ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN

ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN
Chapter-50 (s2)


__ADS_3

sekitar 25 menit perjalan arkan dan syifa sampai di apartemen mereka, syifa dan arkan langsung menuju ke lif untuk ke apartemen mereka dan beberapa menit kemudian mereka sampai di dalam apartemen.


arkan langsung masuk kedalam kamar dan di ikuti oleh syifa dari belakang, setelah melepaskan tasnya dan di letakkan di tempatnya dia meraih handuk yang ada di tempatnya lalu masuk kedalam kamar mandi, tak ada pembicaraan di antara keduanya, sepertinya arkan masih kesal dengan syifa.


sedangkan syifa..? gadis itu.. dia melepaskan tasnya dan di lempar ke atas sofa yang ada di dalam kamar mereka, lalu membuka sepatu dan di lempar ke belakang pintu, lalu berjalan mendekat ke arah ranjang, dan apa yang terjadi...??


ya...tanpa melepas serangam sekolahnya.. gadis itu langsung merebahkan dirinya di atas ranjang yang empuk yang bikin tubuh merasa nyaman aman dan tenang, tak butuh waktu lama untuk gadis itu tertidur.


15 menit arkan selesai dengan aktifitasnya, ia keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada, ia mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil, lalu ia melihat kearah ranjang di sana sudah ada syifa yang udah molor yang bahkan masih dengan serangam sekolahnya.


"Ya allah dasar bocah ....baru aja mau di omelin, malah udah molor," gumam arkan, pria itu menggelengkan kepalanya, lalu ia mendekat ke arah gadis itu berada.


"fa..bangun mandi sholat dzuhur dulu..??" ucap arkan duduk di samping ranjang dan menggoyangkan goyangkan lengan syifa, namun gadis itu masih belum bergeming.


"fa... bangun.. lo mau ketinggalan sholat.. woy..bangun.." ucap arkan sedikit teriak di telinga syifa.


"iiihh apaan sih kan..jangan ngaggu gue..." ucap syifa jengkel tanpa membuka matanya, bahkan kakinya udah kemana mana karna kesel.


"bangun sholat dulu nanti lanjut lagi tidurnya" ucap arkan lagi bahkan kali ini arkan menyeret lengan syifa yang membuat gadis itu dengan terpaksa harus bagun..


"iya..iya..iya..gue bangun..bawel bangeet sih lo..." sahut syifa kesel, ia duduk sejenak di atas kasur sambil mengaruk rambutnya yang tidak gatal itu, lalu dia menguap...


arkan yang ada di sampingnya pun menggeleng kepalanya "di sekolah aja lo rapi banget.. lah di rumah...? udah kayak bocah yang gue temu di jalanan aja, baju brantakan, rambut acak acakan, kalau se isi sekolah tau kelakuan lo yang beginian begimana ya..? jadi penasaran gue" ucap arkan sambil memperhatikan syifa dari atas sampai bawah, syifa yang mendengar itu langsung menatap arkan dengan tatapan tajamnya.


"awas aja lo kalau berani... gue botakin pala lo..." ancam syifa sambil menunjuk kepala arkan, lalu gadis itu bangun dari duduknya dan menuju kamar mandi.


setelah melihat syifa masuk kamar mandi, arkan tersenyum sendiri dengan tingkah istrinya itu, entahlah,, dia terhibur sendiri saat melihat istrinya itu saat yang di rumah, memang mereka kalau di sekolah bagaikan tak saling kenal dan tak pernah akur, tapi kalau udah di rumah walaupun juga gak pernah akur tapi bisa jadi hiburan tersendiri bagi keduanya.


setelah memakai baju santai nya arkan duduk di atas ranjang sambil berselonjoran kaki, dia memangku laptopnya, dia ingin mengecek beberapa email yang di kirim oleh asistennya, yaa..sebenarnya arkan memang punya usaha sendiri, tapi tidak banyak yang tau kecuali keluarga dan ketiga sahabatnya bahkan siska dan syifa sendiri tidak tau kalau arkan memiliki perusahaan perhotelan yang sudah cukup terkenal.


saat sedang mengecek email, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, tapi manusia yang ada di dalamnya tak kunjung keluar, membuat arkan melihat kearah kamar mandi dan di lihatnya syifa yang menyembulkan setengah kepalanya keluar.


"kenapa???" tanya arkan melihat istrinya itu tidak juga keluar.


"ambilin handuk.."sahut syifa sambil memonyongkan bibirnya saat di ucapan terakhir, membuat gadis itu sangat imut..


"kebiasaan.." ucap arkan, dia bagun beranjak dari kasur dan menuju ke arah lemari ia mengambil handuk baru di sana.

__ADS_1


"lain kali itu kalau mau mandi ambil handuknya dulu.."ucap arkan, laki laki itu menyerahkan handuk pada syifa, dengan gerakan cepat bahkan super dede kalah cepat dengan nya... syifa menyambar handuk yang ada di tangan arkan.


"gak iklhas banget" cibir syifa saat sudah masuk kedalam kamar mandi, namun masih bisa di dengar oleh arkan yang masih di depan kamar mandi, laki laki itu hanya bisa tersenyum sendiri.


lalu arkan kembali ke atas ranjangnya dan bergelut lagi dengan laptopnya, beberapa saat kemudian syifa menyembulkan kembali kepalanya.


"kenapa lagi..?" tanya arkan yang mulai kesel.


"kakan sayang...ambil baju gue dong..??" ucap syifa mengedipkan ngedipkan matanya, bahkan gadis itu tersenyum sangat manis... kalah tuh gula sama senyumnya si syifa.


"kalau ada maunya aja lo manis banget.


" cibir arkan, namun dia tetap bangun dan kembali mendekat ke lemari dan mengambil sepasang baju tidur yang bergambar Hello kitty dan sepasang *******nya, kenapa syifa gak marah saat arkan menyentuh *******nya...?? ya.. menurut syifa.. apa salahnya toh arkan itu suaminya jadi sah sah saja kan..dan jangan lupa.. syifa gak suka hidupnya mendrama kalau ada orang yang menyentuh *******nya orang itu harus teriak teriak...ogah banget.. gak guna, tapii....ada tapinya dong..itu cuman berlaku saat di rumah kalau udah di sekolah beda lagi ceritanya apalagi saat udah berurusan dengan cogan yang ada di sekolahnya itu..? beeehhh parah si syifa drama banget, malahan kalah tuh drakor sama dramanya dia. :D


setelah memberikan yang di butuh syifa, arkan kembali lagi ke atas ranjangnya, namun kali ini tidak lagi bergutat dengan laptopnya, laki laki itu sekarang sudah masuk kedalam badcover untuk tidur siang, selang beberapa menit syifa keluar kamar mandi dan melihat arkan sudah tertidur, ia melihat isi kamar yang hampir mirip kapal pecah karna ulahnya, jadi sebelum bobok siang, gadis itu membereskan kamarnya, gitu gitu dia juga punya hati kali..gak mungkin kan nyuruh bangun tuh suaminya yang pakek laknut cuman untuk beresin kamar..


setelah selesai, syifa manuju ranjang dan ia menaiki dan masuk kedalam badcover dan langsung mengikuti arkan kedalam alam mimpi.


*******


suara adzan berkumandang menandakan waktu mangrib, arkan terlebih dulu bangun dari tidurnya, saat membuka matanya pertama yang di lihatnya adalah sang istri yang masih tertidur pulas bahkan jarak keduanya hanya terhalang 3 anak jari, arkan bisa melihat wajah syifa dari dekat.. memang benar benar cantik...


"bini gue bener bener cantik, tapi bar bar.. yah walaupun begitukan tetap bini gue, tapi aneh kenapa saat gue liat dia dekat dan tersenyum bahkan tertawa di depan laki laki lain rasanya gue nggak rela, haaisszz entahlah gue juga gak ngerti sama perasaan gue sendiri" arkan membatin, ia masih memandang wajah istrinya itu dan sesekali mengelus lembut wajah syifa, namun gadis itu sedikitpun tak bergeming..beehh benar benar kayak orang mati nih bocah kalau tidur.


"jangan pernah sesekali lo tidur di depan pria lain" gumam arkan lirih.


dan lagii..arkan mendaratkan sebuah kecupan namun bukan di kening melainkan di bibir mungil istrinya itu, jelas dia berani...karna syifa masih tidur..coba kalau gadis itu sedang tidak tidur dan di cium begitu..beehh bisa ngamuk dia...kan berabe..


"fa..bangun..udah mangrib.." ucap arkan lembut sambil menggoyangkan pelan lengan syifa.


"..."


"fafa..bangun yok..sholat dulu.. siapa sholat kita cari makan di luar ayo bagun nanti kaburu habis waktu mangribnya.." sambung arkan masih sangat lembut dan lihat gadis itu langsung menggeliat..


"Ya allah... dengar kata makan aja nih bocah langsung bangun" batin arkan


"eeeghh...eemm.. iya bentar gue mandi dulu" syifa bangun dari tidurnya dan turun dari ranjang nya menuju kamar mandi namun langkahnya terhenti saat arkan mengatakan sesuatu.

__ADS_1


"handuknya di ambilin dulu.." ucap arkan yang masih rebahan di atas ranjang, dia akan menunggu syifa mandi dulu.


mendengar suara arkan syifa langsung membelokkan jalannya kearah tempat handuk berada, setelah mengambil handuk dengan roh yang belum sepenuhnya masuk kedalam tubuh gadis itu langsung masuk kedalam kamar mandi, arkan yang melihat istrinya itu tersenyum senyum sendiri.


selang beberapa menit syifa keluar dengan handuk setengan dada hingga panjangnya di atas lutut, gadis itu lagi lagi lupa membawa baju ganti dan dia males buangeett harus nyuruh suami pakek laknut nya itu jadi dia langsung keluar, arkan yang udah duduk di atas ranjang dan bermain ponsel saat ada yang keluar kamar mandi dia melihat kearah sana dan kembali imannya harus di pertaruhkan saat melihat syifa seperti itu, namun gadis itu dengan santai melewati arkan menuju lemari.


"kan.. gue udah siap..gih mandi, bau asem lo.." ucap syifa sambil memilih bajunya yang ada di dalam lemari, arkan..? laki laki itu malah diam tak bergeming masih menatap lekat ke arah syifa.


"woy..cepet mandi waktu mangrib udah mau habis ini.." ucap syifa membalikkan badannya ke arah arkan dengan sedikit mengeraskan suaranya membuat arkan tersentak dari lamunannya.


"Eh..i..iya.." sahut arkan gugup lalu dengan cepat ia menyambar handuk dan masuk kedalam kamar mandi dan tiba tiba laki laki itu menyembulkan kepalanya keluar kamar mandi " udah berapa kali gue bilang, kalau mau mandi bajunya di bawa kedalam kamar mandi,, gue masih normal" sambung arkan dan langsung menutup pintu kamar mandi itu.


"aneeh..." gumam syifa, lalu gadis itu mengenakan baju tidurnya.


selang beberapa menit arkan keluar dari kamar mandi, seperti biasa dia bertelanjang dada, bagi syifa itu udah biasa.. dengan segera ia menuju lemari dan memakai bajunya setelah itu ia langsung mangajak syifa untuk sholat mangrib berjama'ah, sekitar 20 menit mereka selesai sholatnya.


"ayok...." ucap syifa saat sudah membereskan mukenanya.


"kemana..?" tanya arkan sok polos.


"katanya mau cari makan di luar ya..ayo.." sahut syifa.


"oohh iya... yaudah pakek jaket lo.. di luar dingin" ucap arkan, dia langsung bangun dan mengambil jaket dan kunci mobilnya tak lupa dengan dompet nya, kalau engga mau bayar pakek apa nanti, begitu juga dengan syifa gadis itu hanya memakai baju tidurnya bergambar Hello kitty dan juga memakai jaketnya dan tak lupa dia juga memakai masker, setelah selesai mereka turun kebawah dan menuju besemen untuk mangambil mobil, setelah masuk kedalam mobil arkan langsung menginjak pedal gasnya dan menelusuri jalanan malam kota jakarta....


***Bersambung......


******


makasih buat reader semuanya yang udah kasih saran dan dukungannya untuk Author, karna tanpa kalian Author butiiraaannn debuuuu....😂😂😂


Oke di season 2 nanti di sana visual syifa dan arkan Author pakek gambar asli bukan lagi kartun..


jadi tetap terus tinggalin jejak kalian bagi yang suka cerita ini, juga komen nya..


oke reader semuanya Author pada kalian semua nya see you...😚😚😚😚


visual syifa dan arkan***

__ADS_1




__ADS_2