Istri Kecilku Istri Keduaku

Istri Kecilku Istri Keduaku
BAB 11


__ADS_3

Zahra memandang heran kedua gadus kecil ini, dimana orang tuanya.


" hai juga, kenalin nama tante Zahra " ucap Zahra


" nama aku Zain " ucap gadis yang memujinnya


" namaku Ghala " ucap gadis satunya lagi


" oh hai Ghala, hai Zain " ucap Zahra


" oh iya kenapa kau ingin memanggil aku ummu " uap Zahra lalu membawa kedua gadis tersebut kedalam pangkuannya


" tante tau, tante seperti ummu umarah yang sangat keren, sebab itu kami ingin memanggil tante dengan sebutan ummu " ucap gadis itu yang tak lain bernama Zain


" ohhh ternyata begitu, okelah tak apa apa " ucap Zahra dan tak lama kemudian


" hai sayang kalian dua kenaoa duduk dipangkuan tante Zahra, kan kalian berat " ucap Khawlah yang tak lain adalah mama dari kedua putri yang cantik itu


" ah tidah apa nyonya, tadi saya yang mengangkat mereka untuk duduk di pangkuan saya, oh yaudah saya permisi dulu yah " ucap Zahra


hari sudah sore Zahra memutuskan untuk pulang, Zahra melajukan kreta trailnya hingga ia pun sampai dirumah ia mandi lalu ia tidur.


_________^^^^^^^^^________


Pagi pagi jam 4 Zahra sudah sampai di hotel dan langsung di make up, hari ini Zahra akan ada pemotretan lalu sehabis isya' barulah ia akan jalan diatas panggung untuk memamerkan busana daerah dahulu barlah busana daerah mancanegara.


sekarang ini Zahra sedang berdiri dengan gaun berwarna gold panjang dengan penutup kepala yang sudah disampirman kebelakang menjadi pelengkap, ia berfoto dengan 2 gaya.


lalu ia berganti gaun lagi berwarna putih dan berfoto dengan 3 gaya, lalu ganti dengan warna merah dan berfoto dengan 1 gaya saja.


berfoto dengan 3 baju dan 6 gaya saja sudah 2 jam heh membuatnya menghela nafas kasar, lalu ia duduk istirahat dan saat waktunya makan siang pun ia makan di ruangannya.


Waktu tak berasa sudah malam Zahra sudah sekesai dihias menggunakan baju adat batak toba yang menjadi kebanggan kami orang batak. saat waktunya berjalan diatas panggung Zahra menjadi oembuma dan disusul oleh yang lainnya.



Zahra masuk dan berganti baju dengan baju adag korea dan setelah selesai pementasan baju daerah barulah pementasan baju adat mancanegara. saat tibanya Zahra masuk semua mata tertuju padanya lalu Zahra nasuk kedalam dan segera mengganti bajunya dengan hanbook yang kedua dan berjalan lagi begitu seterusnya saat ia berjalan dengan gaun khas kesultanan wanita ottoman. bahkan setelah itu diganti dengan gaun moder dan ya dia mementaskan 2 gaun



karna kecapean Zahrapun berakhir dengan menginap di hotel.

__ADS_1


_______^^^^^^^^^_______


waduh pagi yang terang sudah bersinar dan Zahra pun sudah siap dengan setelannya, ia melangkakkan kakinya keluar untuk sarapan pagi dan yap terlihat 2 curut sedang sarapan.


" gimana pementasan lo lancar " ucap Windj


" ya lancar la " ucap Zahra sambil memajan nasinya


" eh lihat nih video lo yang semalam jambak rambut tuh cewek viral banget di tik tok, lihat nih komennya " ucap Windi menscrool komenan yang ada ditiktok


" ini nih, cewek begini yang cocok hadi istrinya buaya, dijamin ngga kan ada pelakor yang mendekat "


" widihhh kalo model begini istrinya bisa bisa pelakornya disentil aja udah nelayang nyawanya "


" jadi cewek begini, lo ganas gue lebih ganas"


" harimau tidur dibangunin "


" eh kalau ngga salah kakak ini yang suka ketawa itu kan yang lrangbya humor banget, gila sih dia keren banget " begitulah komentar lara netizen yang memuji Zahra


" hahahha.....emang bener sih kalau lo punya suami ada pelakor yang terdeteksi auto mati tu pelakor " ucap Windi


" nona permisi, salah satu tamu dilantai VVIP ingin beryemu dengan anda dan anda disuruh ke kamarnya tamu itu Rashid " ucap pelayan tersebut


" ohhh oke saya akan kesana " ucap Zahra sambil bangkit dari tempat duduknya, Zahra pun berjalan dan sampai akhirnya tiba ia memencet bel kamar tersebut dan dibuka oleh seorang pria tampan yang dulu menjadi pria idamannya bahkan sampai sekarang.


" selsmat pagi tuan, ada apa ingin bertemu dengan saya pagi pagi begini " ucap Zahra dalam bahasa arab


" ehhh...silahkan masuk dahulu nona, tidak ebak berbicara di pintu seperti ini " ucap Rashid, Zahra dengan jantung yang sudah berdetak kencang tak beraturan pun mencoba untuk tenang dan duduk dengan elegan serta berbicara dengan nada dingin bukannada yang menjelaskan keaadaannya saat ini yang sedang was was.


" ehhh tuan dimana istri anda " ucapa Zahra denga was was


" ohh istri saya tadi pergi dengan Maryam dan anak anak untuk ke tempat rekreasi nona" ucap Rashud yang sudah duduk


" sebenarnya niat saya memanggil anda, saya ingin mengutarakan keinginan saya untuk meminang anda " ucap Rashid yang membuat jantung Zahra hampir copot


" sumpah demi apa ini dia minta gue nikah sama dia, yang benar aja masa aku nikah sama dia, bukan karna tua tapi ya kali dia mau sama saya yang bukan siapa siapa ini sedangkan beh dia sultan " bathin Zahra dalam hati


" tuan jangan bercanda, saya sedang serius disini untuk mendengarkan apa keinginan tuan atau keluhan tuan atas peayanan dan fasilitas yang kami sediakan di lantai kamar ini " ucap Zahra


" tapi nona sayangnya saat ini saya sedang serius bukan bercanda, kalau cuma untuk memberitahu atas pelayanan hotel kenapa tidak langsung dengan manager saja " ucap Rashid

__ADS_1


" iya juga ya, ehhhh tapi lo harus kuat ngga boleh lenah entar jangan jangan ini prank lagi kan ngga lucu gue ydah baper eh tau taunya prank " bathi Zahra


" dan juga anda tidak perlu bicara seformal dan sedingin itu apalagi cara duduk anda sudah seperti bertemu dengan klien saja, anda tahu. cara bicara anda sudah seperti cara bicara orang yang sedang menjawab pertannyaan interview kerja hahahaha.... " ucsp Rashid sambil tertawa terbahak bahak melihat gayanya Zahra, sementara Zahra yang ditertawakan pun hanya mencebik kesal, Rashid yang menyadarinya pun segera terdiam ia kicep.


" oke oke saya serus jadi maukah anda menikah dengan saya dengan menerima pinangan saya ini " ucap Rashid


" anda lucu sekali tuan, kita juga baru sekalu berjumoa dan anda sudah mau meminang saya, abda meminang saya atas dasar cinta atau hanya sekedar obsesi kekaguman anda saja " ucap Zahra


" dan juga anda itu mau ngeprank atau apa, masa iya ada cowok ngelamar begini, ngga lake cincin, udah ngga romantis ngga ada cincin la pulak " lanjut Zahra yang mencebik cara Rashid melamarnya


" ohhh begitu nona, kalau soal cincin tenang saya sudah siapkan anda tinggal terima saja, tapi kalau pun anda tak mau tetap harus mau atau..." ucap Rashid yang langsung dusela oleh Zahra


" atau apa" ucap Zahra sambil memajukan wajahnya dan Rashid semakin mendekat dan bahkan memegang pinggangnya Zahra


" atau kau akan keluar dari kamar ini dengan kaki yang tak bisa jalan, aku akan memakanmu " ucap Rashid


" heh saya tahu tuan, tuan hanya mengancam saja kan " ucap Zahra melipat tangannya di dada


" anda kira saya hanya mengancam saja mau saya buktikan, oke marilah dengan senang hati saya membuktikannya " ucap Rashid yang mendekatkan wajahnya ingin mencium Zahra dan langsung ditangkis wajahnya oleh Zahra.


" baiklah saya saya setuju " ucap zahra ditengah kegugupannya


" hemm gitu dong, ternyata singaku bisa jinak ya " ucap Rashid sambil memasangkan cincinya


" oke besok kau harus mau menghantarku untuk bertemu ayah dan keluargamu meminta restu, karna sebulan dari sekarang pernikahan akan dilaksanakan " ucap Rashid


" serterah dengan keinginan anda tuan " ucap Rashid


" aku tau kau belum ada perasaan kepadaku, tapi satu permintaan ku padamu, buatlah pernikahan ini seperti pernikahan impianmu berikan contoh gaun dan pesta seperti apa yang kau inginkan kepada Khawlah dan siapkanlah sendiri pernikahan ini semewah yang kau inginkan. dan aku, aku hanya akan menuruti seperti apa maumu kau ingat, kalau untuk bajuku itu gampang dan simple jadi sekarang persiapkanlah dengan bahagia " ucap Rashid sambil memegang tangannya Zahra


" aku mau kau yang tentukan tempatnya tuan " ucap Zahra


" ohh begitu, kalau itu sih aku sudah punya tempat impianku, aku ingin kita menikah di gedung burj al khalifa, tapi untuk tempat prewed kuserahlan padamu, jadi sekarang juga ajukan surat resign mu ke manager " ucap Rashid


" tapi..." ucap Zahra terpotong sebelum selesai


" kalau kau tak mau biar aku saja yang mengajukan nya ke managermu, aku ingin kau hanya fokus ke pernikahan kita tidak terbagi ke hal lain " ucap Rashid


Zahra hanya mengangguk lemah


" good girl " ucap Rashid

__ADS_1


__ADS_2