Indigo Story'

Indigo Story'
Part 14: Kawan lama


__ADS_3

Muhammad Rafli atau Rafli kawan SMP Dika dahulu. Dia juga memiliki kemampuan yang cukup luar biasa. Terbenam di pikiran Piyan untuk mencoba menghubungi Rafli agar segera membantunya.


"Yasudah, Lo aja. Gua agak mager" jawab Dika ke Piyan. Piyan pun mengiyakan permintaan Dika dan mencoba menghubungi Rafli.


Sore hari saat bubaran kantor. Andi yang melihat Yuli tak berbicara sepata kata dari Pagi pun bertanya kepada Nadia apa yang sebenarnya terjadi.


"Entah, gua juga ga faham sama apa yang terjadi. Gua gamau ikut campur urusan dia sih. Yang gua tau, dia sempat kenal sama OJOL" ucap Nadia ke Andi.


Di liputi rasa penasaran, Andi pun mulai bertanya apa Nadia mengenal Ojol tsb. Nadia mengatakan bahwa kenal dan ia tahu dimana Ojol tsb tinggal. Andi pun meminta alamat ojol tsb dan Nadia memberikan alamatnya ke Andi. Andi yang takut akan hal aneh terjadi pada wanita pujaannya berfikir bahwa dalang di balik semua ini adalah ojol tsb.


Malam tiba. Dika pun meletakkan segelas air putih di meja karena Adelia bertamu.


"Maaf ya, cuma ada nya ini" ucap Dika ke Adelia.


Adelia hanya memberikan senyuman yang penuh arti tsb kepada Dika. Dika yang salah tingkah sendiri pun mulai tidak bisa merasakan ketenangan karena berada di depan pujaan hatinya.


"Permisi" suara terdengar dari luar.

__ADS_1


"Sebentar ya Del" ucap Dika sambil menuju ke depan.


Saat Dika kedepan, terlihat Andi dengan wajah yang menunjukkan bahwa ia sangat emosi.


"Mas Andika?" tanya Andi ke Dika.


Dika pun bingung karena dia tak pernah mengenal orang tsb.


"Iya saya Andika. Anda siapa ya?" tanya Dika ke Andi.


Adelia pun jongkok dan bertanya "Kamu gapapa?".


Dengan kesal, Dika pun bertanya siapa dia dan mengapa dia memukul nya.


"Gua Andi, cowok nya Yuli. Gara-gara Lo, cewe gua jadi ga banyak bicara hari ini sama gua. Lo apain cewek gua sampai bisa begitu" tanya Andi ke Dika.


"Gausah Lo asal nuduh ya" ucap Dika sambil berdiri dan langsung memukul Andi.

__ADS_1


Adelia yang melihat mereka berdua ribut pun mulai melerai dengan cara menahan Dika.


"Anj*Ng lu ya" ucap Dika sambil emosi tapi di tahan Adelia.


"Gua gabakal berenti, Lo inget ya bang*at" ucap Andi ke Dika dan lalu ia pergi.


Adelia yang khawatir akan Dika pun menyuruh Dika duduk.


"Pelan-pelan" ucap Adelia ke Dika. Dika pun duduk sambil memegang memar di pipi nya.


"Sebenarnya kalian ada masalah apa. Yuli itu siapa?" tanya Adelia ke Dika.


Dika pun hanya terdiam dan tak mampu bicara karena menurutnya, Adelia takkan percaya dengan hal-hal yang berbau mistis.


Adelia merasa bahwa dirinya tak dihargai oleh Dika pun langsung berdiri sambil mengatakan "Aku ga nyangka, kamu suka rebut cewe orang. Padahal, aku suka sama kamu. Tapi udah begini, aku bakal tau diri kok. Aku ga mau kenal kamu lagi, jangan pernah hubungin aku lagi" Lalu Adelia pun pergi.


Dika yang tak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menangis karena pujaan hatinya mengatakan hal yang membuatnya hancur.

__ADS_1


__ADS_2