Iparku MANTAN Kekasihku

Iparku MANTAN Kekasihku
Enatura Farm...


__ADS_3

Dahulunya Daniel ayah kandung Grace terpaksa menikah dengan ibu kandung Grace sementara Daniel sudah lebih dulu menjalin hubungan dengan Jihan sebab itulah dia harus meninggalkan Jihan sementara waktu supaya harta warisan jatuh padanya setelah ia berhasil melenyapkan saudara sedarahnya sendiri yang tak lain anak pertama yaitu kakak lelaki Daniel makanya harta tersebut akan jatuh ke tangannya jika ia segera mempunyai istri dan para orangtua terdahulu keduanya sudah saling dekat apalagi orangtua masing-masing menjalin hubungan yang baik untuk itu ibu dari Grace di pilih sebagai menantu karena memilki hati yang baik sedangkan Jihan sudah sering di tentang namun Daniel secara sembunyi menjalin ikatan tersebut.


Ketika Daniel memiliki anak ia sudah menjadikan Jihan sebagai istrinya tanpa sepengetahuan ibu Grace juga orangtua Daniel pada akhirnya usaha orangtua Daniel bangkrut serta di tutup karena di tuduh membunuh atasan pemilik sebuah perusahaan yang menjadi saingan ketatnya pada dasarnya semua hanyalah jebakan untuk menjatuhkan orangtua Daniel makanya di jatuhi hukuman mati karena telah terbukti dan di manipulasi oleh seseorang di tambah pula ibu kandung Daniel sering sakitan akibat suaminya meninggal atas perbuatan yang tidak di lakukan, walaupun mereka membayar pengacara dengan mahal tetap saja hukuman untuk orangtua Daniel tak dapat di ubah lagi sebab pembelaan masih belum kuat.


Ibu kandung Daniel ikut menyusul suaminya pula makanya Daniel hanya sebatang kara dan mengandalkan Jihan sebab rumah tempat tinggal mereka milik peninggalan keluarga Jihan sungguh Daniel tak memiliki apapun setelah semuanya hancur sejak kepergian ayahnya.


Kini ia hanya mengandalkan hasil kerjanya di bar kecil walau pendapatan tak seberapa namun cukup untuk ia bagi pada Jihan sehingga sisanya bisa ia gunakan untuk berjudi juga mabukan, yeap begitulah Daniel yang tak pernah lepas dari kebiasaanya itu padahal ibunya Grace sudah sering menasehati supaya menjauhi semuanya namun Daniel tak pernah mendengarkan malah ibunya Grace selalu di bentak olehnya karena tak terima di nasehati bahkan ibunya Grace di siksa sehingga timbul pula penyakit sesak di dadanya.


Pada hari di mana Daniel sedang mabuk maka dari situlah ia melakukan hal intim pada istrinya padahal ia sama sekali tak menyentuh istrinya sedari mereka menikah lagipula ia berjanji tak akan memiliki anak melalui rahim ibunya Grace namun tuhan berkata lain sebab Daniel sendirilah yang melakukan hal tersebut walau di bawah kesadarannya.


Ibu Grace di katakan hamil sudah berjalan satu bulan namun Daniel sudah memberi perintah untuk di gugurkan saja akan tetapi ibu Grace menolak karena tak ingin berbuat hal demikian sebab ibu mana yang tega membunuh anak yang masih ada di dalam rahim makanya ia menentang keras perintah dari suaminya maka sejak itulah ia selalu menjaga kehamilannya sendiri tanpa kasih sayang dari Daniel lagipula Daniel tak berharap punya anak dari ibunya Grace karena Daniel menaruh harapan pada Jihan wanita yang di cintainya.


Pantas saja Daniel tak pernah menyayangi Grace anak kandungnya juga sebab itulah awal cerita hubungan Daniel dengan ibunya Grace.


Yeap, cerita itu di ketahui oleh nenek Grace yang saat ini sedang berada di luar kota jakarta sebab sedari meninggal ibunya Grace neneknya itu di letak pada sebuah panti jompo oleh Daniel karena mengalami kelumpuhan dan sampai sekarang Grace tidak mengetahui keberadaan neneknya serta kakeknya sudah pergi lebih dulu makanya Grace termasuk anak yang tak pernah dapat kasih sayang kecuali kepedulian dari orang terdekatnya termasuk Ocha juga Anggun.


Calling


"Siapa sih nelfon? ganggu orang tidur," gumam Ocha secara kesal namun matanya masih tertutup belum sepenuhnya sadar memegang ponsel genggamnya padahal sebentar lagi sudah masuk malam tetapi ia terus bermalasan di dalam kamar.


Ocha pun menjawab panggilan tersebut.

__ADS_1


"Halo siapa nih?" tanya Ocha dari balik ponsel miliknya.


^^^"Eh, kok lo nanya gua siapa? jangan bilang lo enggak save nomor gua," katanya pula dari sebrang terdengar protes namun Ocha sejenak membuka matanya dan melihat nama dari panggilan tersebut.^^^


"Astaga! Boy, lo ganggu orang lagi tidur aja sih! lagian kenapa juga lo hubungi gue?" tanya Ocha lagi terdengar jengkel.


^^^"Dasar tukang tidur! mau sampai kapan lo di kamar? hari libur hanya malasan saja! sudah cepat lo datang ke alamat yang sudah gua kirim lewat DM, buruan jangan terlalu lama karena gua paling malas menunggu!" celetuk Boy sehingga ia memutuskan panggilan tersebut tanpa mendengar jawaban dari Ocha terlebih dulu.^^^


Panggilan itupun terputus begitu saja.


"Dih, maksa banget nih cowok! main matikan aja lagi, belum pernah rasain bogeman gue keknya ini cowok," celoteh Ocha tepat ia melihat ponselnya terus mengoceh namun ia tetap bergerak untuk bersiap diri ke alamat yang sudah ia lihat dari DM setelah di kirim Boy sebelumnya.


Cafe Enatura Farm



Sebuah cafe yang terkenal di jakarta bahkan setiap yang berpasangan selalu datang ke cafe ini juga adapula yang membawa keluarganya berkumpul menikmati hari libur mereka.


Ocha datang ke alamat yang di kirim oleh Boy dengan menggunakan motor kesayangan miliknya apalagi ia baru pertama kali datang ke cafe tersebut sebab sedari awal ia hanya tahu cafe tempat Grace bekerja makanya Ocha sempat tak menduga bahwa Boy mengajaknya ke tempat yang bagus seperti itu.


Dari awal Ocha turun dari motor lalu setelah memarkirkan motornya pula ia pun di sapa dari jauh oleh Boy dan ternyata Boy tidak sendiri sebab Boy membawa Bram bersamanya bahkan Boy juga memegang sebuah senar gitar di tangannya kemudian Ocha membalas sapaan Boy dengan melambaikan tangannya serta tersenyum simpul.

__ADS_1


Tempat yang di pilih oleh Boy memang banyak pengunjung apalagi terdapat berbagai ruangan seperti karaoke keluarga maupun untuk yang berdua bersama pasangan telah tersedia, ada juga ruang bersantai serta tempat di atasnya terlihat sebuah pantai yang memiliki pemandangan sangat indah makanya cafe ini tidak pernah sepi di karenakan menu makanan yang di jual mereka terasa enak dan cocok di lidah pengunjung.


Kali ini Boy membawa Bram juga Ocha ke ruang santai sebab ia ingin menikmati hari liburnya dengan di temani senar gitarnya serta teman-temannya.


Saat ini mereka benar-benar menikmati hari santainya bahkan Bram sempat bertanya pada Ocha tentang Grace kenapa tidak ikut bersamanya lalu Ocha pun menjawab bahwa Grace memilki acaranya sendiri makanya Bram sedikit lesu karena tidak adanya Grace.


Bram terus melihat jam yang mengikat di pergelangan tangannya karena ia berniat untuk menghubungi Grace setelah pulang ke rumah namun Boy juga Ocha benar-benar sudah terbawa suasana sampai tak ingat pulang kalau bukan Bram yang terus mengajak mereka secara paksa dengan alasan ia sudah lelah mungkin keduanya tak ada niat untuk bergegas pulang.


"Bram, tumben kau cepat lelahnya?" tanya Boy setelah mereka berjalan menuju keluar dari cafe.


"Mau istirahat, besok juga sudah balik ke kampus. Apa kalian tidak merasa lelah dari tadi bernyanyi terus?" tanya Bram berkilah pula namun ia berusaha tak menunjukkannya.


"Hoam, mulai ngantuk gue!" Ocha nguap namun sesaat ia melebarkan matanya melihat Gibran yang berdiri terlihat mondar mandir memegang ponsel.


Ocha pun berlari secepat mungkin bahkan tak ada bicara apapun pada keduanya.


"Hoi, Itchi Ocha! kemana lo," teriak Boy yang heran melihat Ocha langsung pergi begitu saja.


^^^To be continued ^^^


^^^🍁 aiiWa 🍁^^^

__ADS_1


Jangan takut bila punya salah dan kekurangan, namun lebih buruk lagi bila tahu salah tetapi tidak memperbaikinya. ~ Grace Eloise.


__ADS_2