Jangan Dekati Wanitaku

Jangan Dekati Wanitaku
Episode 7 Dibuat kesal


__ADS_3

Tanpa terasa sekarang Nana sudah kelas dua belas SMA dan hari ini adalah hari pertama mereka sekolah setelah libur semester yang panjang sekitar satu bulan lamanya.


Pagi ini Nana sangat semangat untuk pergi ke sekolah karena dengan libur yang panjang membuat Nana sangat rindu dengan teman temannya apalagi sahabatnya Citra dan Arkan yang sudah menjadi sahabatnya sejak satu tahun yang lalu.


Setelah selesai sarapan Nana bersiap untuk ke sekolah dengan mengendarai mobilnya sejak Nana berulang tahun ke tujuh belas tahun.


Setelah berpamitan kepada orang tuanya Nana lalu berangkat ke sekolah sekitar setengah tujuh pagi agar tidak macet di jalanan dan juga bisa santai untuk ke sekolah yang jaraknya hanya sekitar dua puluh menit dari rumah Nana.


Sekolah.


Sesampainya di sekolah Nana langsung memarkirkan mobilnya di tempat khusus parkiran mobil. Setelah selesai memarkirkan mobilnya lalu Nana langsung menuju ke kelas untuk menemui sahabatnya yang sudah sampai duluan.


Kelas.


"Citraaaaa." teriak Nana dengan girang saat sudah sampai di depan pintu kelas yang berlambangkan XI IPS 4 karena mereka belum ada pembagian kelas kembali dengan berlari Nana menghampiri sahabatnya itu dan langsung memeluknya.


"Gw kangen tau sama Lo." kata Nana dan langsung memeluk manja sahabatnya itu.


"Gw juga." ucap Citra yang juga sangat merindukan sosok sahabatnya itu.


"Lo sih liburan ke luar negeri." ucap Nana setelah selesai acara peluk pelukan dengan Citra.


"Ya mau gimana lagi bokap sama nyokap gw maksa." jawab citra seadanya.


"Yaudah deh ,ohh iya gimana liburan lo." tanya Nana kepada citra dan mereka menceritakan pengalaman liburan mereka berdua sampai datanglah seseorang yang memberhentikan omongan mereka berdua.


"Pagi kalian berdua." ucap seorang orang itu yang ternyata Arkan.


"Pagi juga Arkan." jawab Nana dan Citra serentak.

__ADS_1


"Gimana kabar kalian." tanya Arkan kepada mereka berdua.


"Baik sih." jawab Nana dan citra.


Lalu mereka melanjutkan bercerita sampai pengumuman untuk berkumpul di lapangan. Di lapangan guru tersebut mengumumkan kelas dan juga tugas Osis untuk mendampingi MOS untuk kelas sepuluh baru dan Nana citra serta Arkan mereka bertiga masih berada di kelas yang sama yaitu di kelas XII IPS 4.


Karena Nana dan Arkan merupakan anggota Osis mereka tetap tinggal di lapangan untuk memberikan arahan MOS kepada kelas sepuluh baru.


Lapangan.


Saat di lapangan Nana dihampiri oleh seorang anak laki laki bersama teman temannya dan kemudian salah satu diantaranya mereka berkata.


"Kak boleh kenalan ngak." kata seorang laki laki yang ternyata adalah murid baru kelas sepuluh yang berperawakan tinggi.


"Owhh boleh." jawab Nana sopan.


"Owhh iya nama kakak siapa." Tanya laki laki itu balik.


"Nama gw Kenzo."


"Kakak udah punya pacar belom." tanya anak laki laki itu nekat.


"Hmmm......" belum selesai Nana menjawab terdengar suara seorang dari belakang yang menyambung ucapan Nana.


"Udah." jawab laki laki tersebut.


"Arkan" kata Nana yang terbengong saat melihat Arkan yang sudah berdiri di dekatnya dengan tegap dan tangan di masukan ke saku yang seakan menantang laki laki itu.


"Udah punya ternyata." ucap laki laki tersebut lalu pergi dari tempat Nana dan Arkan berdiri.

__ADS_1


"Maaf ya na soalnya tadi gw niatnya cuma bantuin lo doang kok." kata Arkan kepada Nana.


"Ngak papa ,harusnya gw bilang makasih sama lo kalau Lo ngak ada mungkin akan terus di gangguin sama tu anak." kata Nana karena dia memang merasa risih dengan laki laki tadi yang sudah mengganggunya beberapa hari terakhir.


"Sama sama Na ,gw udah liatin dia dari kita berbaris tadi soalnya dia Mandang Lo terus dan pandangannya aneh lagi." kata Arkan kepada Nana yang juga dari tadi juga memperhatikan laki laki yang tadi mendekati Nana.


"Ohh ya,." ucap Nana seakan tak percaya.


"Iya Nana." jawab Arkan meyakinkan Nana akan hal itu.


Dan mereka berdua pergi dari tempat itu menuju para anggota Osis lainya berada.


Setelah beberapa hari MOS berlalu dan Nana sudah mulai kembali belajar seperti biasanya.


Sekarang tibalah waktunya istirahat Citra dan Nana memutuskan untuk ke kantin karena hari ini mereka berdua sama sama tidak membawa bekal dari rumah karena ingin makan makanan di kantin.


Kantin.


Sesampainya di kantin Nana dan Citra langsung menuju ke tempat penjual makanan favorit mereka yaitu bakso mang Udin yang juga banyak diminati murid murid lainnya.


"Mang baksonya seperti biasanya ya." kata Nana yang sudah akrab dengan mang Udin.


"Baik neng." kata mang Udin lalu membuatkan pesanan Nana dan Citra lalu mengantarkan ke tempat dimana Citra dan Nana duduk.


"Makasi mang." kata citra setelah baksonya diantarkan mang Udin.


"Sama sama neng." kata mang Udin.


Setelah selesai memakan baksonya nana ingin membeli es teh manis ke penjual sebelah Karena ia sedikit merasa kepedasan namun saat ingin mengambil es teh manisnya dari penjual datanglah seseorang yang langsung menyambar es teh tersebut dari tangan Nana dan langsung meneguknya hingga habis yang membuat Nana langsung tercengang melihat siapa orang tersebut.

__ADS_1


_____________BERSAMBUNG____________


__ADS_2