
Flashback.
Waktu Nana dan Citra masih duduk di bangku SMP Nana ingin memberikan Nama panggilan sayang kepada Citra begitupun juga dengan Citra kepada Nana namun pada saat Nana ingin memberikan Nama Cici tapi Citra menolak dengan alasan sudah ada seseorang yang memberikan nama itu untuknya tapi Citra tidak pernah memberi tahu Nana siapa orang itu hingga saat SMA dan sekarang Nana sudah tau siapa orang yang di maksud sahabatnya itu.
Sepulang sekolah.
Setelah keluar dari kelas Nana Citra dan juga Arkan menuju ke parkiran berjalan dengan beriringan sambil mengobrol ria.
Sekarang tibalah waktunya Citra dan Arkan untuk pulang dan Nana masih menunggu jemputan.
"Kita duluan ya na." kata citra melambaikan tangan ke Nana yang masih berdiri di luar mobil sedangkan Citra dan Arkan sudah berada di dalam mobil.
"Iya hati hati di jalan kalian." kata Nana juga membalas lambaian tangan dari Citra. Bukannya Nana ngak mau pulang bareng Citra dan Arkan karena setelah ini dia akan menghadiri sebuah acara keluarga dan sekarang Nana lagi menunggu jemputan dan juga mamanya yang akan langsung ke tempat acara tersebut.
Tak lama setelah itu mama Nana datang dengan mobilnya.
"Udah nunggu lama dek." kata mama Nana.
"Ngak kok ma." jawab Nana dan langsung masuk ke mobil ,dan mereka berdua pun tancap gas meninggalkan gerbang sekolah dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan.
Tempat acara keluarga.
Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam akhirnya Nana dan juga mamanya telah sampai di tempat acara tersebut yang di selenggarakan di hotel xxx.
__ADS_1
Tadi Nana juga sempat mengambil baju dan menganti pakaiannya di salah satu butik langganan mamanya terlebih dahulu (masak mau pergi ke acara penting pakai pakaian sekolah).
"Maaf ya pa kita sedikit lama." kata mama Nana yang memang tadi sedikit lama saat mereka mengambil baju di butik.
"Tidak apa apa papa juga belum lama kok ma." jawab papa Nana yang memang sudah sampai duluan.
"Yaudah kita langsung masuk saja om mu sudah menunggu di dalam." Kata papa Nana dan mereka pun langsung menuju kedalam hotel.
Setelah acara selesai Nana beserta mama papa dan juga Abangnya yang juga turut hadir dalam acara tersebut dan sekarang mereka berempat langsung menuju ke rumah.
"Dek Lo kenal sama anak om Daniel tadi nggak katanya dia juga sekolah yang sama dengan Lo." tanya Abang Nana penasaran karena melihat Nana berbicara dengan anak om Daniel.
"Kenal sih bang tapi ngak terlalu dekat soalnya dia itu bandel di sekolah." jawab Nana sesuai dengan adanya.
"Kenapa Abang Nanya gitu?" tanya Nana penasaran.
"Ngak apa apa kok." jawab Abang Nana yang sepertinya mengetahui sesuatu.
"Yaudah." ucap Nana dan mereka berdua diam kembali dan menikmati perjalanan mereka menuju rumah.
Kenapa mereka Hannya berdua karena papa dan mama Nana satu mobil yang katanya mereka mau pacaran dan juga mereka juga masih ada urusan lain di tempat lain.
Rumah.
__ADS_1
Sesampainya di rumah dan hari sudah malam Nana langsung menuju kamarnya untuk mandi dan juga istirahat karena badannya sudah terasa lelah sekali setelah beraktivitas seharian dan juga tidak lupa memakai skincare sebelum tidur untuk merawat kecantikan yang sudah diberikan tuhan.
Keesokan harinya Nana terbangun dari tidurnya saat mendengar suara azan subuh berkumandang dengan merdunya dan Nana memutuskan untuk langsung mandi karena mandi subuh itu bisa bikin awet muda Mandi di waktu ini juga bikin tubuh kita terasa lebih segar.
Selain itu ,mandi sebelum subuh dipercaya dapat menguatkan daya tahan tubuh kita! Mandi di waktu ini akan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Selesai mandi Nana memutuskan untuk melaksanakan mandi subuh dan membaca ayat suci Alquran dan setelah itu sekitar pukul enam pagi Nana turun ke ruang makan dan juga dia ingin melihat para asisten rumah tangganya memasak.
"Pagi Bibi Atun." sapa Nana kepada bibi yang bernama Atun itu yang tengah sibuk membuat sarapan pagi untuk majikannya.
"Aduh non bikin bibi terkejut aja." kata bibi Atun sambil mengusap dadanya karena terkejut dengan suara Nana yang menyapa nya tepat di telinganya.
"Hehehehe maaf bi salah bibi sih terlalu fokus buat masak." ucap Nana sambil cengengesan dan juga sedikit merasa bersalah karena telah mengejutkan bibi yang sudah kepala lima itu.
"Kayaknya senang banget nih non ada apa sih." tanya bibi Atun yang melihat Nana dari tadi tersenyum terus.
"Bibi nihh emang ngak boleh ya Nana senang." ucap Nana cemberut untuk mengerjai bibi atun.
"Ngak gitu lah non." jawab bibi Atun merasa sedikit bersalah.
"Ngak papa kok biii karena hari ini Nana lagi senang jadi bibi Nana maafin deh." ucap Nana sambil sedikit tertawa karena pagi ini dia sudah berhasil mengerjai bibi Atun.
Setengah tujuh Nana dan keluarganya sudah siap sarapan pagi dan langsung menuju tempat tujuan masing masing begitu juga dengan Nana yang juga akan berangkat ke sekolah diantar oleh supir karena belum di izinkan untuk mengemudi oleh papa dan mamanya karena belum berumur tujuh belas tahun.
__ADS_1
_____________BERSAMBUNG____________