Indigo Story'

Indigo Story'
Part 27: Telepati


__ADS_3

Ayyub rekan satu team mereka datang bergabung ke pertempuran. Piyan dan yang lain pun berjalan menuju Ayyub.


"Darimana Lo tau kita lagi ada problem" ucap Ghio.


"Perang kalian menyebabkan keseimbangan dunia arwah bergetar. Gua yang kebetulan lagi disana mencari tahu, dan ada yang mentelepati gua. Dari suara nya, itu suara Dika"


ucap Ayyub ke kawan-kawannya.


Sang Iblis pun bangun dan berteriak, lalu mereka bersiap di posisi nya masing-masing.


"Udah, Lo orang pada istirahat dulu. Yang satu ini, biar gua yang urus" ucap Ayyub ke kawan-kawannya, dan langsung menyerang sang iblis.


Sang Iblis yang tak siaga langsung terkena serangan oleh Ayyub, sehingga menyebabkan Ayah Yuli dan Sang Iblis pun terpisah. Ayah Yuli pun pingsan, dan Ayyub memerintahkan kawan-kawannya untuk membawa ayah Yuli ke tempat yang aman. Ghio dan Riko membawa Ayah Yuli Ke tempat yang aman.


"Kalian manusia lemah tak akan bisa mengalahkan ku" ucap sang Iblis.


"Kita buktikan, siapa yang lemah" ucap Ayyub sambil mengeluarkan kerisnya lalu maju menuju sang iblis.


Sementara itu, Dika dan Yuli selesai mengikat Andi agar tidak melawan lagi.


"Ayah nyimpen Jimat nya di dekat sini Dik, kita harus temuin dan harus menghancurkan nya" ucap Yuli ke Dika.


Lalu, Yuli pun mulai menuju tempat dimana ayahnya menyimpan Jimat.


"Loh, setau aku disini deh. Kok Gaada ya" ucap Yuli yang bingung karena seharusnya tempat jimat itu berada di situ.


Dika yang melihat ada ruangan dengan mata batin nya pun mulai maju ke depan Yuli.


"Minggir deh, biar aku yang ngatasin" ucap Dika ke Yuli.


Lalu dia mengangkat tangannya ke depan dan penghalang ghaib yang menutupi tempat tsb menghilang. Terlihat ruangan yang dipenuhi banyak jimat ilmu hitam di simpan di sana. Dika pun masuk ke dalam sambil menengok banyak nya jimat yang di simpan untuk kepentingan pribadi. Dika melihat satu benda di dalam etalase kaca yang di sinari cahaya merah.


"Udah gua duga, itu pasti sumber kekuatannya." ucap Dika pada dirinya sendiri, lalu mencoba untuk mengambil Jarum Emas tsb.


Sementara itu di luar, Ayyub masih terus melawan sang iblis.


"Kita kudu bantu Ayyub, Lo masih pada kuat ga? Tanya Piyan ke kawan-kawannya.


Melihat kawan-kawannya yang kehabisan tenaga, Piyan memberanikan diri untuk membantu Ayyub melawan sang Iblis. Ayyub yang terpental oleh sang iblis pun terbaring dan mencoba bangun, tetapi kedua kaki dan tangannya di ikat oleh tali mistis.

__ADS_1


"Sudah ku bilang, kalian bukan apa-apa. Tapi, kau cukup hebat"


ucap sang iblis ke Ayyub sambil mengeluarkan bola api di tangan kanan nya.


Saat ingin membakar Ayyub, Piyan langsung menendang Sang Iblis, dan iblis itu pun tertendang. Piyan membantu Ayyub berdiri, dan Ayyub pun mengeluarkan keris yang lain. Piyan dan Ayyub masih terus mencoba untuk melawan Sang Iblis.


Dika yang berhasil memegang Jarum Emas pun menuju ke Yuli dan Andi pun sadar dalam keadaan terikat. Dika dan Yuli pun menghampiri nya.


"pliss, lepasin gua." ucap Andi ke Dika dan Yuli yang memohon agar dirinya di lepaskan.


"Gua uda duga dari awal. Lo mau kita lepasin, jangan harap deh." ucap Dika ke Andi


"Br"ngsek, lo ga perlu ikut campur urusan kita" ucap Andi yang kesal dengan Dika.


Dika pun memukul Andi dengan keras berkali-kali.


"Lo tau, ga seharusnya Lo kaya begini. Mau kaya ya kerja, mau cinta ya berusaha. Azab yang Lo terima di dunia dan akhirat. Lo gabakal bisa ngelak, apalagi Minta pertolongan sama tuan Lo yang terbuat dari api itu."ucap Dika ke Andi sambil menarik rambut Andi.


Andi pun dalam keadaan babak belur dan lemas tak bisa berbuat banyak selain pasrah. Dan ia baru teringat dengan Batu Emerald yang ada di saku nya. Dengan sekuat yang ia bisa, dia mencoba memakai cincin itu di tangannya. Dika yang melihat Andi akan memakai batu emerald itu mencoba untuk mengambilnya. Tetapi, Andi terlanjur memakainya sehingga kekuatan yang amat besar masuk ke diri nya. Seketika Dika dan Yuli terhempas, ikatan Andi pun terlepas. Andi dengan badan yang berotot dan tinggi, serta mata memerah pun melihat Dika dengan bengis. Dika yang melihat Andi telah teracuni oleh batu Emerald pun menyuruh Yuli pergi.


Tanpa berlama-lama, Yuli pun kabur ke luar. Dan Andi menutup pintu nya sehingga ia bisa satu lawan satu dengan Dika.


Dika pun berdiri dan bersiap untuk melawan Andi, dan ia mengeluarkan keris.


Yuli yang berhasil keluar langsung menuju kawan-kawan Dika.


"Loh Yul, ko sendiri. Dika mana?" tanya Rafli ke Yuli.


"Dika di dalam Sama Andi. Andi sudah ga beres, kayanya gegara dia pakai batu Emerald"Ucap Yuli ke Rafi yang panik dengan kondisi Dika.


Tanpa berfikir lama, Rafli langsung menuju ke dalam untuk membantu Dika. Dika yang sedikit kewalahan menghadapi Andi karena ruangan yang sempit itu, tak bisa bergerak banyak selain terus menghindar.


"Lawan gua manusia lemah" ucap Andi ke Dika yang terus-menerus menyerang Dika.


Dika pun mencoba mencari celah untuk menyerang Andi, tetapi Andi sangatlah cepat dan gesit sehingga menghambat Dika untuk menyerang. Disaat Dika terus mencari celah, Dika pun terhantam oleh Andi. Andi yang berhasil menghantam Dika, terus menghantam Dika berkali-kali. Dika terus menahan hantaman dengan penghalang ghaib. Sekuat apapun penghalang ghaib, ternyata kekuatan Andi yang telah diracuni oleh Batu Emerald pun berhasil menghancurkan penghalang ghaib Dika dan menyebabkan Dika terkena hantaman yang cukup keras. Dika yang terhantam keras pun hanya bisa mengandalkan kerisnya untuk menyerang Andi.


Tanpa ia sentuh, keris itupun terus menerus menyerang Andi, mengalihkan perhatian Andi. Dika yang melihat ada kesempatan pun berdiri dan mencoba menyerang Andi dari belakang. Dika pun melompat dan menendang Andi, tetapi Andi menahan tendangan Dika. Dika pun terkejut, dan Andi pun memegang kaki Dika dan melempar Dika cukup keras. Dika yang terlempar pun lemas, keris nya pun masih terus berupaya untuk mengalihkan perhatian Andi. Rafli yang nekat mendobrak pintu dan melihat Dika yang terbaring lemas.


"Lo gapapa pak?" Tanya Rafli ke Dika.

__ADS_1


"Lo ga liat gua kena hantaman, di lempar sampai lemes begini" ucap Dika ke Rafli yang kesal dengan pertanyaannya.


"gua kan baru Dateng. Jadi gua ga liat Lo di hantem, di lempar. Bisa sekali lagi ga, gua mau liat" ucap Rafli ke Dika.


"Lo b*go apa gimana sih. Mati gua yang ada" ucap Dika ke Rafli yang kesal dengan omongannya.


"becanda pak ya elah" Jawab Rafli ke Dika yang membantu Dika untuk bangun.


Rafli pun melempar keris miliknya untuk membantu mengalihkan perhatian Andi. Sekarang keris Dika dan Rafli pun benar-benar mengalihkan perhatian Andi. Rafli yang melihat ada kesempatan itu pun membawa Dika ke luar untuk lebih kondusif.


Rafli yang membawa Dika ke luar pun, masih di tontonkan oleh pertarungan Sang Iblis dengan Ayyub dan Piyan.


"hehm, datang juga dia" ucap Dika yang tersenyum melihat kedatangan Ayyub membantu mereka.


"Lo yang telepati Ayyub untuk bantu kita?" Tanya Rafli ke Dika.


"Iya, karena gua yakin dia bisa ngalahin itu iblis. Lagipula, dia juga sama profesional nya kaya Lo kok. Makanya gua telepati"


Jawab Dika ke Rafli.


Andi yang kesal dengan kedua keris mereka pun mencoba untuk tak menghiraukan serangan dar keris mereka berdua. Andi pun lompat keluar dan berada di belakang mereka. Dika dan kawan-kawannya yang melihat Andi pun siaga. Tetapi, Andi justru lompat ke depan untuk membantu iblis. Ayyub dan Piyan yang melihat kedatangan Andi pun lompat mundur ke belakang.


"Yaelah, baru begini uda luka-luka" sapa Ayyub ke Dika.


"eh, lau baru Dateng ya. Kita hampir sejam disini perang sama tuh setan-setan di depan. Dengan enaknya Lo ngomong luka-luka" ucap Dika ke Ayyub yang sambil cengar-cengir.


"Makasih, Lo uda Dateng bantu kita" ucap Dika ke Ayyub.


"Gapapa. Kita team, kita harus saling ngebantu satu sama lain. Yang harus kita hadapi sekarang adalah mereka berdua yang ada di depan kita. Masih punya tenaga banyak kan?" Tanya Ayyub ke Dika.


"Ga terlalu banyak. Cuma cukup kok untuk ngalahin mereka. Asal kita bekerja sama seperti dulu, kita pasti bakal bisa ngalahin mereka berdua dengan kekuatan kita bersama" ucap Dika ke Ayyub dan yang lainnya untuk memberi semangat.


Lalu, Keris Dika dan Rafli pun terbang dari dalam menuju ke mereka berdua masing-masing.


"Jangan sampai mati ataupun kalah, kita bisa"


ucap Dika ke kawan-kawannya. Lalu, mereka pun langsung bersama-sama maju menuju Iblis dan Andi.


Kita akan menambahkan apa itu Telepati?

__ADS_1


Telepati adalah kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggunakan indra. Dalam film-film populer, telepati digambarkan begitu fantastis. Antara dua orang mampu saling bercakap-cakap tanpa perlu berbicara. Namun, tentu saja telepati tidak sespektakuler yang digambarkan dalam film populer. Kebanyakan informasi yang disampaikan dalam telepati hanyalah gambaran-gambaran singkat.ada juga telepati paksaan,telepati paksaan adalah kemampuan agar orang yang tidak dapat telepati agar bisa telepati


__ADS_2