Iparku MANTAN Kekasihku

Iparku MANTAN Kekasihku
#.....IPARKU MANTAN KEKASIHKU.....#


__ADS_3

namaku Herlina Soegianto, sebelum aku menikah dengan suamiku , aku terlebih dahulu menjalin hubungan dengan seseorang yang tanpa ku ketahui sebelumnya bahwa dia adalah adik kandung dari suamiku.


Dialah sesosok lelaki yang bernama Aditya candra , lelaki yang telah menjalin hubungan denganku.


awal mula hubungan berjalan baik-baik saja , sampai pada akhirnya aku harus pergi bekerja ke pulau Bali.


Ya seperti remaja pada umumnya menjalani hubungan dengan terhalang jarak bukanlah hal yang mudah , dan belum genap 2 bulan aku memutuskan untuk pulang. Setelah hari pertama aku di rumah kami pergi berlibur ke pantai dengan rombongan yang tidak sedikit jumlahnya.


Setelah sesampainya d tempat mobil pun di parkir dan aku berjalan menuju tempat tujuan utama yang tidak bisa d tempuh dengan kendaraan di karenakan tempat sudah ramai dengan semua pengunjung.


Setelah kita bejalan sejauh 1km akhirnya kita sampai d tempat tujuan dan langsung duduk* di pinggir pantai sembari menikmati suasana angin malam, dan diapun duduk di belakangku dengan tangan yang memelukku dari belakang.


Aku pun merasa nyaman saat berada d sisinya dan aku pun langsung bersandar padanya.


Belum lama kita menikmati suasana malam itu aku merasa aneh dengan sikap kekasihku itu , dimana yang biasanya setiap kali ku pinjam handphone nya dia tidak akan merasa keberatan sekalipun untuk bertukar handphone.


Lain halnya untuk kali ini, ya untuk yang kali ini aku sekedar meminjam untuk memastikan saja langsung di kunci , dan tanpa kode pin dari dia aku tidak akan bisa membukanya.


Dan aku pun bertanya


"ayolah pinjam kan hp mu aku hanya ingin melihat sekilas saja"


Dia pun sedikit aneh menjawab dengan perasaan gugup


"untuk apa ,,? kamu tidak percaya padaku ,,? kamu curiga padaku ,,?


deg, batinku , kenapa dia,,,,?


Tidak pernah dia bersikap begini sebelumnya , dan aku pun kekeh untuk merebut hp dari dia, di saat dia lagi membalas chat entah dari siapa langsung ku rebut terus ku bawa lari.


Betapa hancur hati ini saat melihat isi pesan dari hp tersebut.


pantas saja sedari tadi dia sering mengecek hp nya, isi pesan itu dari nomor yang bernama "tersayang"


ya setelah aku membaca semua isi pesan sambil meneteskan air mata tanpa rasa bersalah dia dengan santainya bertanya


"mana handphone ku , kembalikan sekarang"


Tanpa ada pertanyaan apapun aku kembalikan, akupun berlari sekuat tenagaku menuju tempat parkir mobil, ya lumayan capek lah ya lari sambil nangis sejauh 1 KM.


Sesampainya di parkiran akupun langsung masuk kedalam mobil rombongan dan berdiam diri di dalamnya walaupun teman-teman yang lain lagi makan* di depan tenda aku pun tidak menghiraukan nya sama sekali.


Setelah beberapa saat datang seseorang, dia Aris salah satu dari rombongan kami, dan dia bertanya


"Kamu kenapa",,,?


Dan belum sempat aku menjawab pertanyaan dia , Aditya datang dia berusaha menjelaskan semuanya.


"berikan aku waktu untuk menjelaskan semuanya sayang"


"aku tidak butuh penjelasan apapun darimu , semuanya sudah jelas."


"kamu salah paham sayang"


"tidak ada kesalahan pahaman, yang ada kamu yang salah. kamu kenapa melakukan ini kepadaku , kenapa kamu selingkuh dengan dia ,,? Mulai sekarang kita putus"


"maafkan aku sayang , jangan membuat keputusan saat kamu dalam keadaan marah"


Tanpa aku hiraukan dia aku langsung menutup pintu mobil dengan kerasnya.


Ya aku masih belum terima dengan semua yang aku alami sekarang, dia kekasihku Aditya candra berselingkuh dengan tetanggaku sendiri namanya Linda.


Setelah beberapa saat Aris datang dan menyapaku lagi.


"kamu sebenarnya kenapa Her..?"

__ADS_1


"aku gakpapa kok Ris"


"yakin gakpapa..? aku gak percaya , kalau kamu gak papa kenapa kamu tadi berlari sambil nangis..?"


Aris pun tetap bertanya padaku dan akhirnya aku cerita semuanya yang terjadi saat itu, dan tanpa sengaja aku melihat ada panggilan masuk di hp Aris dan namanya Linda.


sontak saja aku langsung berfikir ,apa mungkin dia Linda yang sama , Linda yang selingkuh dengan kekasihku ...?


"kenapa gak di angkat Ris..?"


"ah gak penting Her, ayo ku ajak kamu jalan-jalan supaya kamu melupakan semua masalahmu dan menikmati liburan kita ini"


Berkali* telepon berdering tapi Aris tetap tidak mengangkat telpon nya, entah dia tidak enak denganku ataupun gimana aku sendiri tidak tahu.


Setelah beberapa saat berdebat dengan Aris , aku pun nurut dan berjalan sepanjang pinggir pantai dan menikmati suasana yang seharusnya aku rasakan dengan Aditya.


Setelah berjalan cukup jauh dan kita memutuskan untuk istirahat, disaat aku duduk Aris meminta ijin padaku untuk membeli sesuatu dan aku d suruh menunggu di tempat kami duduk.


Hanya beberapa saat Aris pergi , tiba* ada yang menutup mataku dari belakang , dalam hati masih berfikir kalau yang melakukan ini semua adalah Aditya.


Ternyata dugaan ku salah dia adalah Aris yang tadi pamitan membeli sesuatu, belum sempat aku bertanya tiba-tiba sebuah minuman dan makanan ringan dan juga cokelat kesukaanku.


"Arissssss apa ini...?" tanyaku sambil tersenyum dan juga meneteskan air mata


"kamu jangan sedih lagi ya, jika kamu terluka di sini ada aku yg akan selalu ada buat kamu"


"tapi Ris...?"


"tenang Her , aku akan menunggumu sampai hatimu terbuka untukku , kamu mau berhubungan sama siapapun , mau jalan sama siapapun aku gak perduli Her yang terpenting jika kamu terluka carilah aku , pasti aku akan selalu ada untukmu"


"Terimakasih untuk semuanya Riss"


"sama-sama Her, jangan sedih lagi ya..! senyum dong ...."


Tidak terasa gelapnya malam sudah berganti dengan terbitnya matahari dari ufuk timur, Tanpa aku hiraukan Aditya yang sedang mencari-cari keberadaan ku.


setelah itu aku dan Aris kembali menuju tempat parkir tapi kita jalan masing-masing jadi Aditya tidak tahu kalau aku semalam jalan sama Aris.


Aditya langsung datang menghampiri aku dan bertanya


"kamu darimana aja sayang ,,? aku mencarimu kesana kemari..?"


Dengan acuhnya aku tidak menghiraukan pertanyaannya sama sekali , aku bergegas menuju tenda dan menyiapkan sarapan untuk kita semua , ya walaupun hanya sekedar menyeduh mie instant.


setelah sarapan kita pun langsung berpencar sendiri-sendiri ada yang berenang di pinggir pantai, ada yang bermain pasir , dan ada yang hanya sekedar duduk-duduk sambil menikmati sejuknya angin pantai.


Aku pun memilih berdiam diri di dalam mobil, dan tiba-tiba Aditya datang dengan ocehannya akupun tidak menghiraukan ucapan dia.


Saat hari suda mulai sore , kita semua bergegas mengemas barang-barang dan memasukkannya kedalam mobil.


saat duduk di dalam mobil akupun pindah posisi, dimana saat berangkat aku duduk bersebelahan dengan Aditya , kali ini aku berubah , aku tidak mau berurusan lagi dengan dia.


Walaupun dia tetap memaksa dan memberi penjelasan tetap saja hati ini terasa tidak terima.


Dan setelah beberapa waktu pelan-pelan mulai melupakan semua kenangan tentang sesosok Aditya candra kekasihku yang telah mengkhianati ku.


Setelah aku putus dari Aditya akupun berteman akrab sama Aris , ya walaupun sebelumnya memang sudah berteman sih , tapi tidak se akrab sekarang , aku bercerita ini itu dan akupun merasa nyaman dengan dia yang selalu mengerti tentang perasaan ku apapun yang aku rasakan dia selalu tepat untuk menghadapinya.


Pada malam hari beberapa pesan masuk, aku pun langsung menatap ponselku dan isinya pesan dari Aris


Dalam pesan itu dia mengajakku pergi ke suatu tempat tetapi hanya ingin bertemu berdua saja.


Setelah ke esok an harinya aku pun pergi ke tempat yang di sepakati sebelumnya.


Dan di tempat itu Aris mengungkapkan semua perasaannya kepadaku bahwa dia nyaman bersamaku dan ingin aku menjadi kekasihnya, aku yang beberapa waktu ini menghabiskan waktu bersamanya juga merasakan perasaan yang sama.

__ADS_1


jadi kita sama* ada rasa dan sepakat menjalani hubungan dengan syarat yang di berikan masing-masing.


Setelah menjalin hubungan beberapa bulan kitapun semakin dekat tidurpun sering bersama selayaknya suami istri.


Ya walaupun pada hubungan sebelumnya dengan aditya aku tidak pernah melakukan hal-hal apapun entah kenapa dengan Aris aku bisa sebebas ini...?


Setelah merasa hubungan semakin serius Aris melamarku dan aku meminta waktu untuk menjawabnya.


Di saat yang aku sudah tidak berfikir lagi tentang Aditya , dia datang lagi dan ingin memperbaiki hubungan yang sebelumnya , tapi aku terlanjur mati rasa , karena dulu aku sangat mencintai dia malah dia mempermainkan ku.


Belum ada jawaban sama sekali Aris menjemputmu ke rumah dia mau memperkenalkan ku kepada keluarganya dan aku pun bersiap-siap .


Setibanya di rumah Aris akupun kaget dengan pemandangan yang ada di atas tembok , sebuah foto keluarga yang di dalamnya terdapat foto Aditya candra mantan kekasihku, akuh langsung bertanya kepada Aris


"kok ada foto Aditya di foto keluargamu sayang..?"


"hehehe iya dia adalah adik ku"


Seketika aku terdiam sejenak dan bertanya dalam hati "kok bisa sihh.?"


"kenapa sayang ,,? kaget ya kalau Aditya itu ternyata adikku...?"


dan akupun diam saja tanpa ada kata apapun.


Setelah aku berkenalan dengan keluarga Aris tetapi aku tidak melihat sesosok Aditya , kemana dia ...?


Setelah itu aku pulang dan Aditya pun menelepon aku lagi mempertanyakan pertanyaan yang sebelumnya dia berikan kepadaku, dengan tegasnya akupun menjawab


"jangan mengharapkan aku lagi Adit kita tidak mungkin bersama lagi"


"loh kenapa memangnya toh kamu juga belum punya suami"


katanya sambil meledekku.


"aku mau kita memperbaiki hubungan kita yang dulu Her , dengar-dengar kakak ku akan melamar kekasihnya , dan aku pun ingin melamar mu Her"


Akupun melongo mendengar ucapan Adit walaupun hanya di telepon , apakah dia belum tau kalau yang ingin di kamar kakak nya itu aku ...?


"sebelumnya aku minta maaf ya Adit , aku tidak bisa menerima mu lagi"


"kenapa Her apakah seburuk itu aku di matamu...?"


"tidak Adit , tidak begitu , apakah kamu belum tau siapa yang akan d kamar kakak mu...?"


"aku tidak tau Her , dan aku tidak mau tau , aku maunya kamu menerima lamaranku"


"tunggu Aditya , tuku lamaran kakak mu di laksanakan ya , baru kamu akan tau jawabanku gimana"


"baik Her aku tunggu jawaban mu secepatnya"


Setelah acara lamaran di langsungkan dan betapa terkejutnya Aditya saat tau jika yang di lamar kakak nya adalah aku Herlina Soegianto mantan kekasihnya yang di minta untuk menerima lamarannya.


pada saat acara pun Aditya tidak menapakkan dirinya bahkan dia menghilang entah kemana.


Selesai acara lamaran berlangsung Aditya langsung menelpon ku , dia langsung membentak ku,


"jadi ini Her alasanmu tidak menerima lamaranku ...? kenapa Her , kenapa ...? kenapa kamu Setega ini ...?"


Belum sempat aku jawab , dia langsung memutus sambungan telepon nya.


Sampai pada saat di hari pernikahan kami di langsungkan tetap saja Aditiya tidak menampakkan dirinya.


Pikirku dalam hati "semua ini kesalahan mu sendiri dit , coba aja dulu kamu tidak berpaling dariku mungkin semua ini tidak akan terjadi.


Sekarang aku sudah bahagia dengan kehidupan baruku Aku do'a kan kamu semoga menemukan pengganti yang lebih baik dariku.

__ADS_1


__ADS_2