ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN

ISTRI YANG TAK DIRINDUKAN
Chapter-55 (AND)


__ADS_3

Selamat membaca....


syifa sekarang lagi boncengan dengan arkan jalan yang lenggang membuat arkan melajukan motornya dan menyelip beberapa mobil dan truk yang ada di depannya, Ya allah.... syifa banyak banyak istighfar saat motor arkan nyelip mobil, kenapa harus bawa motor sih.,kan syifa takut...


syifa yang ketakutan setengah mati, memejamkan matanya sambil memeluk arkan erat.


arkan yang melihat syifa ketakutan dari kaca spionnya pun mengurangi kecepatan laju motornya, tapi syifa masih tetap memejamkan matanya dan memeluk erat arkan.


setelah menempuh perjalan sekitar 30 menit mereka sampai di depan apartemenmya, syifa langsung turun daei motor dan merapikan rambutnya yang sudah aut autan, gadis itu sedikit pucat dan jantungnya dug dugan udah kayak drum aja.


"naik gerbang sekolah aja berani banget, naik motor malah pucet begitu" ledek arkan, gak tau apa kalau syifa itu takut banget naik motor, apalagi di bawa ugal ugalan beigitu bisa amsyok tuh jantung.


setelah dirinya di rasa sudah tenang gadis itu mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam apartemen itu tanpa menghiraukan arkan.


arkan menatap cengo syifa, tidak biasanya gadis itu akan mengabaikan setiap ucapannyaa.


setelah masuk kedalam apartemen dan di ikuti oleh arkan, seperti biasa tanpa melepaskan serangam sekolah syifa langsung melemparkan tubuhnya ke atas ranjang, arkan hanya mengelengkan kepalanya.


******


hari ini adalah hari minggu hari yang di tunggu tunggu para pegawai maupun paea pelaja, arkan sudah siap dengan pakayan olah raganya hendak joging arkan membangunkan syifa terlebih dulu sebelum mereka joging.


"fa.. bagun" ucap arkan lembut sambil menggoyangkan bahu syifa.


syifa tak kunjung bangun juga, gadis sedang larut dalam mimpi indahnya, membuat arkan kesal karna syifa tak kunjung membuka mata.


"Astaga kecoa.." teriak arkan tapat di telinga syifa dan berhasil membuat gadis itu bangun.


"Omo omo kecoa tolong geu.." teriaknya sambil celingukan.


kaena tidak mendapati kecoa yang di maksud , syifa menatap kearah arkan yang juga menatapnya dengan wajah tanpa dosanya.


"bohongin gue loe??" tanya syifa sambil beranjak dari tempat tidur dan menunjuk kearah arkan.


"udah buruan bersih bersih, kita joging bareng" ucap arkan sambil memakai sepatu sportnya.


"nggak mau males gue mau balik tidur aja" ucap syifa baru saja naik ketempat tidur melanjutkan tidunya.


"yaudah tidur aja, kagak dapet uang saku loe" ujar arkan bangun dari duduknya karna sudah selesai dan hendak keluar.


syifa yang mendengar itu langsung mengurungkan niatnya untuk tidur lagi, gadis itu dengan cepat masuk kedalam kamar mandi untuk bersih bersih, bisa brabe kalau arkan beneran kagak kasih uang saku mau makan apa besok dia.

__ADS_1


setelah bersiap siap, syifa keluar dari kamarnya, gadis itu segera berjalan keluar rumah setelah meneguk susu yang telah si siapkan arkan tadi.


dilihatnya arkan sedang memanasih mobilnya.


" katanya mai joging malah manasin mobil" celetuk arkan yang sudah berdiri di samping arkan sambil melipatkan kedua tangannya di depan dada.


"kita mau joging di taman, emang mau loe lari dari sini ketaman?" ucap arkan sambil masuk kedalam mobil dan di ikuti syifa.


arkan langsung melajukan mobilnya menuju taman, jalan yang lenggang karna masih terlalu pagi itu membuat arkan menikmati mengemudi dengan kecepatan sedang, Sesampainya si taman pria itu langsung memarkirkan mobilnya dan segera keluar daei dalam mobil dan di ikuti oleh syifa.


laki laki itu mulai berlari kecik mengitari taman dan diikuti syifa.


terlihat keduanya berlari berbarengan.


****


dua tahun sudah syifa dan arkan menjadi sepasang suami istri, dan kini mereka berdua sudah saling akur karna saat mereka merayakan kelulusan beberapa hari yang lalu arkan sudah mengutarakan seluruh isi hatinya .


Flashback on


hari ini mereka semua merayakan hari kelulusan semua murid mengadakan pesta kecil kecilan di halaman sekolah, begitu juga dengan kelas syifa dan arkan, mereka berkumpul bareng.


saat mereka sedang asyik asyik bernyanyi, tiba tiba arkan berdiri di tengah tengah mereka semua, jadi mereka langsung diam.


sedangkan syifa udah gugup setengah mati ia taku kali ini cinta bakalan bertepuk sebelah tangan lagi, dan dia takut kalau suaminya itu bakalan mencintai wanita lain, syifa berdebat dengan pikirannya.


"gue mau bilang kalau selama ini gue sangat mencintai orang itu, walaupun gue nggak tau apakah dia juga mencintai gue" ucap arkan yang membuat para penonton pada penasaran.


"kan.. gak usah basa basi langsung aja, kagak usah banyak drama" teriak dion yang kini duduk bersebelahan dengan amel yang sekarang sudah menjadi pacarnya.


"udah buruan" sambung ajis yang juga duduk di sebelah nia yang juga sudh jadi kekasihnya.


arkan menarik nafasnya lalu ia melihat kearah syifa " SYIFARI AL-BRIANSYAH will you marry me?? " ucap arkan yang membuat syifa langsung menatap kearah arkan.


semua murid yang ada di sana langsung menyorakin dan berteriak "terima, terima"


sedangkan siska sudah mendapatkan pujaan hatinya jadi gadis itu juga ikut menyorakin, arkan mendekat kearah syifa dan menjulurkan tangannya langsung di sambut dengan senang hati oleh syifa.


arkan menggenggam erat tangan syifa " SYIFARI AL-BRIANSYAH will you marry me?? " ucap arkan sekali lagi, mata syifa udah berkaca kaca lalu ia mengangguk dan menjawab " yes I will" ucap syifa.


arkan langsung memeluk syifa erat dan di balas oleh syifa, para penonton yang setia langsung bertepuk tangan gembira.

__ADS_1


Flashback off


kini keluarga syifa dan arkan sedang mempersiapkan acara resepsi buat anak anak mereka, dan hari yang di tunggu tunggu pun tiba, kini syifa dan arkan sedang mebersalam dengan para tamu undangan, syifa terlihat sangat cantik dan arkan sangat tampan.


"eh kenapa udah acara resepsi aja, kan gue sengaja datang awalan biar bisa liat si arkan ngucapin ijap kobul" ucap para temennya yang udah datang dan kini udah berdiri di depan sang pengantin.


syifa, arkan, amel, nia, jesika, bimo, dion dan ajis milirik satu sama lalau mereka menjawab secara bersamaan "ijab kobulnya udah 3 tahun yang lalu kali" jawab mereka membuat para temennya yang lain pada melongo.


"seriusan?" tanya siska tak percaya.


mereka berlapan mengangguk bersamaan membenarkan ucapan siska, lalu mereka melanjutkan memberi selamat pada arkan dan syifa, mereka semua berfoto foto dan sesekali mereka tertawa karna tingkah kekenyolannya jessi dan bimo.


mereka semua bahagia dengan pasangan masing masing, walau banyak rintangan yang mereka hadapi namun saat takdir beebicara tak ada satupun yang bisa menghentikannya..


.


.


.


.


.


.


.


.


TAMAT


*terimakasih semuanya...


cerita ini akhirnya tamat, walaupun sedikit ambyar jenrenya, karna Author lagi ngebuat cerita baru jadi langsung tamatin cerita ini.


bay reader akoh....... 😘😘😘😘😘😘


...•••••...


Jangan lupa berkunjung ke story Author laen nya ya, judul nya ada di bawah

__ADS_1




__ADS_2