Jangan Dekati Wanitaku

Jangan Dekati Wanitaku
Episode 13 Berangkat bersama


__ADS_3

Seperti yang dikatakan pria itu bahwa hari ini ia akan menjemput Nana untuk pergi ke sekolah bersama dan sekarang pria itu tengah duduk di meja makan keluarga nana beserta kedua orang tua Nana dan juga Abang Nathan.


"Loh." ucap Nana terkejut mendapati pria itu tengah duduk dan berbincang dengan kedua orang tuanya dan juga Abangnya.


"Kenapa terkejut gitu." Ujar Abang Nana merasa Heran kenapa adiknya itu terkejut melihat pemuda tampan itu berada di rumah mereka.


Laki laki itu adalah Hansel yang kemaren sudah janjian ingin berangkat ke sekolah bersama Nana dan dia menepati ucapannya dengan datang ke rumah Nana pagi pagi sekali.


"Udahh Ayo makan dulu baru bicaranya nanti." ucap Papa Antonio dan menyuruh Nana untuk duduk di sebelah Hansel.


Selesai sarapan pagi bersama Hansel langsung menuju ke sekolah bersama sama dengan mobilnya.


Dalam perjalanan menuju ke sekolah karena Nana masih merasa heran dengan Hansel yang tiba tiba datang kerumahnya pagi pagi sekali karena biasanya ia ke sekolah selalu terlambat namun saat ke rumahnya datang pagi pagi sekali.


Nana mendengar mamanya yang mengatakan kalau Hansel berada di rumahnya sejak pukul enam pagi.


"Tumben bangunnya ngak kesiangan lagi." tanya Nana kepada Hansel untuk memecahkan kesunyian di tengah tengah keduanya.


"Kan mau jemput kamu." kata pria itu yang fokus ke jalanan.


Memang benar yang dikatakan Hansel dia sudah sampai di rumah Nana pagi pagi sekali Hannya untuk menjemput wanitanya setelah beberapa Minggu menjalankan hubungan.


Dia bela belain tidur sejak pukul sembilan malam dan melewatkan menonton piala dunia yang pada saat itu club bola favoritnya sedang bertanding dan bangun pagi pukul lima dan bersiap lalu pergi ke rumah Nana.


"Ya kan ngak sepagi itu nanti di sekolah bolos karena kurang tidur." ucap Nana karena sering mendengar bahwa pria itu suka sekali bolos sekolah hanya untuk tidur di atap sekolah tempat dia dan teman temanya nongkrong.


"Emang kamu mau terlambat ke sekolahnya kalau aku jemputnya lama." tanya Hansel.


"Ngak sihh terserah kamu deh." ucap Nana kesal karena pria itu tidak menjawab pertanyaannya sesuai yang di inginkan nya.


"Ngak usah kesal aku janji kok hari ini ngak akan bolos." ujar pria itu berjanji karena dia yakin wanitanya itu merasa bersalah karena telah membuatnya bangun pagi pagi sekali.


"Janji ya nanti aku lihat lah ke kelasnya." ucap Nana melihat ke arah pria itu yang saat itu juga tengah melihat ke arahnya dan terjadilah mereka berdua tatap tatapan yang membuat jantung keduanya berdegup kencang.


Untung saja mereka berada di lampu merah kalau tidak mungkin mereka akan kecelakaan.


Lampu sudah menunjukan lampu hijau lalu mereka kembali melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


Sekarang mereka telah sampai di gerbang sekolah dan Nana meminta pria itu memberhentikan mobilnya lalu turun.


"Kenapa disuruh berhenti." kata Hansel setelah mendengar Nana menyuruhnya untuk berhenti di tepi jalan sebelum gerbang sekolah.


"Aku mau turun disini aja." kata Nana kepada Hansel.


"Kan belum sampai ke sekolahnya."kata Hansel yang ingin Nana terus berada di dalam mobil hingga sampai parkiran sekolah.


"Tapi ,nanti fans kamu marah dan akunya di buli." ucap Nana mengingat fans Hansel yang brutal apabila melihat idola mereka dekat dengan seorang wanita.


"Ngak mungkin ,nanti aku kasih tau mereka kalau kami itu cewek aku."


"Tapi...." belum selesai Nana melanjutkan ucapannya sudah di potong oleh Hansel.


"Ngak ada tapi tapian." lalu Hansel kembali menjalankan mobilnya menuju tempat parkir.


Sekarang sampailah mereka di parkiran khusus mobil.


"Kamu turun duluan aja." kata Nana karena dia melihat banyaknya para murid sekolah disana ya g masih nongkrong di bawah sebuah pohon pojokan parkir sekolah.


"Kamu aja."


"Yaudah kalau gitu sama sama aja." ujar Hansel lalu turun dari mobil menuju pintu tempat Nana duduk lalu membukakan pintu untuk Nana.


"Ayo turun" ujar pria itu.


Melihat Hansel membukakan pintu dan melihat seorang cewek yang keluar dari mobilnya membuat cewek yang ada di parkiran melongo tak percaya kalau idolanya membonceng seorang cewek.


Nana dan Hansel langsung jadi bahan omongan di parkiran.


Mau tidak mau Nana harus turun karena sebentar lagi bel pertanda masuk pembelajaran akan di mulai


Lalu Nana turun dari mobil itu dan berlari menuju kelasnya.


Kelas Nana.


Nana sampai di kelasnya sambil ngos-ngosan karena berlari ,tapi setibanya di kelas Nana tidak mendapati sahabatnya Citra di kelas yang biasanya dia sudah datang ke sekolah jam segini.

__ADS_1


Namun tak beberapa lama datanglah Citra lengkap dengan tas tasnya yang sepertinya dia juga baru datang.


"Ngak mau cerita nihh." ucap citra kepada Nana setelah meletakan tasnya di mejanya.


"Cerita apa." ucap Nana santai untuk menahan kegugupannya.


"Ituhh yang di parkiran sampai membuat satu sekolah heboh." kata Citra karena tadi saat Nana sampai dia juga baru sampai dan melihat Nana keluar dari Hansel dan di bukakan pintu.


"Ohh cuma nebeng doang kok." jawab Nana yang masih menahan ke kegugupannya.


"Yakinnn cumaa nebeng." tanya Citra lagi seakan akan mengintimidasi Nana.


"Huhh ia ngaku gw dia itu boyfriend gw." Nana pun mengakui.


"Whatt." pernyataan Nana itu membuat Citra terkejut karena itu telah lebih dari yang dia bayangkan dan hubungan mereka sudah sejauh ini ,dekat saja dia tak tau


"Kok bisa." tanya Citra seakan tak percaya.


"Ya bisalah".


"Gimana ceritanya." tanya Citra.


"Nanti gw ceritain." ucap Nana karena bel sudah berbunyi pertanda jam pembelajaran pertama sudah di mulai


Nana pun tidak menyadari kalau ada seseorang yang sedang sakit hati kepadanya lantaran melihat Nana berangkat bersama dengan Hansel


"Lo harus Habis di tangan gw." kata orang itu dalam hatinya dan menatap Nana tajam.


.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2