Jangan Panggil Aku Secepat Ini

Jangan Panggil Aku Secepat Ini
BAB 40


__ADS_3

Sementara di sekolahan Mega dan Sri sudah sepakat untuk menemui Dini di rumah Monic sepulang sekolah nanti.Dari tadi Mega sudah kontek\-kontekan dengan Monic, menanyakan keadaan Dini.Dini sudah mulai agak tenang.Dia sudah mau bercerita panjang lebar dengan Monic.


"Din, kalau aku boleh tau perasaan kamu yang sebenarnya gimana sich sama kak Reyhan?"


Monic mencoba mencari tahu bagaimana sebenarnya perasaan Dini.


"Hmmm, aku juga tidak mengerti Mon.Di satu sisi aku sebenarnya menyukai kak Reyhan.Tapi disisi lain, aku tidak siap menghadapi kejadian-kejadian seperti ini lagi.Aku capek Mon, di bilang jdi perebut kak Reyhan, Sementara aku tidak pernah merebutnya.Kedekatan kami, berjalan begitu saja.Awalnya hanya perasaan kagum.Lama-lama berubah menjadi cinta."


Dini mengungkapkan semua perasaannya yang selama ini selalu dia pendam sendiri.Bahkan Mega dan Sri pun tidak mengetahuinya.


"Din, kalau menurut aku kak Reyhan itu orangnya baik kok.Ganteng lagi hihihi.


Kamu harus berusaha memperjuangkan perasaanmu.Yang aku lihat dia juga sangat mencintaimu.Bahkan dia ingin selalu menjagamu".


Monic mencoba memberikan saran untuk Dini.


"Ingin selalu menjagaku?"


"kamu tau darimana?"

__ADS_1


"Memang dia pernah cerita sama kamu?"


Tanya Dini kaget.Apakah Monic sudah sedekat itu dengan Reyhan?Karena setahu Dini, Mereka bahkan belum pernah berkenalan secara langsung.


"Nggak Din, Mega yang memberi tahu padaku.Tadi selepas kita pergi kak Reyhan meminta Mega untuk menjagamu dan jika ada sesuatu yang terjadi, dia minta agar segera di beri tahu.Duuuhh dia so sweet banget ya Din.Andai aja aku berada di posisi kamu.Pasti aku bahkan perjuangin perasaan ku."


Monic berusaha memberi pendapat sambil menguatkan sahabatnya itu.Dia tau Dini dan Reyhan itu sebenarnya sama-sama saling cinta.


"Hmmm kamu benar Mon.Tapi aku masih bingung dengan perasaan ku.Ini cinta atau hanya sekedar suka?"


Balas Dini.


Monic memberi saran yang jenius.


"Benar juga ya Mon, ya udah aku bakalan coba buat jalanin dulu.Nanti kita lihat lagi gimana ke depannya, hehehe".


Jawab Dini.


"Ya udah Din, kalau kamu mau istirahat, istirahat aja dulu.Sambil nunggu jam pulang sekolah.Nanti se pulang sekolah Mega dan Sri bakalan datang ke sini juga".

__ADS_1


Balas Monic, sambil tersenyum.Melihat sahabatnya itu sudah ceria kembali.


"Nggak Mon, aku nggak ngantuk kok.Tapi bingung juga sich, mau ngapain ya?"


Jawab Dini yang mulai suntuk karena dari tadi nggak ngapa-ngapain.


"Atau gini aja Din, bentar lagi kan udah jam pulang sekolah.Mending kita masak aja yuuk!Mega sama Sri kan juga mau kesini.Nanti kita bisa makan bareng kan?"


Ajak Monic, agar Dini juga tidak semakin suntuk.


"Boleeeh Mon, tapi apa nggak apa-apa kita masak? kalau papa kamu pulang, aku kan jadi nggak enak".


Balas Dini yang merasa tidak enak dengan papanya Monica.


"Nggak apa-apa kok Din, papa ku itu orangnya baik kok, hehehe.Lagian papa pulangnya juga plingan ntar jam 10 malam".


Jawab Monic, meyakinkan Dini.


Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk memasak nasi goreng di dapur.Sambil menunggu kedatangan Mega dan Sri.

__ADS_1


__ADS_2