Istri Kecilku Istri Keduaku

Istri Kecilku Istri Keduaku
BAB 3


__ADS_3

" kau tak tau Win rasanya sakit, semenjak perceraian orang tuaku, aku hanya dipandang sebelah mata, mereka terus menghinaku mereka hina orang tuaku hanya karena perceraian yang terjadi, aku merasakan dibanting dari ketinggian yang saat tinggi aku merasakan semuanya remuk mentalku remuk, hatiku remuk, aku slalu menangisi takdir yang Allah buat untukku yang tak pernah sekalipun manis mereka terus menekan mental ku dengan kata-kata mereka, dan sampai pada puncakya tuhan mengambil adikku Win hiks.....hiks..... aku serasa ingin mati aku ngga tau aku harus sukses untuk siapa, aku ngga tau hasil kerja keras ku ini untuk siapa, aku sudah hancur saat itu juga Win aku sudah rusak semua mentalku sudah terlalu down " ucap Zahra dengan air mata yang terus meleleh tak terbendung sementara Windi terus mengusapnya.


" udah Zar aku tau, tapi ingat kau harus lupakan itu kau harus bangkit, kau buktikan pada mereka kalau kau itu bisa tanpa mereka dan kau harus sukses agar mereka ataupun orang lain yang pernah memandangmu sebagai kerikil pengganggu kini memandangmu sebagai berlian yang melengkapi keindahan sebuah emas yang telah dirangkai, jika mereka memandangmu sebelah mata dan kehadiranmu tak dibutuhkan aku yakin suatu saat nanti akan ada orang yang akan memandangmu bak berlian "


" iya betul itu Zahra kata Windi contohnya aku, aku memandangmu sebagai cahayaku yang akan terus menjadi penyemangat pagiku sebagai adikku, jadi sudah sekarang tidak usah nangis lagi oke cup...cup..cup " ucap Hendri sambil mengelus pucuk kepala


Zahra.


Akhirnya Zahra bisa tenang dan meredakan tangisnya karena mengingat masa lalu yang kelam itu.


Zahra sholat Zuhur untuk menenangkan dirinya, barulah ia makan siang dan kali ini waktu sudah sore , sudah waktunya orang lain semua pulang , Zahra sudah siap dia sudah berganti dengan Hoodie, celana jeans dan topi yang sudah merekat di kepalanya.


Dan saat ia berjalan ada seekor anjing lucu yang mirip dengan anjing salah satu member BTS yaitu V atau namanya kalau ngx salah Yeontan, sebenarnya Zahra ingin meninggalkan anjing itu tapi sialnya anjing itu malah mendekatinya yang membuat Zahra ketakutan dan berlari tanpa dia sadari ia menabrak seseorang


BRUKKK


Zahra dengan sepontan meloncat dan memeluk orang yang ia tabrak dan tak lama kemudian terdengar suara seseorang memanggil anjing itu.


" hei yeontan iliwa ttwiji mallago haessjanh-a honja nagaji ma ( hey yeontan kemarilah, sudah kubilang jangan lari, jangan keluar sendiri ) " ucap seorang lelaki sambil berlari yang tak lain adalah Kim Taehyung


" haiss dangsin-eun geuleul yeontan-eul musuowo ( haiss kau membuatnya takut yeontan ) " ucap seorang lelaki yang sedang aku peluk


" do you feel very comfortable hugging my body miss ( apakah kau merasa sangat nyaman memeluk tubuhku nona )" lanjutnya lelaki itu yang tak lain adalah Cha Eun Woo


yang membuat ku tersentak kaget dan melepaskan pelukanku


" ah.. i'm sorry sir," ucapku sambil berlalu pergi karna malu aku mulai keparkiran dimana keretaku berada kulihat dia masih melihatku aku hanya menampilkan senyumku padanya dan berlalu pergi ku gas kretaku dengan kecepatan normal sedikit kencang.


" ah ternyata dia keren sekali, lihat dia bisa menaiki mltor sport laki-laki yang jarang wanita korea bisa menarik sekali dia" bathin Cha Eun Woo


dipagi harinya Zahra sudah bersiap-siap untuk pergi, seperti biasa dia sudah menyiapkan bajunya dan kali ini dia sudah sarapan dirumah, Zahra melajukan motornya dengan membonceng Windi dan membelah jalan raya yang masih sedikit lenggang .


Zahra masuk keruangannya dan mengganti bajunya barulah ia mulai bekerja di depan layar komputer. dan tanpa terasa siang sudah datang dan waktunya makan siang


" woy Zar makan siang yok " ajak Windi


" iya bentar napa kan lo liat gue lagi beresin meja gue "


" yaudah ayok " lanjut Zahra mereka berjalan menuju ke kantin


" hay guys lo udah pesan belum, biar hue traktir " ucap Hendri


" belum tu pas banget loh Hen datang, gue pesan steak sama jus jeruk aja " ucap windi dan dicatat oleh Writer

__ADS_1


" kalau gue nasi, cumi goreng dan jus semangka " ucao Zahra


" kakau aku samakan aja sama Zahra mbak " ucap Hendri


" oke tunggu sebentar ya "


" iya mbak "


Β 


dan tak lama kemudian masakannya pun datang dan merekapun menyantapnya dan tak teraaa waktu sore tiba Zahra dan Windi pun pulang.


Β 


Hari ini Zahra pagi-pagi sudah dipanggil untuk keruangan maneger ntah ada masalah apapun iya tak tahu


" selamat pagi pak Hendri ada apa ya bapak panggil saya keruangan bapak apa saya ada mekakukan sesuatu yang membuat bapak marah atau tidak sesuai aturan yang diterapkan hotel " ucap Zahra


" bukan itu tapi, tentang rencana kepergian kita pada hari raya yaitu pergi kerumahku dengan para tamu dari laintai VVIP " ucap Hendri


" Iya pak saya tahu kita bakal kesana, apakah ada kendala pak" ucap Zahra


" bukan tapi salah satu tamu VVIP memintamu menjadi pasangannya saat pergi kesana nanti gimana kamu mau ngga, kalau tidak itu pasti akan mencoreng kuantitas hotel dan itu akan membuat orang penting lainnya ragu untuk menginap disini, kau tau kan sekali kita melakukan kesalahan walaupun itu kesalahan kecil itu bisa berakibat fatal " ucap Hendri dengan serius


" itu aktor Cha Eun Woo yang minta "


" hufffhhh... bilang lah padanya aku mau "


" oke " setelah itupun Zahra keluar dari ruangan manager


FLASHBACK OF:


hari itu saat Hendri sedang bersiap-siap untuk pulang, tiba-tiba pintu ruangannya diketuk.


" masuk " ucap Hendri dari dalam


" eh selamat sore, boleh saya meminta waktu anda sebentar sebelum anda pulang, ada yang ingin saya sampaikan " ucap seorang lelaki yang tak lain adalah Cha Eun Woo


" ah iya iya boleh silahkan duduk, apa yang ingin anda sampaikan "


" ehmm... begini ini mengenai undangan anda untuk datang kerumah anda pada hari besar di agama anda, kami semua memang sudah setuju tapi saya ingin saya satu kendaraan dengan salah satu karyawan anda yang bernama Zahra gimana "


" ehmmn... tentu saja boleh "

__ADS_1


" ya sudah kalau begitu saya permisi dulu terima kasih atas waktu anda " ucapnya sambil berlalu pergi


( dalam bahasa inggris ya guys )


FLASHBACK ON


Zahra sedang makan siang sekarang bersama Windi dan Hendri


" eh Win kau nanti bareng siapa pergi kesana" ucap Zahra


" ya tentu saja bateng ayang beb gue dong emang elo mau sama siapa, jugakan biasanya elo bareng pak Hendri "


" kali ini ngga, dia barengan sama Cha Eun Woo " ucap Hendri


" OMG lo serius pak Hen dia bareng idol kpop" ucap Windi dengan histeris yang membuat semua orang menoleh kearah mereka


" ihhhh..lo heboh bet dah Win ngga malu lo teriak gitu mana sambil berdiri lagi, duduk lo no lo dilihatin orang tu " ucap Zahra


" hehehe... sorry gue terkejut Zar "


" iya gue ama tuh orang " ucap Zahra


setelah selesai makan mereka kembali bekerja semua, sementara Zahra duduk dikursi kebesarannya sambil memutar-mutar bolpoin ditangannya


" masa iya gue ketempat pak Hendri nanti sama tu cowok, ya berarti hancur dong rencana gue untuk pergi belakangan biar bisa balapan, mana dapat kesempatan cuma sekali lagi kepelosok yang jalannya cocok untuk uji adrenalin dan keahlian gue naik kreta trail lah tapi sekarang apa ini gue disuruh boncengan ama tuh cowok ihh.... nyebelin amat sih tu cowok, pengen gue tampuk deh mukanya " bathin Zahra yang kesal karna rencananya gagal


tak sadar karna dari tadi sibuk mengumpati Cha Eun Woo yang sudah nembuat rencananya gagal pun tak sadar kalau hari sudah sore dan sudah waktunya pulang tapi ia masih belum siap-siap.


" woy lu ngapain aja sih dari tadi gue udah nungguin di lobby hotel sampe bekarat lah lo disini masih duduk-duduk santuy "


" emang jam berapa sih lo udah heboh mau pulag aja "


" eh setan in udah jam 18.00 orang udah pulang dari satu jam yang lalu "


" astagfirullah gak sadar gue udah jam segitu sorry lah ya "


dan akhirnya mereka keluar dari ruangan Zahra menuju ke lift lantai dasar dan pulang


########


Β 


salam dari aku Green RRR maaf ya kalau ada kesalahan penulisan kata dan kesamaan tokoh ini hanya kisah fiktif belaka, yang aku karang sendiri karna kegabutankuπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜Šβ˜ΉπŸ–πŸ–πŸ–πŸ–πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


Β 


__ADS_2