Istri Kecilku Istri Keduaku

Istri Kecilku Istri Keduaku
BAB 35


__ADS_3

dan kini Sekretaris Edgar yang tampan terkenal dingin, berkharisma dan berwibawa dengan muka garangnya yang khas, kini itu sudah tak ada, kini Sekretaris itu sudah kehilangan harga dirinya dihadapan atasan dan seluruh bawahan rumah karena Nyonya mudanya ini


" ya Allah apa salah hamba sehingga harus diberikan cobaan yang begitu berat dan bertubi tubi ini ya Allah, hilang sudah harga diri hamba karena makhluk ciptaanmu yang berjenis wanita ini ya Allah " bathin Edgar dalam hati meratapi penampilannya yang sekarang sudah seperti banci kelas kakap


gimana tidak, Nyonya mudanya ini menyuruh dirinya untuk memakai gaun malam dengan belah samping yang begitu tinggi ditambah pakai wig plus Make up dan sekarang dirinya sudah menyerupai Banci kelas kakap, bahkan ia di Make up oleh MUA


" gila, loh cantik bener Sekretaris Edgar, saya yang cewek meringis loh melihatnya insecure saya, bisa bisa nanti suamiku akan jatuh cinta jika melihatmu " ucap Zahra sambil mencubit pipi Sekretaris Edgar yang sudah cemberut dibuatnya


" sayang apa kau kira seleraku serendah itu hingga aku menyukai Sekretarisku ini yang sudah menyerupai banci Club kelas kakap " ucap Rashid sambil merangkul istrinya


" ini baru hukuman yang pertama sedangkan kesalahanmu ada 2 dan hukaman untuk yang kedua aku mau kau berpenampilan seperti ini sampai nanti malam dan ya kau bebas mengerjakan aktivitasmu membantu suamiku dikantor ataupun yang lain itu terserah olehmu tapi ingat sampai malam, jika kau melanggarnya kupastikan kau akan mendapatkan hal yang lebih parah dari ini " ucap Zahra dengan mata sinisnya


" siap Nyonya muda " ucap Sekretaris Edgar dengan lirih


dan akhirnya Seretaris tampan nan berwibawa itupun harus menahan malunya saat berjumpa dengan para bawahannya.


mana mungkin dirinya bisa melalaikan peekerjaannya ini barang satu haripun, jika itu terjadi sudah bisa dipastikan esok hari ia sudah akan menjadi gembel di jalanan sana


satu hari berasa satu tahun bagi Sekretaris Edgar, jujur ia lebih memilih untuk berperang dengan 2 Harimau liar dibandingkan dengan Nyonya Mudanya itu yang seperti jaguar sangar tapi menyamar sebagai kucing Anggora. satu kata untuk hari ini yaitu MENYEBALKAN


masa hukuman telah berlalu tapi kejadian semalam masih sangat melekat bagi mereka yang melihat Sekretaris dingin, kejam, sangar, berwibawa dan berkharisma ini menggunakan gaun malam dengan belahan tinggi, walau kini hari sudah berganti dengan sang surya yang akan kembali menemani para umat manusia yang menduduki bumi untuk melakukan kegiatannya.


dibagian bumi lain tepatnya dikediaman Rashid al Ghurair terlihat seorang wanita muda tengah sibuk membangunkan anak anaknya untuk bersiap pergi kesekolah.


Zahra masuk ke kamar anak lelakinya itu dan membuat silau anaknya yang sedang tertidur

__ADS_1


" aduh Ummu silau, tutup dong aku masih ngantuk Ummu " ucap Humaid sambil menutupi matanya dari sinar matahari


" no sekarang ayo Humaid bangun lah, hari ini kau harus sekolah, ayo cepat bangun, ayo Humaid " ucap Zahra seraya menggoyangkan tubuh anak lelakinya yang berusia 15 tahun itu


" sebentar Ummu, 5 menit lagi " ucap Humaid seraya membalikkan badanya membelakangi Zahra


" tidak Humaid tidak ada kata 5 menit lagi, ayo bangkit dan pergi mandi atau mau Ummu siram pakai air ayo cepet bangun " ucap Zahra dengan garang. Humaid yang mendengar kata kata Ummunya yang sudah tidak bersahabat lagi segera bangkit dan bangun dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi.


lalu lanjut Zahra membuka pintu kamar selanjutnya yang berisi 2 orang anak lelaki yang berusia 11 tahun tengah tertidur lelap.


" ayo bangun Muhammad Abdullah, Ayo cepat bangun " teriak Zahra di dekat kedua anak lekaki itu, dan kedua anak lelaki itu pun terlonjak kaget mendengar teriakan dari Zahra yang begitu nayaring hingga mereka menutup telinga mereka dengan bantal


" sebentar Ummu aku masih sangat mengantuk aku sungguh benar benar tak sanggup untuk membuka mataku Ummu " ucap Kedua anak itu


" tidak ada kata sebentar ayo cepat bangun atau hari ini tidak akan ada jatah game bagi kalian berdua " ancaman Zahra begitu manjur hingha kedua sepasang anak kembar tak seiras itupun bangkit dan pergi menuju ke kamar mandi.


" auhh silau " ucap Ghala


" sayang Ghala Zain ayo bangun, hari kalian sekolah bukan " ucap Zahra dengan lembut sambil membelai lembut kepala kedua anak tersebut


" iya Ummu " ucao Ghala dan Zain sambil mengerjapkan matanya berkali kali untuk menyesuaikan dengan cahaya kamar.


Zahra membawa kedua anak wanitanya itu dan memandikan lalu memakaikan baju kedua anak itu dan menguncir rambut kedua anak itu. Zahra sudah seperti super Mom menggantikan Khawlah yang berankat ke New York tadi malam bahkan sekarang ini ia hanya mengenakan daster rumahan lengkap dengan rambut yang dicepol.


saat ini ia tengah berada diruang makan dan bersama kedua anak wanitanya yang tengah sarapan dan tak lama ketiga anak lelakinya pun datang tapi ada yang kutrang dari seragam ketiga anak lelakinya itu, yap yang kurang adalah dasi.

__ADS_1


" kemana dasi kalian " ymtanya Zahra dan dengan Santai ketiga anak lelakinya itu mengangkat tangan mereka


" ohh sudahlah kalian sarapan dahulu, Ummu ingin memanggil Daddy kalian dahulu " ucap Zahra, baru saja Zahra ingin melangkah netranya sudah mendapati suaminya turun dari tangga .


( lucu kan panggilannya )


setelah sarapan Zahra dengan segera memasangkan dasi untuk ketiga anak lelakinya ini, setelah itu barulah ia menghantar keliama anak itu kesekolahnya masing masing.


siang ini setelah Zahra memasak Zahra dengan cepat kekantor suaminya itu dan menitipkannya pada sekretaris suaminya yang masih saja memandangnya sinis. lalu bergegas pergi untuk menjemput kelima anaknya. setelah sampai dirumah dengan segera Zahra menyuruh ketiga anak lelakinya untuk mengganti pakaiannya sementara Zahra akan mengurus kedua anak wanitanya ini. dan saat ini mereka semua tengah duduk bersama di gazebo taman dengan tas mereka.


" ayo keluarkan buku kalian biar Ummu lihat apakah ada PR dari guru yang harus kalian selesaikan " ucap Zahra dan dengan serempak mereka semua mengeluarkan buku mereka yang ada didalam tas. dan Zahra memulai memeriksanya dari Humaid, lalu ke semua anaknya.


" lumayan banya juga PR kalian ya tapi ngga masalah, kita kerjakan sekarang aja lalu kalian boleh main setelah itu sore kita jalan jalan gimana setuju " ucap Zahra


( ini dalam bahasa arab ya guys )


" setuju ummu " ucap Humaid


" tapi khusus teruntuk kamu Humaid, Ummu bebeskan, kamu mau tidur atau mau latihan yang lain ataupun melakukan aktivitas lainnya, karena kamu udah besar udah SMA jadi ngga pantas kalau ummu atur kamu seperti itu " ucap Zahra yang sadar bahwa anak lelaki pertama dari suaminya ini sudah remaja bukan anak anak lagi


" tidak masalah Ummu aku suka akan hal itu " ucap Humaid


" oh iya nanti malm sehabis isya' guru les bahasa kalian akan datang " ucap Zahra


" lalu kuota 1 jam game kami gimana Ummu" tanya Abdullah.

__ADS_1


" kalian dapat kuota game dari habis Ashar hingga jam 6 " ucap Zahra, lalu dilanjutkan mengerjakan PR.


__ADS_2