
Dan setibanya di sana Hansel di kejutkan dengan wanita itu setelah melihat wajahnya yang seketika itu Hansel langsung berteriak kesenangan.
"Kakak." ujar Hansel setelah melihat wanita itu yang ternyata kakaknya yang sudah lama ia rindukan.
"Kak Shanum pulang kok ngak bilang bilang." Ucap Hansel sambil memeluk kangen kakaknya.
Saking terharunya Hansel sampai meneteskan air matanya saking bahagianya karena sudah menahan rindu lebih kurang dari dua tahun tidak bertatap muka langsung dengan kakaknya apalagi kakaknya itu kuliah jauh jauh ke Mesir tepatnya di Al Azhar.
"Buat surprisein kamu." Jawab Shanum yang juga sangat merindukan sang adik.
"Kata bunda kamu hampir tiap hari nanyain kakak." Shanum bertanya kepada adiknya itu.
"Hmm iya." Ucap Hansel lalu melepaskan pelukan dari kak Shanum.
"Kakak baru sampai." Tanya Hansel yang saat ini tengah duduk di kursi samping Shanum.
"Iya duluan dikit dari kamu." Jawab Shanum sambil tersenyum begitupun dengan orang tua mereka memandangi kedua anaknya saling akur.
"Udahan dulu kangen kangennya makan dulu Kak Shanum juga pasti lapar." Ujar bunda Gita.
Setelah itu mereka makan bersama tanpa ada suara dan terdengar Hannya suara dentingan sendok dan garpu.
Keesokan harinya.
Selesai sarapan pagi Nana di panggil sang papa.
"Adek ada yang mau papa omongin." ucap papa Antonio saat Nana akan pergi ke sekolah.
"Iya ada apa pa." tanya Nana.
"Maaf papa sedikit membuatmu repot."
"Emang ada apa pa." tanya Nana lagi.
"Mulai sekarang kamu ke sekolah pakai bodyguard." ucap papa Antonio.
"Kenapa pakai bodyguard segala pa."
__ADS_1
"Ini demi keselamatan kamu dan untuk berjaga jaga karena ada salah satu rekan bisnis papa yang lagi ngontak kamu." jelas Antonio
"Baiklah pa kalau gitu." ucap Nana karena ini bukan pertama kalinya dia pakai bodyguard.
"Kalau gitu aku berangkat dulu pa." ucap Nana dan menyalami papa dan mamanya yang diam saja dari tadi."
"Iya." ucap Antonio.
Setelah itu Nana berangkat ke sekolah di antar oleh supir sekaligus beberapa bodyguard dan di antara mereka ada yang menyamar sebagai murid baru di sekolah Nana.
Sesampainya di sekolah Nana mengantarkan para bodyguardnya itu ke ruang kepala sekolah sebagai murid baru.
Selesai dari itu mereka di tempatkan di kelas yang sama bersama Nana.
Karena kepala sekolah ini pamannya Nana jadi mereka dengan mudah melakukan urusan di sana.
Jam istirahat.
Setelah jam istirahat berbunyi Nana mengajak Citra untuk ke kantin bersama.
"Ci kantin yuk." ajak Nana karena sejak tadi pagi Citra tidak berbicara dengannya.
"Owhh yaudah." ucap Nana lalu dia mengajak dua bodyguardnya yang melamar untuk ke kantin bersama.
Dua hari kemudian.
Setelah bel pulang berbunyi Nana pergi ke kelas Hansel karena dia tidak menemukannya dua hari ini.
Karena itu Nana memutuskan untuk melihatnya ke kelas.
Sesampainya di kelas Hansel Nana tidak melihatnya dan memutuskan untuk bertanya ke Tomi temannya Hansel yang kebetulan juga baru keluar kelas.
"Tomi ya." tanya Nana.
"Iya ada apa." ucap Tomi.
"Hansel nya ada?" tanya Nana.
__ADS_1
"Dia udah dua hari nggak masuk."
"Owhh makasi ya." dan di balas anggukan kepala saja oleh Tomi.
Karena tidak menemukan Hansel Nana memutuskan untuk ke rumahnya.
"Kak Sonya kita ke rumah Hansel dulu ya." ucap Nana kepada bodyguard nya yang bernama Sonya.
"Okey bos."
Setelah itu mereka menuju rumah Hansel.
Sebelum sampai di rumah Hansel Nana sudah menghubungi bunda Gita terlebih dahulu.
Dan sesampainya di sana ia langsung di suruh masuk.
"Hansel ada Tan." tanya Nana ke bunda Gita.
"Ada dia lagi sakit sayang."
"Lihat aja ke kamarnya." ucap bunda Gita dan meminta salah satu ART untuk mengantar Nana ke kamarnya.
Karena pintu kamar Hansel tidak di tutup dan di biarkan terbuka Nana bisa melihat orang di dalamnya.
"Hansel." ucap Nana terkejut melihat Hansel bersama dengan seorang wanita yang tengah menyuapinya.
Hansel yang mengetahui suara itu pun menoleh ke arah pintu.
"Nana." ucap Hansel terkejut karena melihat Nana yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
"Tega ya kamu berduaan sama wanita lain di belakang aku." ucap Nana yang langsung masuk ke dalam kamar Hansel lalu memukulinya dengan bantal dan dia sudah tidak peduli lagi kalau Hansel saat ini tengah sakit.
.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG