Indigo Story'

Indigo Story'
Part 15: Bencana (2)


__ADS_3

Setelah kejadian yang baru saja terjadi, Dika keluar untuk menenangkan diri ke warkop tempat biasa ia nongkrong sambil nunggu orderan. Di sepanjang jalan, ia hanya terus mengingat omongan Adelia tadi. Selang beberapa lama, terdengar suara panggilan masuk dari telepon Dika. Dika pun tak menggubris panggilan dan hanya fokus di sepanjang jalan nya menuju warkop.


Sesampainya di warkop, terlihat ada kawan-kawan Dika termasuk Piyan, Riko, dan Rafli.


"Lu daritadi gua telponin juga. Nih ada kawan lama" kata Piyan yang langsung nyeletuk ke Dika yang baru saja sampai.


Dika pun bersalaman dengan Rafli, karena tak lama bertemu dengannya.


"Gimana dengan perempuan yang katanya ber Khurafat (Penjelasan Khurafat ada di Bab 8) dengan Iblis" tanya Rafli ke Dika.


Dika pun menceritakan apa yang terjadi barusan dengannya di kosan.


"Kurang ajar tuh cowo, langsung maen tangan aja" Ucap Riko ke Dika dengan nada tinggi.


"Udah, lupain soal Yuli. Karena dia, gua jadi di pandang jelek sama Adel" ucap Dika ke kawan-kawannya.

__ADS_1


"Ye jangan gitu, kasian itu perempuan. Untuk apa Lo punya kemampuan kalau ga di pakai untuk kebaikan dan menolong orang" Ucap Piyan ke Dika untuk memberikan semangat.


"Ah elah, gua pusing gua capek gua ancur. Gua kesini mau nenangin diri, bukan di nasehatin ya" ucap Dika ke kawan-kawannya sambil beranjak pergi.


"Oh ya satu lagi, gausah nasehatin gua. Gua tau mana yang baik dan mana yang buruk buat gua" ucap Dika lalu ia langsung pergi.


Rafli pun hanya tersenyum melihat Dika pergi karena ia sudah mengenal Dika lebih lama.


"Terus gimana nih Fli?" tanya Riko ke Rafli.


Tengah malam Dika pun terbangun. Yang membuatnya bingung adalah dia berada di alam yang disebut dengan Rogo Sukmo. Disana, ia tak melihat apapun kecuali cahaya merah yang terang berada di depannya tepatnya sangat jauh dari tempat dia berdiri.


Dia mencoba menuju cahaya merah tsb, akan tetapi semakin ia mendekati cahaya tsb, semakin menjauh cahaya tsb darinya. Dika berfikir apa yang terjadi sebenarnya.


"Jangan kau ikut campur urusan kami. Ini perjanjian kami dengan Sang Iblis. Kamu tak perlu ikut campur dalam urusan kami. Pergi, atau kau akan merasakan akibatnya" suara yang menggema dan keras terdengar dengan jelas.

__ADS_1


Dika pun menengok kanan dan kiri sambil menanyakan suara siapa itu, akan tetapi ia tak melihat seorangpun yang berada di sana. Tak berselang lama, cahaya merah tsb menghilang. Dika pun bingung apa yang terjadi sebenarnya. Dika pun kaget karena ia merasa ada yang memegang pundak kanan nya dari belakang.


"Allahu" ucap Dika yang kaget sambil menengok ke belakang. Ternyata Yuli yang memegang pundak Dika dari belakang. Dia menunduk, sambil meringis.


"*Loh Yul, kamu kenap*a?" Tanya Dika ke Yuli.


Yuli tak menggubris pertanyaan Dika, dia terus meringis sambil menunduk.


"Yul, kamu gaapa?" ucap Dika sambil memegang pundak Yuli.


Saat Dika memegang pundak Yuli, Yuli mengangkat kepala nya dan melihat Dika. Wajah Yuli seketika berubah. Belatung keluar dari seluruh wajahnya, di kelopak matanya tak ada bola mata dan saat mulutnya terbuka, keluar serangga-serangga yang secara tiba-tiba menyerang Dika.


**Rogo Sukmo


Rogo Sukmo adalah sebutan untuk sejenis proyeksi astral yang dikenal dalam masyarakat Indonesia. Orang yang melakukan ragasukma dipercaya dapat mengeluarkan jiwa dari badannya tanpa menyebabkan kematian. Ragasukma dilakukan dengan tujuan perjalanan spiritual dan lain-lain**.

__ADS_1


__ADS_2