
Terlihat pria tampan sedang memasuki sebuah club. Yah siapa lagi kalo bukan Tristan
"Wah.. Tris lama lu". Teriak Andi yang kini sedang duduk menikmati alcohol nya dikelilingi oleh para wanita-wanita seksi.
Tristan duduk sedikit jauh dari Andi karena ada banyak wanita cantik yang mengelilinginya.
Tiba-tiba salah satu gadis disitu mendekati Tristan. Dan hendak bergelayut manja di lengan Tristan tapi langsung di tepis oleh nya.
"Minggir!!". Ucap tegas Tristan yang sedikit menaikkan suaranya. Dia menepis wanita malam itu dan membuatnya tersungkur di lantai sambil menatap nya dengan tatapan jijik.
Suasana di dalam ruangan tersebut langsung berubah menjadi hening.....
"Oi.. oi.. gak usah galak-galak Tris...". Ucap Andi yang memecah keheningan
"Ndi... Maksud lu apaan nyewa wanita-wanita malam ini!?". Tanya Tristan dengan nada kesalnya.
"Usir mereka!!... Kalo lu gak ngusir mereka gw yang akan pergi!!". Ucap kembali Tristan yang sekarang sudah benar-benar marah karena ucapannya tadi tidak terlalu di anggap sama Andi
"Oh oke.. oke...". Ucap Andi
"Keluar semuanya!!". Teriak Andi dan membuat Para wanita itu ketakutan karena Andi sengaja membuat tampang nya menjadi menakutkan.
Semua wanita-wanita yang ada di ruangan itu pun keluar.
"Aish.... Baru ketemu sekian lamanya udah langsung marah lu Tris... Tempramen lu gak berubah-ubah dari dulu. Cuman tampang lu doang yang berubah". Ucap Andi
"Lu yah Ndi... Suka banget lu ama cewek-cewek centil kek mereka". Balas Tristan
"Iya dong... Gw gitu. Gw ajah tuh yang heran masa dari 10 tahun yang lalu, cuma cinta ama satu cewek, itu pun cuman sepihak". Ucap Andi
"Ha?!.. itu belum tentu sepihak. Siapa tau dia juga suka ama gw kan". Jawab Tristan percaya diri
"Masa?.. belum tentu Tris.. siapa suruh lu gak nyatain perasaan lu". Ucap Andi
"Gw tuh.. bukan manis di mulut doang... Lelaki sejati tuh yah harus buktiin cintanya lewat tindakan". Balas Tristan
Yah benar saja selama ini Tristan memang tidak pernah menyatakan secara langsung perasaan nya, tetapi dia menyatakan nya lewat tindakannya.
"Eh.. tapi tunggu dulu!! Dari mana lu tau kalo gw gak pernah nyatain dalam bentuk kata-kata?". Tanya Tristan
"Lah ... Gimana sih.. dari asisten lu yang ngasih tau gw". Balas Andi
__ADS_1
"Wah.. wah.. tuh sih Alex udah lancang yah". Ucap Tristan dengan kesal
"Udahlah gak usah ribut-ribut. Kita udah lama ketemu masa langsung ribut sih". Ucap Andi
"Oke.. oke..". Balas pasrah Tristan, karena menurutnya apa yang di katakan Andi memang benar apalagi yang memulai cek cok nya tadi adalah dirinya sendiri.
"Pelayanan!!". Teriak Andi
Dan tak lama kemudian pelayanan itu pun membawakan alcohol nya.
"Minum sampai puas Tris..!". Ucap Andi
"Oke.. lu yang traktir". Balas Tristan
"Oke de..". Balas Andi dan mengambil gelas yang terisi dengan alcohol itu dan meminumnya. Yah.. Tristan juga begitu
Mereka berdua bersenang senang tanpa di sadari sedari tadi ada empat pasang mata yang mengintai nya.
Yah... Siapa lagi kalo bukan Kian yang khawatir dengan Tristan dan berakhir mengikutinya. Tapi bukan Kian saja masih ada satu orang yang mengawasi mereka berdua dengan tatapan penuh arti.
"Gw ke toilet bentar!! Entah mengapa pala gw puyeng". Ucap Tristan
"Perlu gw antar?". Tanya Andi
"Gak usah.. gw bisa sendiri". Jawab Tristan dan berdiri melangkah menuju toilet.
Kian hanya mengikuti dari belakang, tetapi sebenarnya bukan hanya Tristan yang dia ikuti, tetapi juga seorang wanita seksi yang di tepis oleh Tristan dan juga tadi mengawasi Tristan dan mengikutinya.
Saat Tristan baru keluar dari toilet, tiba-tiba wanita seksi tadi yang mengikuti nya datang dan bergelayut di lengan kekar Tristan.
"Apa-apaan nih... Jangan sentuh aku!!" Teriak Tristan
"Memangnya kamu gak kegoda sama aku". Goda wanita itu yang semakin mengeratkan pelukannya dan membuat buah dadanya menempel di lengan Tristan.
"Kau wanita yang tadi.. apa mau mu!!". Teriak kembali Tristan
"Apa jangan-jangan kau yang memasukkan sesuatu ke alcohol ku tadi?". Tanya Tristan
"Hmm memang nya kenapa?". Ucap wanita itu dengan nada manjanya
"Minggir!!...". Teriak Tristan dan langsung menepis tangan wanita itu dan lagi-lagi membuatnya tersungkur
__ADS_1
"Jika aku melihat mu lagi... Habis kau". Tunjuk Tristan kepada wanita itu dengan tatapan tajamnya, membuat wanita itu tidak bisa berkata apa-apa lagi. dan dia berbalik menuju keluar pintu club
Di luar club..
Tristan yang tidak membawa mobil nya, hendak memesan taksi online. Tapi sebelum dia memesan.. tiba-tiba tubuhnya ambruk karena obat yang di berikan ke minumannya tadi.
Kian yang melihatnya pun langsung segera memapah nya dan membawanya masuk ke mobil lalu membawanya pulang.
di dalam mobil
"halo ... ". ucap Kian
"iya? ada apa nona Kian". balas seseorang di seberang
"segera ke kediaman Greyson". ucap Kian
"memang nya siapa yang sakit?". jawab dari seberang
"sepertinya tuan Tristan di beri obat perangsang dan saya tidak tau bagaimana harus mengobati nya". ucap Kian
"apa!!!!". teriak dari seberang
"baiklah saya segera kesana". lanjut dokter pribadi keluarga Greyson itu dari seberang
dan tanpa aba-aba
tu.. tut.. tut ...
"nih orang gak bisa kasi aba-aba dulu gak.. baru di tutup". gumam Kian
dan melajukan mobilnya kembali ke kediaman Greyson
BERSAMBUNG
jangan lupa tinggalkan jejak kalian.
dengan cara like, komennya.
serta dukung terus karya ku dengan ngevote yah
HAPPY READING 😘
__ADS_1