
Dika dan Riko bersama-sama menuju Iblis tsb. Saat mereka berdua ingin menghantam iblis itu, ia menghempaskan tangan nya ke arah Riko dan Dika. Akibatnya, mereka berdua pun terhempas amat jauh.
Dika yang kelelahan pun tak mampu lagi untuk berdiri, begitupun juga Riko yang pingsan karena terhempas amat keras. Iblis itu tertawa sambil menuju Dika, dan Dika pun menengok kepala nya ke atas.
"Ya Allah, jika ini akhir dari kami. Maka, ampuni lah kami" Ucap Dika di dalam doa nya yang tengah terlentang menghadap ke arah sang iblis yang menuju Dika.
"Sudah ku bilang, jangan ikut campur urusan kami. Atau kalian akan menerima akibatnya." Ucap Sang Iblis yang sambil menarik baju Dika sampai Dika terangkat.
"Jangan lu harap, lu bakal menang. Masih ada hukuman yang kekal menanti kalian berdua." Ucap Dika yang terpatah-patah karena di cekik.
Dengan marah, iblis itu pun melempar Dika ke arah kawan-kawannya. Dika pun terpental dan meniban Ayyub. Disusul oleh Riko yang di lempar oleh Iblis tsb dan menimpa Dika. Dika dan kawan-kawannya yang kelelahan itu pun tak bisa berbuat banyak selain terus terbaring lemah.Sang Iblis pun menuju mereka dengan tertawa keras karena berhasil menyingkirkan mereka.
Sementara di dalam, Andi yang sedikit terluka pun mencoba bangun.
__ADS_1
"Kamu jangan bangun dulu, kamu belum pulih sepenuhnya" Ucap Yuli ke Andi sambil menahan tubuh Andi.
"Aku ga bisa terus disini. Setidaknya, aku harus membantu mereka" Ucap Andi yang mencoba bangkit karena terluka.
"Kamu bisa tewas, kamu sudah cukup terluka" Ucap Yuli yang khawatir akan kondisi Andi.
"Aku bakal bantu mereka dengan ini" Jawab Andi yang sambil mengeluarkan Batu Mirah Delima dari kantong nya.
"Aku bakal coba kok, aku bakal mengontrol batu ini supaya tidak menguasai pikiran dan tubuhku. Dan aku bisa membantu kawan-kawan mu" Ucap Andi ke Yuli.
Yuli hanya mengangguk, dan memeluk Andi.
"Sebelum aku pakai, aku ingin menyampaikan hal ini sejak lama" ucap Andi ke Yuli, yang lalu langsung mengeluarkan kotak cincin dari kantong nya.
__ADS_1
"Menikah lah dengan ku. Aku berjanji kejadian seperti ini takkan terulang dan aku akan menjadi Imam serta Ayah yang baik untukmu dan untuk Anak kita nanti." Ucap Andi ke Yuli.
Yuli yang senang pun mengangguk dan langsung memakai cincin di jari manis nya, lalu langsung memeluk Andi.
Setelah banyak bicara, Sang Iblis pun mulai mengeluarkan batu yang amat besar untuk menghantam mereka semua.
"Kali ini ku beri kesempatan. Ada kata terakhir?" Tanya Sang Iblis ke Dika dan kawan-kawannya.
Dika yang terbaring tak bisa berbuat banyak selain memikirkan tentang Adelia. Setelah ini berakhir, dia dan kawan-kawannya kalah, ia takkan bisa bertemu lagi dengan Adelia meskipun Adelia telah menjadi milik orang dan takkan pernah mencintai nya. Terlebih lagi, ia belum sempat mengungkapkan perasaan nya ke Adelia.
"Baiklah, kurasa tak ada" Ucap Sang Iblis yang lalu langsung melempar batu besar tsb ke arah mereka.
Terjadi ledakkan di dekat mereka yang membuat batu hancur berkeping-keping. Sang Iblis pun terkejut, begitupun juga Dika yang menyaksikan di depan nya bahwa Andi menghancurkan batu untuk menyelamatkan mereka semua.
__ADS_1