Indigo Story'

Indigo Story'
Part 20: Pertempuran (2)


__ADS_3

Yuli pingsan karena di netralisir. Ghio pun mencoba untuk menyadarkan Nadia. Dika dan Rafli mencoba menyadarkan Yuli sementara Riko dan Piyan bermeditasi dan mencari sumber dari kekacauan.


"Braaaakkk" suara pintu kamar Yuli terbuka lebar dan terbanting.


Dika dan team pun tertuju ke arah pintu, seseorang dengan pakaian Jubah hitam dan wajahnya tertutupi oleh jubah tsb pun, maju perlahan-lahan ke mereka.


"Hebat, kalian masih sanggup bertahan di sini. Selanjutnya, kalian akan mati disini" ucap pria berjubah hitam tsb sambil menepuk tangan.


"Lo siapa"? tanya Dika ke laki-laki berjubah hitam tsb.


Akan tetapi, pria berjubah itu tak menjawab. Pria tsb keluar dari kamar Yuli, Dika mencoba mengejarnya. Saat berada di luar kamar Yuli, dia melihat cahaya merah di kejauhan. Dika merasa, ada yang aneh. Ia pun lalu kembali ke kamar Yuli dan betapa terkejutnya kamar Yuli sudah hancur, begitupun juga kawan-kawannya yang terbaring.


Dika pun menghampiri kawan-kawannya akan tetapi mereka pingsan. Hanya Ghio yang masih sadar memanggil Dika. Dika pun menghampiri Ghio dan bertanya apa yang terjadi.

__ADS_1


"Pas Lo keluar, pria itu tiba-tiba muncul. Pintu kamar tertutup sendiri dan kita di serang habis-habisan oleh ya. Piyan dan Riko gabisa berbuat banyak selain di hajar habis-habisan" ucap Ghio ke Dika.


"Lo jangan becanda, gua keluar belum ada 2 menit" ucap Dika ke Ghio.


Ghio pun menunduk, dan Dika terus memaksa Ghio apa yang terjadi sebenarnya. Ghio mengangkat kepala nya dan melihat Dika. Dika pun terkejut karena itu bukan Ghio melainkan Roh jahat yang menjelma Ghio. Dika pun mundur ketakutan, tetapi roh lain yang menjelma sebagai kawan-kawan Dika pun berada di belakang Dika.


Dika pun mengeluarkan keris yang ada di balik baju nya sambil menodongkan ke para arwah tsb. Para arwah tsb terus maju menuju Dika sambil menunduk tanpa rasa takut sedikitpun.


Saat hampir bertabrakan dengan mereka, Dika pun merasa seperti di tarik, dan ia pun sadar. Dika pun bangun dan melihat sekeliling tidak terjadi apapun bahkan kawan-kawannya manusia.


"Lo jalan terlalu jauh sampai Lo ga sadar kalau Lo itu lagi di Rogo Sukmo" ucap Rafli ke Dika.


"Untung sii Rafli cepet nangkap Lo. Kalau engga,gatau deh" ucap Piyan ke Dika.

__ADS_1


Dika pun berdiri dan melihat Nadia yang sudah sadar begitupun juga Yuli. Dika menghampiri Yuli dan bertanya apa yang terjadi.


"Mungkin, ini saatnya saya cerita" ucap Yuli ke yang lain.


Orang yang ikut serta Khurafat bersama nya adalah orang yang sangat dekat dengannya. Dia tak melepaskan Raga nya, dia terus membuat Yuli ketakutan sampai ia kembali lagi ke jalan Iblis. Setelah perbincangan yang sangat panjang dan lama, terdengar bahwa pintu ghaib yang Rafli buat telah hancur. Rafli langsung lari ke luar, di ikuti dengan Piyan dan yang lainnya.


Dika pun mengajak Yuli untuk ikut keluar, Yuli pun berdiri dan Dika menarik tangan Yuli untuk ikut keluar. Sesaat sampai di luar, kawan-kawan Dika terdiam. Dika yang baru sampai dengan Yuli pun terkejut karena mereka berada di alam Roh. Dan yang lebih mengejutkan adalah banyaknya pasukan roh yang mengepung mereka dengan jumlah yang sangat banyak.


"Haruskah kita mulai?" tanya Rafli ke yang lain.


Piyan dan yang lain pun mengangguk. Rafli duduk dan bermeditasi, Piyan mengeluarkan jimat khususnya. "Gua masih ga faham dengan apa yang terjadi. Kenapa kita bisa sampai di alam roh" tanya Dika ke yang lain. Yang lain hanya sibuk bermeditasi, sedangkan Dika hanya melihat pasukan musuh yang amat banyak di depannya.


Tak berselang lama, sekelompok pasukan berkuda dengan pakaian ksatria pun turun dari langit dan berada di belakang mereka. Ya, itu adalah kepunyaan Rafli yang sudah di siapkan khusus jika terjadi perang kembali.

__ADS_1


__ADS_2