
Saat kupluk jubah dari pria itu terbuka, semua terkejut melihat pria yang dibalik semua. Pria itu tertawa jahat karena mereka sudah mengetahui identitas pria misterius itu. Piyan dan Riko pun mencoba membantu Dika bangun, Pria itu terus-menerus tertawa sehingga menyebabkan keguncangan yang amat keras.
"Lo bukannya lumpuh ya, kenapa Lo di balik ini semua?" tanya Dika ke pria itu yang ternyata adalah ayah Yuli.
Ayah Yuli yang tertawa sambil maju menuju mereka pun berkata "Manusia biasa kaya kalian gaakan mengerti apa-apa selain ikut campur urusanku dan urusan anakku."
Piyan pun maju dengan berani menatap mata Ayah Yuli.
"Gua udah tau Lo di balik ini semua, jangan merasa paling hebat" ucap Piyan yang lalu langsung menepis dada ayah Yuli.
Ayah Yuli yang tak siaga itupun terpental menuju pasukan nya. Piyan pun menuju ke kawan-kawannya sambil berkata bahwa harus bergabung dengan pasukannya. Dika dan Riko pun lalu langsung menuju pasukannya bersama Piyan. Ghio yang menuju pasukan sambil merangkul Rafli yang terhempas amat keras itu pun masih bingung dengan apa yang terjadi.
__ADS_1
Ayah Yuli yang kesal pun menuju ke paling depan untuk memimpin pasukan nya.
"Inget, jangan sampai kita kalah disini atau kita ga bisa kembali. Biarlah kita terluka, asal raga kita bisa kembali ke tubuh kita" ucap Rafli ke yang lain.
Yang lain pun mengangguk, dan ketiga pasukkan terkuat musuh maju ke tengah. Rafli dan Dika maju ke tengah pertempuran, sedangkan Piyan dan Riko menyuruh Ghio untuk maju melawan satu nya lagi.
"Gua gabisa. Gua cuma manusia biasa disini" ucap Ghio ke Piyan dan Riko.
"Yo, maju. Gua yakin Lo bisa" ucap Dika ke Ghio yang memberi semangat untuknya.
Pertarungan antara ketiga perwakilan dari 2 pihak itu pun membuat dunia arwah bergetar. Dika dan Rafli yang berhasil mengalahkan pasukan musuh pun berteriak takbir sedangkan Ghio masih mencoba untuk mengalahkan musuh yang ia hadapi. Musuh itupun menendang kepala Ghio dan Ghio pun tersungkur di tanah. Saat ini menusuk Ghio, Dika melempar keris nya ke arah musuh. Musuh yang di hadapi Ghio pun tertancap keris di kepala nya dan menghilang seperti debu.
__ADS_1
Ayah Yuli pun berteriak amat keras, dan pasukannya maju untuk menyerang. Sedangkan Pasukan kami pun maju menyerang untuk memulai perang. Piyan pun membantu Ghio disaat kedua belah pihak saling bertempur. Kekuatan kedua belah pihak yang cukup kuat membuat keseimbangan dunia arwah pun terganggu.
Ayah Yuli yang menuju mereka sambil melayang di udara pun melemparkan keris, lalu Rafli menghindar. Tapi itu sia-sia karena keris yang menancap di tanah itupun meledak menyebabkan Rafli terpental sangat jauh. Dika yang melihat Rafli terpental pun mencoba untuk melawan ayah Yuli. Disaat Dika melempar keris miliknya ke arah Ayah Yuli, Keris itu berhasil di tangkap dan di lempar kembali ke arah Dika. Dika pun mengelak dan kerisnya tertancap di tanah.
Dika langsung bangun untuk mengambil keris nya dan maju menuju Ayah Yuli sambil teriak. Disaat ingin menusuk ayah Yuli, tusukannya tertahan oleh perisai ghaib yang melindungi ayah nya Yuli. Sehingga Ayah Yuli dan Dika pun terpental karena ledakkan yang di sebabkan oleh perisai ghaib yang hancur.
Sementara itu, Piyan dan Riko terus mencoba menghabisi pasukan ghaib ayah Yuli yang tiada henti terus membelah diri nya ketika mati.
"Apakah ini sewurupa. Mereka terus membelah diri ketika mereka mati" ucap Riko ke Piyan.
Piyan mengangguk sambil mengusap keringat yang terus mengalir di dagu nya. Rafli pun mencoba bangun karena mengalami benturan yang amat keras sehingga menyebabkan dia terpental jauh. Dika pun terus mencoba untuk menuju Ayah Yuli. Dari kejauhan, Ayah Yuli mengangkat kedua tangannya ke atas sambil membaca mantra.
__ADS_1
"Woii, berenti Lo" teriak Dika ke ayah Yuli sambil maju.
Kawan-kawannya yang melihat ayah Yuli membaca mantra pun ikut maju menuju Ayah Yuli untuk menghentikannya. Saat hampir ingin menusuknya, sesuatu dari langit pun turun dengan amat keras yang menyebabkan Dika, kawan-kawannya dan pasukannya terpental jauh ke belakang seperti di daun yang dihembuskan oleh angin. Saat Dika melihat apa yang terjadi, Iblis yang bekerja sama dengan Ayah Yuli pun datang untuk ikut serta berperang...