Istriku Pengawalku

Istriku Pengawalku
8. CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA?


__ADS_3

Klek...


Suara pintu terbuka.


Seseorang keluar dari pintu tersebut.


"Tuan muda, ada apa?". Tanya penjaga belakang.


"Gak papa mang, aku cuman pengen jalan-jalan di halaman ajah". Jawab Tristan


"Ohh.. kalo gitu jangan sampai malam yah tuan muda".


"Haha iya mang...".


"Dikira w anak kecil kali yah". Gumamnya.


Tristan pun melangkah meninggalkan mang kipli.


Tak lama dia melangkah, Tristan di kejutkan dengan pemandangan yang ada di depan matanya.


Seorang gadis yang memakai pakaian tentara yang penuh dengan darah dan lumpur, beserta senapan yang dipeluknya. Sedang berdiri melihat pohon besar di samping halamannya, tempat favorit Tristan.


Srash....


Angin berhembus, membuat rambut panjang Kian terurai.


Mata Tristan terbelalak melihat Kian yang begitu cantik. Walaupun dia belum melihat wajah Kian sepenuhnya, karena Kian menyampingkan wajahnya.


Merasa diperhatikan, Kian pun menoleh dan mendapati seorang laki-laki tampan, yang sedang memperhatikannya.


Tanpa pikir panjang Kian melemparkan senyum manisnya.

__ADS_1


Deg...


Jantung Tristan berdetak kencang saat melihat senyuman Kian, apalagi mata kuning kian yang seperti bunga matahari.


'Perasaan apaan nih, ini pertama kalinya w ngerasaan nya'. Lirih Tristan dalam batinnya.


Kian yang melihat Tristan, hanya kebingungan, dan hendak menghampiri nya.


Sadar akan Kian yang ingin menghampiri nya, Tristan melangkah dengan cepat meninggalkan Kian, dengan jantung yang berdebar kencang dan muka yang memerah, Tristan hanya menutupi wajahnya menggunakan tangannya.


Melihat Tristan yang pergi meninggalkannya, Kian kembali dan mengikat kembali rambutnya.


"Kian, disini kamu rupanya". Sahut Leonart yang mengejutkan Kian.


"Iya tuan, ada apa". Melirik ke arah Leonart.


"Apa yang sedang kamu perhatikan"?. Tanya Leonart


"Haa!? Bagaimana kamu tau kalo yang kamu lihat tadi Tristan?". Bingung Leonart


"Dari baju dan mimik wajahnya, saya sudah bisa menebak kalau dia tuan muda Tristan". Melirik kearah Leonart.


"Oh... Sepertinya kamu sudah bisa belajar dari saya yah..". Tersenyum tipis.


"Ayo ikut aku masuk". Ajak Leonart


"Baik tuan".


Mereka pun menuju ke pintu mension rumah Greyson itu.


Sesampainya didepan pintu, mereka berdua disambut oleh dua lelaki.

__ADS_1


Lelaki yang satu mempunyai rambut yang sudah sedikit memutih, dengan baju pelayan tapi tetap gagah, menunduk saat melihat Leonart datang.


Sedangkan lelaki yang lainnya, lebih muda dibandingkan dengan lelaki di sebelahnya, dengan memakai jas. Sama, dia juga menunduk saat Leonart datang.


"Selamat datang tuan besar". Ucap lelaki yang memakai baju pelayan.


"Iya..."


"Kenalin Kian, dia pak Lim. Ketua palayan di rumah ini dan salah satu orang kepercayaan saya". Ucap Leonart memperkenalkan pelayan yang ada di depannya.


"Dan di sebelahnya Indra, dia sekretaris saya dan juga salah satu orang kepercayaan saya". Menunjuk orang yang ada di sebelah pak Lim.


"Hmm Kian tuan...". Menundukkan kepalanya sejenak.


"Nak Kian, tidak perlu memanggil tuan, cukup dengan pak Lim saja". Ucap pak Lim


"Iya... Nak Kian kami bukan tuan mu". Timpal Indra.


Semua orang di dalam mension Greyson, sudah di beritahu bahwa akan ada seorang gadis yang akan datang bersama Leonart.


Kecuali Tristan


"Iya pak". Jawab Kian.


Pak Lim membuka pintu dan mempersilahkan Leonart dan Kian masuk.


BERSAMBUNG


jangan lupa like komen nya yah guys😉


trus kritik dan sarannya juga biar aku bisa ngekoreksi yang salah

__ADS_1


semangat bacanya


__ADS_2