Istri Kecilku Istri Keduaku

Istri Kecilku Istri Keduaku
BAB 7


__ADS_3

Β 


mereka semua menyantap hidangan yang disiapkan oleh sang tuan rumah dengan lahap, ada yang makan di meja makan dan ada yang di ruang tamu, Zahra dan yang lainnya memakannya di ruang tamu dan yang buat yang lainnya maupun Zahra sendiri terkejut adalah Cha Eun Woo dan Rose berada di dekat Zahra.


Β 


kalau Cha Eun Woo tujuannya pingin dekat dekat dengan Zahra terus, berbeda dengan Rose ia mengincar jus nanasnya Zahra. bahkan Cha Eun woo sendiri juga terkejut karena si Rose bisa berada disampingnya Zahra, anggota blackpink yang sudah tahu niat bar bar nya Rose hanya bisa tertawa, dan benar saja tak berapa lama kemudian Rose pun mengeluarkan suara


" ehhmm nona bolehkah saya meminta minum anda, kelihatannya segar " ucap Rose sambil menyodorkan gelasnya agar diisi


" oh tentu ini " ucap Zahra sambil menuangkan minuman kedalam gelasnya Rose, Cah Eun Woo yang melihat hal itu pun dengan segera melakukan apa yang dilakukan Rose


" enak saja dia, main minta minta aja aku aja ragu, dasar si Rose bar bar " bathin Cha Eun Woo


" emm bolehkah saya juga memintanya nona, saya juga sedikit penasaran dengan rasanya, dan terlihat sangat segar " ucap Cha Eun Woo tapi tanpa menyodorkan gelasnya dan membuat Zahra bingung.


" tapi gelasnya mana tuan " ucap Zahra yang bingung karna Cha Eun Woo tak menyodorkan gelas padanya


" ehmmmm bolehkan saya meminjam gelas anda untuk merasakannya, gelas anda juga sudah berisi nona saya tidak apa meminum itu saja " ucap Cha Eun Woo dengan sedikit gugup

__ADS_1


" ye....dia sih ngga papa lah gue, gue antara ngga rela atau rela ini sekarang " bathin Zahra yang dengan terpaksa menyodorkan gelasnya yang sudah berisi kepada Cha Eun Woo untuk di minum. dan tak tanggung tanggung Cha Eun Woo menenggak habis minuman yang ada digelas Zahra tanpa bersisa yang membuat Zahra cengo plus heran karena Cha Eun Woo dengan tidak merasa jijik menenggaknya bahkan tak bersisa sedikitpun


setelah adegan yang membuat Zahra cengo, makan malam pun selesai mereka semua masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat Zahra masuk ke kamar bersama mamanya lalu membersihkan diri dan melakukan tradisi Fashial nya barulah ia tertidur sambil di elus elus rambutnya oleh mama Dina dan memeluk mamanya.


" beruntung sekali orang tua yang mempunyai anak seperti mu, hanya saja cara didik mereka yang salah sehingga membuatmu terlihat seperti anak yang kasar, padahal dirimu ibaratkan roti yang luarnya renyah tapi dalamnya sangat lumer nak, aku beruntung bisa bertemu denganmu meski aku tak seberuntung ibumu yang melahirkanmu, tapi aku sudah sangat bersyukur kepada tuhan karna kau mau memanggil ku mama, semoga kebahagian slalu menyertaimu anakku dan aku berharap kau nantinya busa mendapatka seorang pria yang akan menghidupkan jiwa superheromu kembali nak " bathin Bu Diba sambil memandai wajahnya Zahra sambil menangis yang sedari tadi diiringi lantunan takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri


_________πŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸŒΊπŸ’žπŸπŸπŸπŸ_______


Β 


pagi sudah tiba terligat seorang gadis sudah bersiap siap, ia hanya memakai baju muslim one set tapi lebih seperti baju khas pakistan yang juga satu set dengan celananya, Zahra dan mama Dina ke meja makan dan tentu saja semua makana sudah terhidang. Zahra dan mama Dina hanya makan sedikit lalu pergi jalan kaki ke Masjid.


Β 


" sudah tidak usah kau lihat, anggap saja mereka itu tak kasat mata oke sayang " bisik mama Dina


" oke ma " ucap Zahra yang melanjutkan jalannya sementara Windi berhenti untuk menghampiri mereka sebentar lalu menyusul ke dalam masjid.


dan sebenarnya mereka juga heran kenapa, Zahra bisa bersama dengan seorang wanita yang dikenal sebagai wanita terkaya itu.

__ADS_1


( sebenarnya Bu Dina dan Hendri iti berasal dari jakarta tapi mereka memilih ke medan untuk menenangkan diri mereka setelah kepergian ayahnya Hendri guys... )


setelah sholat Zahra dan Mama Dina pun pulang, Zahra langsung ke kamar untuk mengganti pakaiannya dengan gaun berwarna hijau mint dan rambut yang disanggul ala pengantin dengan rapi dan elok.


" hallo, udah sarapan semuanya " ucap mana Dina yang keluar dari kamarnya bersama Zahra yang sudah cantik dengan gaunnya.


" belum " ucap mereka semua secara serempak


" tapi ma sebelum kita makan lebih baik kita minta izin dulu ma " ucap Zahra


" iya deh "


karena Hendri yang lebih tua dari Zahra maka ia duluan lah yang mengawali barulah abis itu Zahra.


" ma, Zahra minta izin ya, Zahra minta maaf sama mama kalau ada kata kata Zahra selama ini yang buat mama sakit hati, buat mama jadi ngga enak karna perkataan Zahra yang mungkin kasar tanpa Zahra sadari, maaf kalau Zahra belum bisa jadi anak yang baik buat mama masih slalu ngerepotin mama, maaf juga karna Zahra kadang lupa untuk ngasih kabar ke mama yang terkesan melupakan mama maafin Zahra ya ma " ucap Zahra yang berjongkok sambil menundukkan kepalanya serta diiringi tangisan


" iya nak, Zahra selama ini ngga pernah buat mama merasa seperti itu, justru mama bersyukur karna punya anak seperti kamu, mama juga minta maaf kalau mama belum bisa jadi mama yang baik buat kalian " ucap bu Dina lalu mereka berpelukan sambil menangis.


setelah adegan mengharukan mereka pun makan lalu duduk diruang Tv. saat malam mereka ke teras depan untuk bernyanyi bersama sambil panggang panggang.

__ADS_1


#######


holla semua, salam dari amu GREEN RRR jangan lupa di vote komen and like ya guys.... maaf kalau typo masih bertebaran ya guys.


__ADS_2