan kawan-kawannya. Tanpa ia sadari, kepulan asap hitam pun mendatangi nya dan berubah menjadi sesosok tinggi menggunakan pakaian seperti pakaian kerajaan sambil memegang keris. Piyan pun mengetahui bahwa sebenarnya itu adalah Iblis yang sedang menyamar untuk membunuhnya. Iblis itu pun mengucapkan beberapa kata-kata ancaman yang membuat angin tiba-tiba tertiup sangat kencang. Dengan tenang, Piyan mengangkat kedua tangannya dan berdoa. Lalu, saat Piyan berdoa, Iblis itu menutup telinga nya sambil berteriak-teriak. Piyan pun mendorong Iblis itu dan Iblis itu pun terjatuh dan menghilang meninggalkan jejak asap hitam. Piyan tahu, bahwa sebenarnya ia akan kembali. Karena ada sesuatu yang di incar oleh Iblis itu. Apa yang harus di lakukan?
Bersambung
Iblis dalam etimologi bahasa Arab diambil dari kata balasa yang artinya tidak mempunyai kebaikan sedikit pun (man la khaira ‘indah). Sebagian pakar bahasa Arab ada pula yang mengatakan diambil dari kata ablasa yang berarti putus asa. Hal ini dimaksudkan karena iblis telah berputus asa dari rahmat Allah. Menurut riwayat, dahulu iblis bernama Naail atau sebagian riwayat mengatakan Azazil. Setelah dikutuk Allah, ia dipanggil dengan nama iblis.
__ADS_1
Jadi, iblis merupakan nama sesosok makhluk. Ia adalah nenek moyang dari bangsa jin, sebagaimana Adam merupakan nenek moyang umat manusia