Jangan Dekati Wanitaku

Jangan Dekati Wanitaku
Episode 19


__ADS_3

Malam harinya Nana sedang membaca novel di sebuah aplikasi di ponselnya yang merupakan rutinitas sehari-hari ketika ada waktu luang dan menghabiskan waktu untuk membaca karena dia suka sekali membaca sejak dulu.


Saking asiknya membaca yang membuat Nana sering lupa waktu begitu juga malam ini yang membuatnya melupakan makan malam.


Di tengah tengah asik membaca Nana terkejut dengan pintu kamarnya di buka dan refleks Nana melihat ke arah pintu.


"Astaghfirullah Mama ngagetin Nana." ucap Nana sambil mengusap dadanya yang berdetak kencang karena terkejut bukan karena salting.


"Lagi ngapain." tanya mama Nana menghampiri Nana yang duduk di atas kasurnya.


"Baca novel." jawab Nana.


"Owhh pantesan." maklum mama nana karena itu bukan hal yang tak biasa baginya.


"Mama kira kamu udah tidur sampai lupa makan malamnya." ucap mama Nana.


"Emang jam berapa ma." tanya Nana.


"Udah mau jam delapan." jawab mama Nana dan juga menunjukkan jam di tangannya.


"Turun makan dulu."


"Ok mah." ucap Nana dan turun ke lantai satu untuk makan malam sendirian karena yang lainnya sudah selesai makan malamnya.


Selesai makan malam Nana kembali ke kamarnya dan me ngecek tugas karena tidak ada Nana ingin kembali melanjutkan membaca novel yang dibaca nya tadi.


Tapi pada saat membuka ponselnya Nana menemukan satu panggilan tak terjawab dan ternyata itu dari Hansel.


Tak berselang lama ponsel Nana kembali bergetar dan itu panggilan dari Hansel dan Nana pun mengangkat nya.


📞


"Iya hallo." ucap Nana.


"Ngak ngapa ngapain." jawab Nana karena di tanya Hansel dari seberang sana lagi ngapain.


"Masih sakit perutnya." tanya Hansel.


"Udah ngak." jawab Nana.


"Emang biasanya selalu kayak gitu."

__ADS_1


"Iya tapi kadang ngak."


Dan pada akhirnya mereka hanyut dalam perbincangan yang tidak kita ketahui.


Hansel.


Setelah berkumpul di markas sesuai perjanjiannya dengan teman temanya lebih tepatnya anak buah karena dia merupakan ketua geng motor yang bernama Broken.


Kenapa di namakan broken itu karena anak anak disana kebanyakan anak broken home.


Hansel kembali ke rumahnya sekitar jam Delapan malam dan sesampainya di rumah Hansel kepikiran soal Nana yang sakit tadi siang dan akhirnya memutuskan untuk menghubungi Nana via telepon.


Walaupun pada panggilan pertama telepon nya tidak di angkat dan Hansel kembali menghubungi Nana yang kemudian diterima telepon dari Hansel.


Dan ternyata Nana baru selesai makan dan ponselnya di tinggal di kamar dan itulah yang membuat Nana tidak mengangkat telepon dari Hansel.


.


Karena hari semakin larut Nana dan Hansel memutuskan sambungan telepon mereka karena besok mereka akan sekolah.


Singkat cerita sekarang mereka telah usai melaksanakan ujian semester ganjil dan pastinya setiap sekolah akan melaksanakan clas meeting begitu juga dengan sekolah Nana.


Yang pada saat ini Nana melihat pertandingan futsal antar kelas yang kebetulan sekarang kelas Nana bertanding dengan kelas Hansel yang membuat Nana bingung harus memilih tim yang mana di tambah lagi Hansel yang juga ikut serta.


"Gw ngak memihak ke satupun tim." jawab Nana yang masih fokus melihat pertandingan yang terlihat sengit itu.


"Kalau gw milih kelasnya Hansel sih karena crush gw disana."


"Siapa?" tanya Nana penasaran.


"Ada deh." ucap Citra yang tak mau memberi tahu


"Jadi Lo ngak pilih kelas kita gitu." tanya Nana ke Citra


"Ya dukunglah masa ngak." balas Citra.


"Mending Lo diam dan lihat ke depan." ucap Nana lagi supaya Citra berhenti mengoceh yang itu pun seketika membuat Citra langsung berhenti mengoceh.


Yang pada akhirnya pertandingan pun di menangkan oleh kelas Hansel.


Hansel yang setelah bertanding pun mendekati tempat duduk Nana.

__ADS_1


"Kelas kamu kalah." ucap Hansel yang baru datang dan langsung duduk di sebelah Nana.


"Ya ngak papa namanya juga permainan." ucap Nana yang tampak biasa saja atas kekalahan kelasnya.


"Ini minum dulu." dan Nana memberikan sebuah botol Aqua ke Hansel.


"Gerah." ucap Hansel yang hendak mau membuka bajunya.


"Hehh mau ngapain." Nana yang langsung reflek menahan tangan Hansel yang hendak membuka bajunya.


"Jangan di buka di sini masih banyak orang." ucap Nana lagi.


"Tapi gerah yang." ucap Hansel lagi yang membuat Nana salting oleh kata terakhir yang di ucapkan oleh Hansel.


"Pokoknya kalau mau buka baju Jangan disini." ucap Nana lagi.


"Nih pakai kipas aku." sambil memberikan sebuah kipas angin mini ke Hansel dan Hansel pun menerimanya.


Karena masih merasa gerah Hansel pamit ke Nana untuk ke kelas mendinginkan badannya karena di sana terdapat AC.


Setelah Hansel pergi Nana bertanya ke Citra.


"Kok lo ngak nyamperin crush lo." tanya Nana ke Citra yang diam saja di sampingannya.


"Crush gw itu Uda punya pacar." jawab Citra


"Owhh ,yang sabar ya ci mungkin dia ngak yang terbaik buat lo." ucap Nana


"Iya na."


"Kenapa si Lo selalu mendapatkan apa yang gw mau duluan." ucap Citra salah hatinya.


.


.


..


.


.

__ADS_1


.


____________BERSAMBUNG____________


__ADS_2