Jangan Panggil Aku Secepat Ini

Jangan Panggil Aku Secepat Ini
BAB 24


__ADS_3

Setelah mereka sampai di rumah Mega,


"kak Rey,mampir dulu yuukk'!"


ajak Mega sambil menarik tangan Reyhan agar segera turun dari motornya.


"haaaa mampir dulu?" berarti dia bukan kakaknya Mega ya.lalu siapanya?apa mungkin pacarnya Mega ya?"


gumam Dini dalam hatinya,dengan banyak pertanyaan tentang ke dua orang itu.sepertinya mereka terlihat sangat dekat sekali.


"hehehe, nggak usah Me!


kakak langsung balik aja.kakak juga ada urusan dikit"


jawab Reyhan mencari alasan agar bisa cepat pergi.karena kelihatannya dari tadi dia memang buru-buru sekali.


"ok dech kak, makasih ya udah nganterin kami."


ucap Mega pada Reyhan sembari tersenyum.


"sama-sama Me,ya udah kakak pamit dulu ya."


jawab Reyhan sambil menyalakan motornya,lalu memandang ke arah Dini sambil terus tersenyum.mungkin karena melihat wajah Dini yang kebingungan, menurutnya itu adalah suatu hal yang lucu.makanya dari tadi dia hanya diam,tanpa menjelaskan perihal kedekatannya dengan Mega.


Setelah kepergian Reyhan,Mega langsung menarik tangan Dini untuk segera masuk kerumahnya.


"ayookk Din,kita masuk.mama pasti udah masak.kita makan siang dulu ya,sambil menunggu kedatangan teman-teman yang lain."


Dini yang dari tadi kebingungan hanya menurut sambil mengikuti langkah Mega masuk ke dalam rumahnya.

__ADS_1


"Ma,Mega udah pulang".


teriak Mega sambil mencari keberadaan mamanya.


"eehh Me,kamu sudah pulang ya


ini siapa?"


tanya mama mega, sembari menunjuk ke arah dini.


"saya Dini Tante"


Dini langsung menjawab sambil mencium punggung tangan mamanya Mega.


"iya ma,kami mau bikin tugas kelompok disini,nanti akan ada tiga orang teman ku lagi yang mau datang ma".


jawab Mega menjelaskan pada mamanya.


perintah mamanya.


.


"oke ma."


jawab Mega sambil menarik tangan Dini lagi,dan mamanya mengikuti di belakang.mau menyiapkan makan siang buat Mega dan Dini.


"Ma,tadi me ketemu kak Reyhan.


Me minta di anterin pulang,Me ajak mampir tapi dia nggak mau,katanya ada urusan".

__ADS_1


Mega memberitahukan kepada mamanya.


"hmmm itu lah Me,Tante kamu sering cerita sama mama,kalau kakak sepupu mu itu,udah seperti tukang ojek ceweknya".


jawaban mama Mega sekaligus menjawab pertanyaan Dini.


"oohh ternyata mereka sepupu".


gumam Dini dalam hatinya.


"iya ma,Tante pernah bilang sama Me,kalau dia nggak setuju kak Reyhan sama kak sheyla".


jawaban Mega membuat Dini yang sedang makan jadi tersedak dan langsung meminum air minum yang ada di depannya.


"apaaa jadi begitu ceritanya,masalah hubungannya dengan ceweknya ya, ternyata mereka tidak di restui"


gumam Dini dalam hatinya.


"iya mama juga bingung, kemaren mama sempat tanya sama Reyhan,tapi dia nggak mau menjawab pertanyaan mama".


jawab mama Mega lagi,dan kali ini menunjukkan raut wajah kesal.


"Apa aku jodohkan kak Rey sama kamu aja ya Din, sepertinya dari tadi dia perhatiin kamu terus.kayaknya dia suka dech sama kamu hehehe."


Mega bicara dengan santainya sambil tertawa,dan mamanya pun ikut tertawa mendengar ide anaknya itu.


"Apaan Sich kamu Mega?"


jawab Dini yang malu dengan wajahnya yang menjadi merah padam karena ide gila dari Mega".

__ADS_1


Mega hanya tersenyum dan tetap melanjutkan makannya.


Dini terlihat sangat malu dan canggung dengan pembicaraan itu.


__ADS_2