Istri Kecilku Istri Keduaku

Istri Kecilku Istri Keduaku
BAB 33


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan selama 10 jam akhirnya pesawat pun mendarat dengan aman, terkendali dan selamat.


" tuan.....tuan bangunlah kita sudah mendarat dengan sampai di bandara tuan " ucap Sekretaris Edgar dengan nada yang sedikit keras. Rashid pun terbangun dan megerjapkan sembari mengucek ucek matanya.


" kita sudah sampai Edgar " ucap Rashid


" ya tuan kita sudah sampai " ucap Sekretaris Edgar. lalu Edgar berjalan menuju kearah Zahra dan berbicara dengan sedikit keras karena jika pakai suara normal takkan membuat Nyonya muda keluarga Al Ghurair itu terbangun.


" ayo Nyonya Zahra Al Ghurair bangunlah " ucap Edgar yang berdiri di tepi kursi Zahra


Zahra yang mendengar suara Edgar yang terasa sangat menggelegar ditelinganya itu pun terbangun dan matanya langsung tertuju pada satu orang lelaki dengan jas hitam rapihnya.


" apakah suaramu itu tidak bisa kau kecilkan sekretaris Edgar, suaramu hampir saja membuatku jadi tuli dan mengapa kau berdiri disitu sekretaris Edgar, duduklah , pesawat ini masih butuh waktu beberapa jam lagi untuk sampai jadi sebaiknya kau duduk atau mungkin tidur, kau akan lumpuh jika terus berdiri disitu Sekretaris Edgar " ucap Zahra dengan matanya yang meremang


" kita sudah sampai di Dubai nona jadi segeralah bangun, atau pinggang anda akan patah karena sudah berjam jam anda duduk disitu " ucap Sekretaris Edgar dengan nada datar .


tapi saat ia melihat Nyonya muda keluarga Al Ghurair itu bangkit dengan tulang ikut berbunyi saat Nyonya Mudanya itu meregangkan tubuhnya itu pun Edgar berusaha menahan tawanya.


Edgar tau itu rasanya ngilu, tapi ya mau gimana lagi, itu sudah menjadi resiko Nyonya Mudanya ini karena ngambek dan akhirnya terlalu gengsi untuk tidur satu ranjang dengan tuannya itu.


" kalau mau tertawa ya silahkan tertawa saja, tudak usah ditahan, dasar sekretaris luknut, senang diatas penderitaan orang, lihat saja kutandai wajahmu dan kugantung kau diatas gedung Burj Khalifa " ucap Zahra kesal dan dengan mata menyalang memandang Sekretaris suaminya itu.

__ADS_1


" kok sepertinya saya semakin bodoh, bisa bisanya saya mengganggu Jaguar yang sedang berada pada titik kemarahannya, semoga kesialanku tidak terlaksana hari ini, walaupun itu mustahil, sungguh malang nasib anakmu ini Mom, dikelilingi hewan buas sedangkan anakmu ini hanyalah seekor Rusa " ucap Edgar dalam hati, karena Edgar sudah tahu pasti watak Nyonya Muda yang satu ini jika sudah mengeluarkan kata kata ancaman sudah pasti ancaman itu akan terlaksana, walaupun mungkin dalam bentuk hal lain.


akhirnya sekretaris Edgar pun pergi menyusul sepasang suami istri tersebut yang sudah lebih duluan pergi meninggalkannya untuk turun dari pesawat tersebut.


sesampainya dibawah terlihat sebuah mobil Rolls Royce sudah disediakan dengan 2 mobil sebagai pawainya di depan maupun dibelakang.


Zahra berjalan menapaki satu persatu tangga pesawat dengan Rashid disampingnya lalu berjala menuju ke mobil. dan Mobil pun berjalan


" sayang kau masih marah denganku " ucap Rashid yang tak diperdulikan oleh Zahra dan dianggap sebagai udara AC yang lewat.


" ayolah yang aku mohon maafkan aku, aku berjanji takkan mengulangi kesalahan yang sama lagi " ucap Rashid sambil mengeluarkan air matanya dihadapan istrinya itu.


Zahra yang mendengar kata MOHON keluar dari mulut suaminya sontak saja membuat dirinya merasa menjadi wanita paling keras di dunia hingga suaminya pun memohon kepadanya. Zahra langsung menutup mulut suaminya itu.


kini setelah menempu perjalanan selam 28 menit merekapun sampai dikediaman Rashid. terlihat Khawlah bersama kelima anaknya menyambut Zahra dengan tawa yang mengembang.


Zahra yang melihat itu langsung turun begitu mobil terbuka dan berlari memeluk Khawlah hingga Khawlah memundurkan langkahnya karena terjangan Zahra sungguh kuat sekali.


" aku rindu kakak " ucapkan Zahra dan Khawlah hanya bisa mengelus lembut kepala Zahra


" aku pun juga merindukanmu, tapi apakah seorang anak sudah hadir disini Zahra, aku kembali merindukan suara bayi di rumah ini " ucap Khawlah. Rashud yang mendengar perkataan dari Khawlah hanya tersenyum smirk.

__ADS_1


" itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini Khawlah, sudah cukup lima anak ini yang menggangguku tanpa situasi, dan aku juga tak mau kehilangan istriku hanya karena seorang bayi " bathin Rashid tapi tanpa sadar sudah 2 kali ini selama berbubungan ia mengrluarkan bibit unggulnya itu dalam rahim sang istri.


" sudah sudah ayo masuk aku sudah suapjan sarapan untuk kita semua " ucap Khawlah


" oh iya Zahra besok aku akan pergi ke New York, untuk mewakili persusahaan, jadi aku mau titipkan anak anak kepadamu " ucap Khawlah saat berada di meha makan


" oh tentu kak, dengan senang hati aku menerimanya kak " ucap Zahra


hingga akhirnya mereka selesai sarapan Zahra dan Khawlah memilih bersantai di halaman belakang sambil bercerita sementara anak anak sudah diantar oleh Rashid ke sekolah rapi untuk anak pertamanya Humaid ia sudah naik mobil sendiri, secarakan Sultan bebas gitu loh.


" ohh iya Zahra maaf ya karena anak anak kau harus mempetcepat waktu berbulan madumu du Inggris " ucap Khawlah dengan penyesalan yang sungguh.


" hei kakak ini bicara apa sih, anak kalian adalah anakku juga, dan aku minta maaf karena sudah masuk kedalam rumah tangga kalian dan bila nanti aku membuat Rashid mulai berubah ke kakak mohon tegur aku, agar aku tak melewati batasanku sebagai yang kedua " ucap Zahra dengan nada sendu dan lirih.


Dahulu dia yang membenci orang ketiga dalam rumah tangga seseorang, tapi sekarang dialah yang berada diposisi itu. tekadang Zahra merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia karena bersuamikan seirang Rashid yang nyaris sempurna di mata seluruh orang baik muda mudi, orang tua dan anak anak sekalipun tapi disaat ia sedang terbang tinggi mengingat semua itu ia pun juga jatuh seketika ke dasar dengan kuat dan keras bila ia ingat dia itu istri kedua.


sampai kapanpun ia hanya istri kedua dan takkan pernah berubah, dimana apa yang saat ini dimiliki hanyalah atas kerelaan dari sang istri pertama dan sampai kapanpun ia takkan pernah bisa berada diatas istri pertama tapi akan selalu berada dibawah sang istri pertama, itulah hukum alam sang istri kedua jadi saat ini Zahra punya pemikiran dan kata kata untul istri kedua.


* KALIAN PARA ISTRI KEDUA ATAUPUN KETIGA DAN SETERUSNYA JANGAN PERNAH MERASA BAHWA KALIAN YANG PALING BERHAK LANTARAN KARENA KALIAN IA RELA MENGORBANKAN PERASAAN ISTRI SAN ANAKNYA HANYA DEMI MENIKAHIMU, JANGAN PERNAH BERFIKIR SEPERTI INI *


* KARENA PEMIKIRAN ITU SALAH, JUSTRU KALIAN PARA ISTRI KEDUA ITU SADAR, JIKA PERASAAN WANITA YANG SUDAH LAMA MENEMANI DAN SETIA MENGURUSI BAHKAN MEMBERI MEREKA ANAK RELA MEREKA KORBANKAN, APALAGI KAMU YANG HANYA ORANG BARU DI KEHIDUPANNYA SANGAT KECIL PERTIMBANGANYA UNTUK MEMPERTAHANKAN KALIAN "

__ADS_1


## DAN AKU MENYESAL KARENA AKU MENJADI ISTRINYA, TAPI APALAH DAYAKU AKU SUDAH TERLANJUR TANPA BISA MENOLAK ##


- Aulia Azahra Adijaya Sinaga ❤❤


__ADS_2