ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN

ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN
Chapter-06


__ADS_3

Rubby pov


setelah mengantar suamiku pergi, aku kembali masuk kedalam kamar, merenungi bagaimana nasib pernikahanku kelak.


baru saja dua hari menikah udah di tinggal, dia malah bertemu dengan kekasihnya.


manda adalah kekasihnya mas vano saat masa SMA sampai sekarang, 8 tahun mereka menjalin kasih, tapi orang tua mas vano tidak menyetujui hubungan mereka karna mas vano telah di jodohkan denganku.


apalah daya ku sebagai istri yang hanya di atas kertas saja, bahkan dia tak pernah mengharapkan ku ada, atau lebih tepat nya aku hanya sebagai istri yang tak di rindukan , aku merasa menjadi orang ketiga di antara mereka.


aku tak mau berlarut larut dalam hal ini, lebih baik aku kembali menyusun skripsi kuliah ku, karna minggu depan aku akan wisuda.


setelah semuanya selesai aku pun mengambil tas dan ponsel ku yang ada di atas nakas, aku akan pergi ke cafe untuk mengecek ke adaan cafe.


aku memesan ojol dari salah satu aplikasi untuk mengantar ku ketujuan.


***********************


tak berapa lama aku sampai di depan cafe, aku mulai melangkahkan kaki ku kedalam, namun tiba tiba langkahku terhenti karna melihat seseorang yang sangat aku kenal.


ya itu adalah mas vano, suamiku dan juga dengan seorang wanita.


Ku melangkah kaki ku kembali dan mendekat ke arah mereka, aku bisa melihat sepertinya mereka sedang bertengkar tapi aku tak tau apa penyebabnya. Akupun menyapa suami ku.


"Assalamu'alaikum mas..ternyata di sini juga??" walaupun sedih namun berusaha ku tutupi dengan senyum ku. aku melihat ke arah wanita yang ada di depan suamiku yang aku yakini kalau wanita ini adalah manda kekasih suamiku.


"Ooohh ii..iya,kamu kenapa di sini??" ujar mas vano gugup menjawab pertanyaan ku.


"Iya mas, aku suntuk di rumah, jadi kesini, ya.. sekalian buat nenangin pikiran" jawab ku dengan senyum yang ku paksakan. agar tak terlihat menydihkan.


"Oh ya by kenalkan, ini manda, kekasih ku yang aku ceritakan sama kamu" tunjuknya pada manda sambil memegang tangan nya.


"hai, ruby.." sapa ku menjabat tangan manda.


"hai, aku manda, kekasihnya mas vano" balas nya dengan tangan sebelah kiri merangkul tangan mas vano.


"Ohh ya..? baiklah, kalian lanjutkan saja ngobrolnya, aku mau kesana dulu" ucap ku berlalu pergi meninggalkan mereka yang melanjutkan obrolannya. karna aku tidak mau terlalu mencampuri urusan mereka.


mas vano tidak mengetahui kalau ini adalah cafe ku, aku tak memberi tahunya karna mas vano tidak mau tau tentang kehidupan ku sama sekali.


aku memasuki ruangan ku yang lumanyan besar itu,lalu ku duduk kan diri ku di atas sofa yang ada di ruangan ku.


air mata yang sedari tadi sempat ku tahan kini sudah mengalir begitu cepat, sesak rasanya saat melihat suami sendiri bermesraan di depan mataku.


dan apa tadi katanya kekasih?? ck..bahkan di depan ku mereka bisa mengatakan itu? haaahh sungguh miris bukan.


Ya allah kuatkan lah hamba mu ini untuk menghadapi semua ujian yang enggkau berikan.

__ADS_1


tak terasa sudah 30 menit aku menangis, dan kini aku sudah memulai kembali kerjaan ku yang sempat tertunda.


***************************


Author POV


kini ruby sudah berada di apartemennya, dia sudah menunaikan sholat nya dan kini dia sedang menonton sendirian.


sesekali ruby melirik ke arah jam yang ada di dinding, jam sudah menunjukkan pukul 08 malam namun suaminya belum juga pulang.


kemana ya mas vano, kenapa belum pulang juga," batin ruby sesekali melihat ke arah pintu yang masih tertutup rapat.


waktupun terus berlalu dan kini sudah menunjukkan pukul 10 malam, karna sudah lelah seharian dengan pekerjaan dan menyusun skripsi di tambah menangis, ruby memilih untuk tidur duluan, karna matanya sudah tak bisa di ajak berkomprimi lagi.


..Di lain tempat..


"mas kamu gak pulang??" tanya manda pada vano.


"engga, aku mau nginap di sini" balas vano yang langsung merebahkan dirinya di atas ranjang milik manda.


"tapi istri kam.." belum selesai berbicara sudah di potong duluan oleh vano.


"udah jangan bahas dia saat kamu sedang bersama ku" Ujar vano sambil menarik lengan manda.


dan kini manda sudah berada dakam pelukan vano, manda yang mendengar itupun merasa sangat bahagia karna bagaimanapun dia tetaplah nomor satu dalam hati vano.


dan akhirnya mereka pun menuju ke alam mimpi masing masing .


***********************


terlihat di sana sudah ada ruby, nisa dan juga crestin bereka sudah tampil cantik dengan kebaya masing masing dengan luaran baju toga dan topinya.


di sana juga sudah ada keluarga dari ruby dan juga vano suaminya. namun di sana tidak ada seseorang yang dari tadi ruby tunggu.


"mas vano kemana ya?? kenapa dia belum datang juga, apa dia tidak membaca pesan ku semalam" batin ruby.


flashback on


semalam sebelum ruby hendak tidur, dia sempat mengirimkan pesan kepada vano.


"mas.. besok aku wisuda, keluarga ku dan keluarga kamu juga datang, kamu pasti datang kan mas??"


setelah mengirim pesan singgkat itu, ruby langsung tidur karna tak mendapat balasan dari vano suaminya.


Flashback off


"kamu cari siapa by??" ujar nisa yang dari melihat ruby seperti mencari seseorang.

__ADS_1


"iya by dari tadi kamu natap ke arah gerbang terus,?" sambung crestin.


"aku lagi nunggu mas vano, dia kenapa belum datang ya?" jawab ruby yang sediki sedih.


"apa saat ini dia sedang bersama kekasihnya??, makanya dia tidak datang ??! semalam dia juga engga pulang, astarghfirullah Ya allah mikir apaan sih aku ini" batin ruby sambil mengeleng gelengkan kepalanya.


"laah.. sekarang kenapa lagi? loe sakit by?" ucap crestin.


"engga akau gak apa apa kok" jawab ruby tersenyum.


"yaudah ayo kita foto buat kenang kenangan kita" sambung nisa.


merekapun melakukan beberapa gaya untuk berfoto.


Di sisi lain


vano memasuki apartemennya yang terlihat sepi.


"kemana wanita itu" batin vano.


lalu dia menaiki tangga dan masuk kedalam kamar untuk membersihkan dirinya, setelah selesai mandi vano berganti pakaiannya, hari ini dia akan ke kantor.


mengingat sudah seminggu dia cuti, pasti pekerjaan di kantornya menumpuk sekarang, setelah semua siap lalu vano keluar kamar dan menuruni tangga.


sebelum keluar vano menuju dapur terlebih dulu untuk mengambil ice coffe, saat membuka kulkas vino melihat ada banyak masakan yang belum di sentuh sedikit pun.


yaa.. memang, semalam ruby menyiapkan itu semua untuk makan malam mereka, namu siapa tau kalau suaminya tak pulang.


"apa dia semalam menungguku?!, apa semalam dia juga tidak makan?ah sudahlah terserah dia, bukan urusanku juga" batin vano khawatir namun segera di tepis nya.


lalu vano keluar rumah dan di sana sudah ada riko yang menunggunya,.


"lama bener sih loe? hampir lumutan gua nungguin loe" omel riko kesal.


namun tak di gubris oleh vano dia malah langsung masuk kedalam mobil, membuat riko berdecak sebal.


*******************


Selepas dari acara wisuda, ruby langsung kembali ke apartemennya, untuk beristirahat karna hari ini dia sangat lelah.


setelah selesai sholat dzuhur, ruby turun kebawah untuk memasak makan malam, namun saat dia membuka kulsa di sana masih ada masakan semalam yang sama sekali belum tersentuh.


ruby terseyum kecut ke arah makanan itu, lalu dia mengambil semua makanan itu untuk di buang karna sudah basi.


lalu dia kembali menatap isi kulsa yang sudah kosong, tak menunggu lagi ruby menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar.


ruby berganti baju rumahannya dengan baju gamis berwarna coklat susu yang bermotif bunga kecil dan jilbab segi empat berwarna senada, ruby juga memberi sedikit make up tipis di wajahnya.

__ADS_1


lalu ruby mengambil tas selempangnya dan kunci mobilnya, karna hari ini dia akan berbelanja maka dari itu ruby akan menggunakan mobil yang sudah lama dia beli namun hanya beberapa kali dia menaikinya.


Bersambung.........


__ADS_2