Indigo Story'

Indigo Story'
Part 31: Alam Kematian


__ADS_3

Andi yang dirinya dikuasai oleh Batu Merah Delima pun berdiri santai melihat Ayah Yuli.


"Apa yang mau kamu lakukan Di. Kau takkan mampu mengendalikan Batu itu, kamu hanya manusia biasa yang menjadi budak ku" Ucap Ayah Yuli ke Andi.


Andi pun hanya tersenyum jahat dan bergerak secepat kilat, lalu menendang Ayah Yuli. Ayah Yuli yang refleks pun langsung menghindar, hembusan angin yang kencang pun terhembus karena serangan Andi yang begitu kuat.


"Hebat, tak kusangka kau dapat mengendalikan. Kurasa, aku takkan ragu untuk melawan mu" Ucap Ayah Yuli ke Andi sambil mengeluarkan Keris.


Ghio yang tersadar pun langsung mencoba bangun melihat apa yang terjadi.


"Waduh, kawan-kawan gua pada pingsan" Ucap Ghio yang lalu langsung membangunkan Dika.


Dika pun mencoba bangun dan melihat pertempuran Ayah Yuli dengan Andi.


"Itu yang dia pakai kan Batu Merah Delima. Dia bakal kuat kah mengendalikan Batu itu" Ucap Dika ke Ghio.

__ADS_1


"Udah itu urusan dia. Lo masih ada tenaga kan, bantu gua buat angkat yang lain menepi" Ucap Ghio yang sambil memegangi Piyan untuk menepi di susul oleh Dika yang memegangi Riko yang masih belum sadar.


Dika dan Ghio menggotong kawan-kawan nya ke pinggir pertempuran. Disaat ingin maju, Dika pun tersungkur sambil memegang perut di bagian kanan.


"Jangan dulu, lo masih belum pulih" Ucap Ghio ke Dika sambil membantunya berdiri.


Mengira bahwa lawan nya sulit, Andi pun mundur ke belakang ke tempat Dika dan kawan-kawan nya beristirahat.


"Kalian gapapa bang?" Tanya Andi ke Dika.


"Tenang kami gapapa" Jawab Dika ke Andi.


"Di... Dia kenapa?" Tanya Andi ke Dika.


"Apa yang ia sepakati telah berlebihan" Jawab Dika.

__ADS_1


Setelah itu, tubuh Ayah Yuli pun terjatuh dengan wajah yang pucat dan lidah menjulur. Saat itu juga, sesosok yang besar dengan badan di penuhi warna merah, tanduk di kepala nya muncul keluar dari badan Ayah Yuli.


"Oh tidak, apa yang terjadi" Ucap Dika dengan kebingungan.


"Kau.... Kau telah berbohong. Ke... kenapa kau mengirim ku kepada kematian?" Tanya Ayah Yuli ke makhluk tsb.


"Kau telat termakan oleh tipu daya kami. Kami Iblis dapat menipu manusia dengan mudah sepertimu. Kami membutuhkan nyawa mu untuk sesembahan terakhir menghadapi mereka" Jawab Iblis tsb.


Lalu, Iblis tsb menghentakkan tangan nya ke tanah. Seketika tanah bergetar hebat.


"Kenapa ini, ada apa ini?" Tanya Andi ke yang lain karena merasakan getaran dari tanah.


Secara tiba-tiba, tanah terbelah menjadi dua dan muncul banyak tangan yang muncul dari tanah. Lalu, tangan-tangan itupun menggenggam tubuh Ayah Yuli, membantingnya dan lalu membawa tubuh Ayah Yuli kedalam tanah. Dan seketika, tanah yang terbelah menjadi dua itu pun tertutup kembali disertai berhenti nya getaran.


"Dia sudah termakan tipu daya tuan nya sendiri" Ucap Dika.

__ADS_1


"Maksudnya termakan tipu daya tuannya sendiri?" Tanya Ghio ke Dika.


"Ya, pasti Iblis yang menjalin perjanjian dengan Ayah Yuli meminta dirinya untuk menumbalkan dengan menukarkan kekuatan yang lebih untuk mengalahkan kita" Jawab Dika.


__ADS_2