
Ya ya ya mbak Kunti datang lagi, hahahaha
aku menghampiri Aris yang baru keluar dari kamar mandi dan berkata
"mas kamu di cariin mbak Kunti tuh, tadi kata kak Rangga dia nunggu kamu di depan"
"mbak Kunti...?"
dengan ekspresi melongo dan menggaruk* kepala
"itu Loh si Linda mas"
"aku baru ingat sayang kalau Linda kamu panggil dengan sebutan mbak Kunti"
"ya habisnya dia selalu muncul di mana* munculnya jadi pengganggu lagi , macam benalu saja"
kataku sambil memanyunkan bibir
"ya sudah kalau gitu mas temuin Linda dulu ya sayang, tenang saja mas bakal jaga jarak sama dia"
"mas sih jaga jarak tapi dianya yang kegatelan"
__ADS_1
"cie cie ada yang cemburu"
"udah temuin dia sana biar cepat* pergi dari sini muak aku melihatnya Lama* di sini"
"iya* tapi jangan manyun gitu juga sayang"
setelah berbincang denganku Aris keluar menemui Linda di depan toko.
aku kurang tau dia mau menyampaikan apa sampai pagi* sekali dia menemui Aris.
ya sebagai seorang perempuan yang menjadi pasangannya sedikit banyak rasa cemburu itu pasti ada, bukannya aku egois ataupun posesif terhadap Aris, tetapi aku trauma dengan kejadian dalam hubunganku sebelumya.
setelah pekerjaanku selesai aku membereskan meja sama kursi dan aku sedikit mendengar percakapan antara Aris dan Linda.
"ada apa kamu mencari ku pagi" gini Lin...?"
"yang seharusnya tanya itu aku, kenapa tadi malam aku menelfon mu malah Herlina yang angkat...?"
"iya, aku bertukar handphone sama dia"
"kok bisa, kok kamu mau sih Ris...?"
__ADS_1
"ya kenapa Lin ..? emangnya ada yang salah ..? toh dia sekarang pacarku"
"apa Ris,,,? bisa* nya kamu menolak perasaanku , mengabaikan perhatian* dariku dan kamu malah pacaran sama Herlina...?"
"ya sebelumnya kan aku sudah bilang sama kamu kalau aku itu tidak ada perasaan apapun sama kamu, aku itu cuma menganggap kamu sebagai teman saja"
"tidak bisa Ris , aku tidak bisa terima dengan semua ini, akan aku buktikan sama kamu kalau aku akan membuatmu membalas perasaanku, suatu saat nanti kamu akan sadar betapa besar cintaku padamu Ris"
"aku benar* minta maaf Lin, aku tegaskan sekali lagi aku tidak memiliki perasaan apapun sama kamu, lagian kamu kan sudah berhubungan sama Aditya kenapa sekarang kamu juga punya perasaan sama aku, apa karena kamu ingin merusak kebahagiaan nya Herlina, dia salah apa sama kamu sampai kamu Setega itu sama dia Lin..? aku benar* kecewa sama kamu.
"bukan gitu Ris aku sudah tidak lagi berhubungan dengan Aditya, lagian perasaan seseorang siapa yang bisa memilih akan jatuh cinta sama siapa, semua itu di luar dugaan Ris"
"ya mulai saat ini aku minta tolong sama kamu dengan baik" tolong jangan ganggu Herlina lagi kasihan dia, dia tidak ada masalah apapun sama kamu tetapi kamu selalu saja mengusik kebahagiaannya"
"kenapa kamu se perhatian itu sih sama Herlina, seberapa pentingnya dia di kehidupanmu Ris,,? kenapa kalau sama aku kamu acuh dan sama sekali dia tidak melirikku sama sekali"
"seharusnya kamu suda tau jawabannya Lin, karena Herlina itu kebahagiaanku, dia harus aku jaga karena dia orang terpenting dalam hidupku"
"kamu jahat Ris , kamu jahat"
Linda pun berlari sambil nangis setelah mendengar penjelasan dari Aris soal perasaan dia dan hubunganku dengannya.
__ADS_1