
pagi pagi sekali tanpa sarapan brian langsung ke kantornya karna ada rapat dadakan, sekitar pukul 11 ia menyelesaikan pekerjaannya ia menyandarkan badannya dan meregangkan otot ototnya yang sempat kaku, ia memejamkan matanya sejenak.
namun ponselnya bergetar, ia membuka matanya dan melihat ke arah ponselnya, ternyata pengawal yang menelpon.
"iya.. kenapa?"
"..."
"apa..? di mana..."
"..."
"baik saya akan ke sana sekarang"
setelah menutup sambungan telponnya, brian keluar dari ruangannya, lalu ia mengajak aldo bersamanya.
ia keluar dari kantor dan langsung masuk kedalam mobil, aldo tak banyak bertanya sat melihat tuannya terlihat panik, brian melanjutkan mobilnya dengan kecepatan penuh, untung saat itu jalannya tidak terlalu macet.
beberapa menit kemudian brian tiba di depan sekolah putrinya, di sana sudah ada beberapa pengawal nya di sana, brian langsung turun dari mobilnya.
"apa yang terjadi.." tanya brian langsung ke intinya.
"tuan...kami menemukan mobil nyonya di sini dari tadi pagi namun hingga sekarang kami belum melihat nyonya, kami mencari keberadaan nyonya di sekitaran sini , tapi kami tidak menemukan nyonya tuan" jelas salah satu pengawal dengan ragu.
brian yang mendengar itu kaget, lalu ia mengambil ponselnya untuk menelpon orang rumah, namun sayang ruby juga tidak ada di rumah, ia menelpon umminya di sana juga tidak ada, lalu ia menelpon mertuanya di sana pun tidak ada, seketika perasan panik sekaligus khawatir melanda dirinya.
"apa yang kalian lakukan hah..? aku menyuruh kalian untuk menjaganya, tapi kalian malah menghilangkannya..?" brian membentak para pengawalnya itu, ia sangat takut terjadi sesuatu pada istri dan anaknya itu.
"maaf tuan... hari ini kami tidak mengikuti nyonya karna nyonya melarang kami, bahkan hari ini nyonya sendiri yang mengantar nona muda ke sekolah" jawab salah satu pengawal dengan takut takut..
"APA...? kalian.... aaaaaaakkkkhh.. cepat tunggu apa lagi.. cari nyonya kali sampai ketemu, kalau hari ini kalian tidak menemukan istriku aku sendiri yang akan membunuh kalian" ucap brian dengan tatapan mematikan para pengawalnya dengan susah payah menahan nafasnya, mereka tau bagaimana tuanya kalau sudah menyangkut istrinya .
__ADS_1
dengan cepat para pengawal itu membubarkan diri mereka dan memulai mencari keberadaan ruby, mereka melacak ponsel ruby, brian meminta aldo untuk membantunya, lalu brian menyuruh aldo memeriksa cctv yang ada di jalan ini, brian mengerahkan semua pengawalnya untuk mencari keberadaan istrinya.
sekitar 2 jam ia baru menemukan keberadaan istrinya melalui ponsel milik ruby, karna memang saat di culik ponsel ruby berada di dalaw kantong baju gamisnya, brian membawa seluruh pengawal nya, beserta lengkap dengan senjata, karna dia tau siapa yang telah berani menculik istrinya.
Flashback on
sebelum acara tujuh bulanan yang di adakan di rumahnya, aldo datang membawa satu amplop berwarna coklat yang di dalamnya ada informasi yang di minta oleh brian.
"tuan..saya sudah menemukan semua tentang orang itu.." ucap aldo saat sudah di hadapkan taunnya.
"bacakan" jawab brian tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop yang ada di hadapannya.
"orang bertabrakan dengan tuan saat di rumah sakit ternyata orang yang meneror dan hampir mencelakai nyonya selama ini dan juga yang dulu pernah menabrak nyonya dia adalah orang yang sama tuan.. manda mantan istri dari taun vano" jelas aldo dengan sangat rinci, seketika brian menghentikan aktifitasnya, ia sudah menebak bahwa dia orangnya.
"bukankah dia berada di dalam penjara..??" tanya brian sambil mengerutkan keningnya.
"3 bulan lalu dia melarikan diri dari penjara, bahkan saat ini dia sedang di buron oleh polisi, namum dia selalu berhasil kabur" jawab aldo lagi.
setelah melihat aldo keluar, brian menghentikan pekerjaannya.
"ternyata selama ini kau yang berani mengusik kehidupan keluarga ku..?? aku tak akan tinggal diam kalau terjadi sesuatu pada keluarga ku" gumam brian dengan tatapan dingin nya.
Flashback off
sekitar 45 menit dia sampai di salah satu gubuk yang cukup jauh dari perkotaan karna berbeda di dalam hutan, ia menyuruh pengawalnya untuk berjaga, dan sebagian mengepung sekitaran gabuk tersebut.
brian turun dari mobilnya dan dengan langkah lebarnya ia berlari kearah gubuk itu, tidak ada penjagaan dari luar itu memindahkannya utuk masuk kedalam, dan.....
Bruuuukkhh
ia menendang pintu dengan sangat kasar, bahkan orang di dalamnya sampai kaget di buantnya, di sana ada beberapa pria yang bertubuh kekar hampir menyamai tubuh para pengawalnya, brian membelalaknya matanya saat melihat keadaan istrinya yang sudah berantakan bahkan hijabnya sudah tidak di tempatnya lagi, seketika emosinya meledak.
__ADS_1
ruby yang melihat kedatangan suaminya pun menangis sejadi jadinya, Ternyata Allah masih menyayanginya, mengirim suaminya untuk menyelamatkannya.
"brengsek......" brian berteriak sangat keras, ia berlari ke arah pria berbadan kekar yang memegang tangan istrinya, ia tidak akan memaafkan siapa saja yang berani menyentuh istrinya.
bukhh bukhh bukhh
brian memukul pria itu tanpa ampun dan mengupat, manda yang melihat kedatangan brian pum sangat terkejut bahkan pisau yang ada di tangannya terjatuh, ia ingin kabur namun saat tubuhnya berbalik ia mematung di tempat saat sebuah pistol tepat berada di hadapannya.
"mau kemana kamu..?" suara aldo yang dingin dan tatapan yang sulit di artikan membuat manda seketika ketakutan.
sedangkan para pengawal yang di bawa brian langsung menembak pria pria berbadan kekar itu tepat di jantung dan kepalanya, itu adalah perintah dari tuan mereka untuk membunuh siapa saja yang berkaitan dengan penculikan ini, manda masih berfikir bagaimana ia akan keluar dari sini, lalu ia melihat kearah ruby dangan cepat ia mengambil pisau yang ada di lantai dan meletakkan di leher ruby.
"Jangan mendekat atau dia akan mati..." ancam manda.
"lepaskan istri ku..." brian ingin mendekat namun pisau yang ada di tangan manda menekan leher ruby, dan membuat lehernya sedikit mengeluarkan darah, ruby meringis kesakitan.
"gua bilang jangan mendekat" teriak manda, semua orang sedikit menjauh saat melihat manda membawa ruby perlahan lahan untuk keluar dari dalam gubuk, sampai sudah keluar manda mendorong tubuh ruby cukup keras ke arah salah satu pengawal untung dengan sigap pengawal itu menanggkap tubuh majikannya agar tidak jatuh ke tanah, brian langsung mendekat ke istrinya dan mengambil alih dari sang pengawal.
sedangkan manda melarikan diri, namun sayang belum sempat ia berlari jauh sebuah peluru mendarat di kepala bagian belakang nya.
ya...saat melihat manda mencoba kabur dengan sigap aldo melepaskan satu peluru tepat di bagian belakang kepala manda, dengan sekali tembakan manda langsung terjatuh ketanah, dan berakhir lah kisah dari seorang manda.
brian langsung menutupi tubuh istrinya dengan jaz miliknya, dan ia meminta jaz milik aldo untuk menutupi kepala istrinya, karna hijab ruby telah di robek oleh manda, ruby sangat syok karna kejadian ini, ia juga beryukur karna suaminya tepat waktu menolongnya kalau tidak....aah dia tidak tau apa yang akan terjadi padanya dan anaknya, ia memeluk suaminya erat erat bahkan tangan nya masih gemetaran.
brian membalas pelukan istrinya itu, ia tau istrinya saat ini sangat ketakutan, ia mencium pucuk kepala istrinya.
"sudah..semuanya sudah berakhir.. jangan takut lagi..hemm" ujar brian sangat lembut, ia mencoba menenangkan istrinya yang sempat terguncang akan hal ini, ruby tak menjawab ia hanya menganggukkan kepalanya dan suara segukan segukan masih terdengar.
lalu brian membawa istrinya ke mobil, dan di ikuti para pengawal nya, dan meninggalkan tempat itu, namun sebelumnya brian menyuruh para pengawalnya untuk membersihkan semua manyat itu dan darah nya agar tidak ada jejak yang tertinggal.. semuanya sudah berakhir...
Bersambung.....
__ADS_1