
Saat akan sarapan pagi Nana sudah mendapati Hansel duduk di meja makan bersama orang tuanya.
"Pagi semua." sapa Nana.
"Udah sampai ya." tanya Nana lalu menghampiri Hansel dan duduk di sampingnya.
"Udah." jawab Hansel.
"Maa bekal Nana mana." tanya Nana ke mama Renata karena dia sudah telat dari biasanya ke sekolah.
"Ini sayang." ucap mama Renata lalu menyerahkan sebuah kotak bekal ke Nana
"Kalau gitu Nana pergi dulu ya ma pa." ucap Nana ke mama dan papanya.
Tadi malam Nana di telepon Hansel yang katanya dia akan menjemput Nana dan pergi ke sekolah bersama.
Lagi lagi Nana di buat makin cinta dengan tindakan Hansel yang selalu menepati janjinya walaupun hari ini datangnya agak telat.
Apalagi Hansel yang setiap hari selalu memperhatikannya dari hal hal kecil sampai hal yang besar dan selalu memberikan kejutan yang tidak di duga duga Nana.
Walaupun Nana berangkat dengan Hansel tapi bodyguard selalu setia mengikutinya.
Saat jam pulang sekolah.
Nana sedang berada di parkiran sekolah karena menunggu dua orang bodyguardnya yang katanya di panggil oleh seorang guru.
"Nana lo belum pulang." tanya Arkan yang berhenti di samping Nana yang hendak pulang dengan motornya.
"Belum masih nunggu sepupu aku." ucap Nana yang di sekolah bodyguardnya diberi identitas sebagai sepupu yang juga kebetulan mereka kembar supaya tidak ada yang mencurigai walaupun itu musuh.
"Kalau gitu gw duluan." ucap Arkan lalu pergi dari hadapan Nana.
Setelah Arkan pergi Nana juga masuk ke dalam mobilnya karena cuaca yang panas.
kring kring kring.
"Iya hallo Cii." kata Nana yang menelpon ternyata Citra.
"Lo dimana." kata Nana
"Ok gw kesana sekarang."
__ADS_1
Nana mendapatkan telepon dari Citra yang memintanya untuk menolongnya yang terpeleset di WC sekolah dan tidak dapat berdiri.
Karena merasa kasihan dengan sahabatnya itu Nana pun pergi untuk menolongnya.
"Cii Lo di mana." teriak Nana yang sudah sampai di WC dan memeriksa satu satu WC.
"Citra." panggil Nana lagi.
"Hmmm hmmm hmmm." teriak Nana tapi mulutnya sudah di tutup dari arah belakang.
"Syutt Lo diam." ucap seseorang yang membekap mulut Nana tadi.
"Baiklah." ucap Nana.
Di sisi lain dia bodyguard Nana yang telah selesai di panggil guru pun menuju parkiran karena mereka telah lama meninggalkan Nana di sana.
"Nona tidak ada." ucap Soni memberitahukan kepada kembarannya Sonya.
"Di dalam mobil." tanya Sonya dan mengecek juga di dalam mobil namun tidak ada.
"Telepon."
Sonya tak pantang menyerah dan mengulanginya berkali kali.
Ting.
Pesan: kalian tidak perlu menungguku sekarang saya bersama Hansel.
"Soni nona memberi pesan." Sonya pun menunjukan pesan itu ke Soni.
"Syukurlah nona sudah bersama tuan Hansel." ucap Soni.
Setelah mendapatkan pesan itu mereka berdua menjadi tenang dan beranggapan Nana sudah pulang bersama Hansel.
Si kembar Sonya dan Soni telah sampai di kediaman Nana.
"Nana mana." tanya mama Renata saat mereka berdua memasuki pekarangan rumah.
"Katanya dia bersama tuan Hansel nyonya." jawab Soni dan di iyakan Sonya.
"Kalian semua sudah di jebak Nana tidak bersama Hansel." ucap mama Renata dan dari belakang tampak Hansel yang berjalan ke arah mereka.
__ADS_1
"Ada apa Tante." tanya Hansel.
Hansel tadi mendapatkan pesan dari Nana untuk tidak perlu menunggunya karena papa Antonio menyuruhnya untuk datang ke rumah mereka.
Hansel tidak keberatan dengan itu pun langsung menuju rumah Nana untuk menemui papa Antonio dan juga merasa Nana akan baik baik saja karena ada bodyguard yang akan menjaganya.
"Nana belum pulang dan dia menyuruh mereka berdua untuk pulang." ucap mama Renata yang sudah menggigil ketakutan dengan Nana yang masih berada di luar sana yang sangat membahayakan dirinya.
"Ada apa ini." ucap papa Antonio dari dalam rumah.
"Nana belum pulang pa." ucap Mama Renata yang sudah gemetar dan segera di bawa ke dalam pelukannya oleh Antonio.
"Semuanya berkumpul." teriak Antonio menyuruh semua bawahannya untuk berkumpul yang sudah siap siaga berada di rumah mereka ketika terjadi sesuatu.
"Kalian segera lacak di mana keberadaan Putri saya." ucap Antonio
"Sekarang nona masih berada di sekolahnya tuan." ucap seorang laki yang ahli dalam bidang IT yang bekerja di keluarga Nana.
"Sekarang kalian semua cari Putri saya sampai ketemu."
Tanpa komando mereka bubar dan menuju ke sekolah Nana.
Hansel pun juga ikut pergi duluan tanpa pamitan terlebih dahulu.
Hansel yang juga sudah memasang GPS di jam yang Nana pakai pun mengikuti arah GPS itu.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.
***Jangan lupa like dan komen apa kekurangan dari cerita author dan juga beri masukan
Thanks yang udah like***.
__ADS_1