ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN

ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN
Chapter-25


__ADS_3

Rubby pov


pagi ini aku kembali ke cafe,sebelum nya sudah beberapa hari aku di rumah, kini aku sedang berada dalam ruanganku mengcek beberapa pembukuan yang di berikan oleh santi tadi pada ku, aku juga sempat berpesan sama santi jika ada yang mencariku bilang saja aku sedang tidak terima tamu.


sekitar 2 jam aku bergelut dengan pekerjaanku yang membuat semua otot ku kaku.


"akhirnya.... selesai juga..Ya allah capek banget" aku baru bisa bernafas lega saat semua pekerjaan ku selesai dan aku merenggangkan otot otot jari dan badaku yang sempat kaku.


kulihat ke arah jam yang ada di dinding ruangan ku, menunjukkan pukul 12:15 menit, pantas saja perutku sudah minta untuk di isi teryata udah siang, namun sebelum aku keluar untuk mencari makan, aku menuju keruang yang bersebelahan dengan ruanganku untuk sholat, sekitar 20 menit aku selesai dengan sholat ku.


aku pun keluar dari ruang sholat, aku turun kebawah namun saat kakiku baru saja menyentuh lantai bawah, ku lihat seorang anak kecil yang tak asing bagiku berlari kerahku, yaa....dia adalah syifa atau lebih akrab di panggil fafa.


aku tersenyum ke arah anak itu,ia memanggil namaku hingga semua pengunjung di sana melihat kearah kami, ku rentangkan kedua tanganku lebar lebar ke arahnya dan ia langsung melompat dalam pelukanku.


"tante.. ruby....."


"Hei..tante kan pernah bilang.. kalau kita bertemu dengan seseorang kita harus apa terlebih dulu hem.." ucap ku melepas pelukannya dan mencoel hidung mamcungnya itu.


"heheh.. fafa lupa tante, assalamu'alaikum tante ruby...." ujar gadis kecil itu sambil mencium telapak tanganku.


aku terkekeh melihat tinggkahnya ini, "uuuhh,, sangat mengemaskan" batin ku.


"wa'alaikumsalam fafa cantik..." balasku langsung ku rengkuh tubuh kecilnya itu kedalam gendongan ku, ku anggakat tubuhnya ia mengaitkan kedua tangannya pada leherku.


"tante.. fafa kangeeeeenn....banget sama tante ruby.." ujarnya memperlihatkan deretan gigi putihnya yang rapi.


"Benarkah..??? tante juga kangen banget tau sama fafa" jawab ku membalas senyumnya.


karna asik melepas rindu, hingga kami tak sadar ada seorang wanita paruh baya yang sedang memperhatikan kami dari salah satu meja pengunjung, ia terlihat tersenyum.


"Oya sayang... kamu sama siapa ke sini..?" tanya ku, ku lihat kesemua meja pengunjung namun tak ada brian di sana, lalu dengan siapa syifa ke sini.


"Jangan bilang kalau fafa terpisah lagi sama papa.." tanya ku melihat ke arahnya.


"tidak tante..fafa gak datang sama papa kok" jawab nya.

__ADS_1


"lalu.." tanya ku lagi.


gadis kecil ini tak menjawab ia malah menunjukakn ke salah satu meja pengunjung, aku bisa melihat di sana seorang wanita yang berhijab dongker yang mungkin seusia bunda ku, ia tersenyum ke arah kami, lalu aku mendekat ke arahnya.


"assalamu'alaikum tante..." sapa ku mencium tangannya.


"wa'alaikumsalam.. subhanallah,..cantik sekali kamu nak.." pujinya tersenyum lembut ke arah ku.


"makasih tante, tante juga cantik.." balasku tersenyum ke arahnya aku pun duduk di depannya, lalu ku letakakn syifa di salah satu kursi di samping kiri ku.


"tante..." tanya ku mengantung..


"Ah.. iya melihat kamu, samapai lupa untuk berkenalan... ratna neneknya fafa" balasnya lagi dan terkekeh.


ooh ternyata neneknya syifa, berarti ibunya brian dong.. waah kok jadi gugup ya..


"Ruby tante.." balasku tersenyum canggung kearahnya.


"tante tau kok, hampir setiap hari syifa dan brian selalu menyebut namamu"


dan akhirnya kami berbincang bincang, setelah memesam beberapa kue dan just, karna di sini juga ada just, aku mengobrol banyak dengan ibunya brian, sedangkan syifa sibuk dengan makannya.


hampir satu jam kami mengobrol sampai akhirnya ibu brian berpamitan, namun tiba tiba syifa tidak mau pulang ia malah ingin ikut aku pulang.


"gak mau... fafa gak mau pulang..fafa mau sama tante ruby.." rengeknya yang langsung memeluk leherku.


"fafa sayang, jangan gitu dong, kalau kamu ikut tante ruby..nanti kamu malah ngerepotin keluarga tante ruby lagi..ayo pulang bareng nenek ya..?" ujar tante ratna, ia bukannya tak membiarkan syifa ikut bareng ruby, ia tak enak dengan suami ruby, apa yang akan di pikirkan suaminya nanti kalau melihat ruby membawa pulang anak orang lain, namun syifa tetap tidak mau lepas dari ku,


akhirnya aku pun meminta izin untuk membawa syifa nginap di rumah ku, awalnya aku menelpon brian untuk meminta persetujuan padanya namu ia tak menganggkat telponnya, akhirnya aku meminta izin sama tante ratna, ku lihat gadis kecil ini terlihat sangat senang.


setelah bertemu dengan tante ratna, aku dan syifa langsung pulang kerumah, sebelum itu kami mampir ke sebuah mall untuk membeli keperluan mandi untuk syifa dan beberapa baju ganti dan baju tidur, setelah itu baru kami pulang kerumah dan beberapa menit kami pun sampai, kau langsung membawa syifa masuk rumah setelah mengucapkan salam.


karna di rumah tidak ada orang, aku mengajaknya masuk ke dalam kamarku,


saat sudah di kamar, aku meletakkan tasku di nakasa, lalu aku mangajak syifa untuk mandi, sebelum itu aku membuka baju yang di pakainya lalu ku ambil handuk bersih dan peralatan mandi yang ku beli tadi, ku ajak dia masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1


setelah beberapa menit aku selesai memandikannya, lalu ku bawa dia ke atas ranjang, lalu ku ambil baju tidur bergambar hello kitty berwana pink dan kupakaikan pada nya, ku keringkan rambutnya mengunankan handuk kecil, lalu ku sisir dengan rapi, ku pakaikan bedak bayi padanya dan minya telon agar bsdannya wangi.


sedangkan syifa hanya diam dengan apa yang aku lakukan padanya.


"Naahh...udah selesai" ujarku tersenyum padanya, ia juga tersenyum padaku.


"ayo kita kebawah, bertemu dengan nenek kakek dan tante ririn" ajak ku padanya, namun seketika wajahnya berubah, aku yang menyadari perubahan wajahnya pun duduk di samping badan gadis kecil itu.


"kenapa heemm??" tanya ku lembut, sambil membelai rambutnya.


"tante...kakek..nenek sama tante ririn galak ngak..???" tanya gadis itu polosnya, aaaaa lihat ekpresinya itu mengemaskan..


aku terkekeh melihatnya, "tidak sayang, mereka baik kok.. ayo sini tante gendong" jawab ku lalu ku rentangkan tanganku padanya.


ia langsung masuk dalam gendongan kau, lalu kami turun kebawah, aku langsung menuju ke ruang makann, di sana sudah ada bunda, ayah dan airin.


mereka melihat ke arah ku, dan ku lihat mereka sedkit kaget saat melihat aku mengendong seorang anak kecil.


"anak siapa mbak bawa pulang..? apa jangan jangan mbak nyulik anak orang ya..?" tanya airin, syifa yang ada di dalam gendongan ku terlihat takut saat mendengar suara airin yang sdikit cempreng itu


"husss...jangan yang aneh aneh deh kamu rin..liat syifanya jadi takut" ujarku lalu aku menenangkan gadis kecil yang ada dalam gendongan ku.


mereka saling tatap satu sama lain melihat tinggkahku.


"by.. anak siapa itu nak..?" tanya bunda dengan suara lembut.


"ini loh bunda..anak temen ruby yang sering ruby ceritain ke bunda..tadi ia minta kesini" makanya ruby bawa pulang.


"ooohh jadi ini yang namanya fafa ya....?? ayoe sini sama kakek.." ujar ayahku lembut pada syifa.


awalnya gadis kecil itu tidak mau, lalu mereka bilang kalau mereka tidak galak dan akhirnya syifa menerima mereka dengan senyuman manisnya.


ku lihat ayah dan bunda sangat senang saat bersama syifa, akau tau mereka sangat menginginkan seorang cucu tapi...aah sudahlah...


kamipun mulai memakan sarapan kami, sesekali kami tertawa saat melihat tingkah lucu syifa yang belepotan saat makan, dengan telaten ku bersihkan mulutnya itu....haaaiizzss sungguh membahagiakan jika ia benar benar anakku.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2