ISTRI TANGGUH

ISTRI TANGGUH
Kacau


__ADS_3

Tak butuh waktu lama, Juna pun berhasil mendapatkan identitas ketiga perempuan yang mencoba menyakiti istri bosnya. Ia pun segera melaporkannya pada sang bos. Gemilang menyeringai saat berhasil mendapatkan identitas para pelaku kejahatan pada istrinya. Ia tak akan tinggal diam. Tak ada ampun bagi mereka yang mencoba menyakiti orang-orang terkasihnya terlebih itu sang istri. Meskipun dalam video dapat ia lihat Mazaya dapat melawan ketiga orang itu, tapi tetap saja itu tak cukup. Ia harus memberikan efek jera pada ketiga orang itu agar tidak bersikap dan berlaku semaunya.


Ternyata dari ketiga orang itu, dua diantaranya memiliki kerja sama dengan perusahaan Gemilang, sedangkan satu lagi sedang dalam pengajuan proposal. Gemilang yang memang orangnya keras dan tanpa ampun pun segera mengambil tindakan. Ia tak segan-segan memutuskan kerja samanya dengan kedua perusahaan yang skalanya masih di bawah perusahaannya itu dan menolak mentah-mentah proposal kerja sama dari satunya.


Kedua koleganya pun benar-benar terkejut atas pemutusan kerja sama sepihak tersebut. Tiada angin, tiada hujan, CEO CB Group itu memutuskan kerja sama tanpa menjelaskan alasannya. Terang saja mereka mempertanyakan alasannya. Dengan rahang mengeras kedua pemimpin perusahaan itu mendatangkan CB Group keesokan harinya, tapi yang dicari ternyata sedang dalam penerbangan menuju pulau Maldives. Jelas saja mereka meradang.


Juna selaku wakil Gemilang pun segera menyambut kedua orang itu dan menjelaskan alasannya. Sontak saja mereka membelalakkan matanya saat tahu perempuan yang anak mereka ganggu merupakan istri dari Gemilang Cakrabuana, CEO CB Group. Sudahlah mereka malu karena perbuatan putri mereka, lalu kini mereka harus menanggung kerugian yang luar biasa besar karena perbuatan putri mereka.


Plakkkk ...


Sebuah tamparan mendarat di pipi Firly membuat gadis itu shock sebab ini merupakan pertama kalinya ia mendapatkan tamparan dari orang tuanya sendiri terlebih ayahnya yang selama ini selalu diam saat ia membuat kekacauan. Bahkan nyaris setiap ia membuat kekacauan, ayah dan ibunya tak segan-segan menggelontorkan uang yang cukup banyak untuk menyelesaikan urusannya. Hal tersebut lah yang membuat dirinya semakin semena-mena terhadap orang lain. Ia terlalu dimanja oleh kedua orang tuanya, begitu pula dengan kedua teman lainnya.


"Pa," pekik ibu Firly terkejut saat sang suami menampar putri sulung mereka dengan begitu kencang.


"Pa, kenapa papa tiba-tiba tampar Firly?" pekik Firly dengan berlinang air mata.


"Iya, pa, apa salah Firly? Kenapa papa datang-datang langsung menampar Firly?" Timpal ibunya.


"Kau tanya apa salahmu anak kurang ajar?" Bentak ayahnya murka. Lalu ia mengarahkan pandangannya pada sang istri yang matanya telah memerah, "tanyakan pada putri kesayangan mu itu apa yang sudah dia lakukan? Gara-gara kebodohannya telah mencoba mengganggu istri dari CEO CB Group, perusahaan kita terancam bangkrut. Kita rugi besar. Mereka membatalkan kerja sama dengan perusahaan kita. Kau tahu, kita rugi besar. Semua gara-gara anak tak berguna ini. Semua gara-gara kamu yang terlalu memanjakan Firly. Dari kecil selalu saja membuat ulah dan kini apa yang dia lakukan berakibat fatal. Semua hancur. Kau tahu, hancur. Nama baik keluarga kita sudah hancur karena ulahnya. Videonya viral lalu kini perusahaan kita ... Aaargh ... "


"Papa ... " Pekik Firly dan ibunya bersamaan saat melihat sang suami tampak kesakitan sambil memegang dadanya.

__ADS_1


Firly pun memeriksa denyut nadi papanya, matanya terbelalak, "ma, kita harus segera membawa papa ke rumah sakit." Ucapnya Firly panik. Ibu Firly sontak linglung mendapati keadaan suaminya yang tidak baik-baik saja. Ia hanya mengangguk, tapi tidak tahu harus melakukan apa. Mungkin karena efek serangan panik membuat ibunya tak mampu berpikir jernih. Firly pun berteriak memanggil art di rumahnya untuk membantu memapah sang ayah ke mobilnya. Setelahnya ia membawa sang ayah ke rumah sakit.


Tak jauh berbeda dengan apa yang dialami Firly, orang tua kedua temannya pun hampir mengalami hal yang sama. Mereka murka dengan perbuatan anaknya yang bersikap semaunya tanpa berpikir akibatnya. Lantas mereka memerintahkan anaknya untuk meminta maaf pada Mazaya dan Gemilang, tapi sayang yang dicari kini sedang duduk manis di dalam private jet menuju ke Pulau Maldives.


...****...


Di lain tempat, Windy sedang ingin makan masakan Jepang. Karena Willy sedang ada pertemuan dengan klien menggantikan Mazaya, Windy pun memilih pergi sendiri ke salah satu restoran Jepang yang ada di Angkasa Mall.


Windy menikmati makan siangnya dengan lahap dan santai hingga tak terasa semua menu yang terhidang nyaris tandas. Selesai makan, ia pun segera membayar dan bergegas kembali ke kantor. Namun baru saja keluar dari pintu masuk restoran, ia tanpa sengaja berpapasan dengan orang yang sangat ia benci.


"Heh anak haram, ngapain loe di sini?" Tanya seorang gadis dengan bernada mengejek. Ia sepertinya juga ingin makan masakan Jepang di sana. Ia pun seorang diri sama seperti Windy. "Wah, habis makan di sini? Banyak duit loe? Duit dari mana tuh? Apa hasil jual diri sama kayak ... "


Greppp ...


"Jaga ucapan loe! Ibu gue bukan perempuan murahan kayak loe yang demi uang rela jadi sugar baby pria tua bangkotan berperut buncit!" Desis Windy di telinga Weni membuat perempuan muda itu mendadak pias karena rahasianya ternyata telah diketahui Windy.


"Jangan sembarang bicara! Gue nggak seperti itu. Jangan asal tuduh. Jangan maling teriak maling. Dasar jalaang!" Kilah Weni dengan suara meninggi. Sengaja ia seperti itu agar didengar orang-orang.


"Asal tuduh? Apa perlu Gue kirim bukti-bukti hubungan terlarang loe sama si tua bangkotan itu ke ayah, ibu kesayangan elo, dan istri laki-laki itu?" Ucap Windy sambil menyeringai.


"Bu-bukti?" Cicit Weni merasa khawatir.

__ADS_1


"Ya, bukti. Gue punya banyak buktinya. Ternyata putri kesayangan dan kebanggaan Nyonya Riana dan tuan Warsito benar-benar hebat, bisa berhubungan dengan banyak laki-laki, tapi sayangnya semua laki-laki itu pria tua bangkotan. Bahkan hampir semuanya sudah memiliki cucu. Hahaha ... Bahkan cabe-cabean pun milih yang seumuran, tapi loe ... lebih memilih jadi simpanan laki-laki tua bau tanah. Ish ... menjijikkan!" Ejek Windy tak peduli banyak yang mendengar, terserah pikirnya. Weni pun sudah bersikap seenaknya, maka kini giliran dia yang membalas.


"Nggak. Gue nggak gitu. Jangan nuduh semba-,"


"Baby, kamu kenapa?" tiba-tiba ada seorang pria tua menghampiri Weni dan langsung merangkulnya tanpa memperhatikan situasi yang sedang kacau.


Sontak saja adegan mesra tersebut memancing sorakan para penonton dadakan. Mereka pun merekam segala kejadian langka yang baru saja terjadi itu. Di saat bersamaan ada seorang wanita yang masih tampak awet muda menghampiri keduanya.


"Oh jadi ini simpanan, papi? Bagus ya. Ternyata papi diam-diam selingkuh di belakang mami? Dasar laki-laki tak tahu diri. Sudah bau tanah aja masih aja bertingkah. Dan kau ... dasar jalaang. Tak tahu malu. Tak tahu diri. Apa laki-laki seumuran mu di dunia ini sudah habis hah sampai kau mau-maunya jadi simpanan pria tua seperti ini?" teriak wanita itu membuat kerumunan makin ramai.


Wanita tua itu tidak datang sendiri, tapi dengan kedua putrinya yang telah dewasa. Mereka yang tak terima ayah mereka berselingkuh dengan daun muda lantas menjambak rambut Weni. Weni berteriak meminta ampun tak dipedulikan orang-orang.


Weni juga meminta tolong Windy, tapi karena Windy yang begitu membenci Weni membuatnya tak peduli. Rasa sakitnya atas perlakuan ibu dan dirinya pada dirinya, Willy, dan mendiang ibunya membuatnya begitu membenci perempuan itu. Windy pun segera pergi dari sana dengan acuh tak acuh. Semoga saja kejadian ini segera viral jadi ia tak perlu bersusah payah memberitahukan kelakuan Weni pada kedua orang tuanya.


Sementara itu, di private jet, Gemilang memanfaatkan waktunya untuk menceritakan bagaimana pertemuannya dengan Carla dahulu. Ia juga menceritakan kronologis ia bisa menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya itu. Semua tak lebih karena rasa bersalah.


Memang kecelakaan itu bukan murni kesalahannya, tapi melihat kondisi Carla saat itu menimbulkan rasa iba hingga akhirnya ia memberikan kesempatan pada Carla untuk menjadi kekasihnya. Ia juga mempekerjakan Carla sebagai sekretaris agar bisa mengontrol kesehatan dirinya tanpa Gemilang ketahui sebenarnya saat itu Carla hanya berpura-pura depresi. Semua tak lepas dari bantuan Antonio.


Mengetahui pria yang menabrak tunangannya merupakan pria kaya raya, membuat Carla dan Antonio membuat rencana licik untuk menjeratnya. Apalagi saat itu bisnis hotel Antonio sedang terancam bangkrut karena kondisi keuangan yang tidak stabil. Tanpa sepengetahuan Maria, Antonio menggunakan uang hotel untuk membangun bisnis barang haram di lantai bawah. Dan berkat suntikan dana dari Gemilang, akhirnya keadaan keuangan menjadi stabil dan terhindar dari kebangkrutan.


...***...

__ADS_1


...HAPPY READING. 🥰🥰🥰...


__ADS_2