
Disaat mereka tengah asyik bercerita, tiba-tiba Mega bertanya pada Dini.
"Din,kamu suka nggak sama kak Reyhan?"
tanya Mega dengan serius.
Dini langsung kaget dengan pertanyaan yang di tujukan Mega padanya...
"Hehehe sebenarnya aq belum tau ini perasaan apa Me,kalau cuma sekedar suka,aq suka sama kalian semua.Yang pastinya aku merasa nyaman aja di samping kak Rey".
jawabnya jujur pada Mega.
"tunggu tunggu apa kamu udah pernah jalan sama kak Rey,Din?kamu kan udah tau"?
Sri langsung memotong pembicaraan mereka.
Dini menjelaskan pada Sri,kalau Reyhan itu kakak sepupunya Mega.Dan kemaren selesai mengerjakan tugas kelompok, Reyhan yang mengantarkan nya pulang.
Sri yang mendengar penjelasan Dini langsung kaget,dia heran kenapa bisa-bisanya Dini tetap jalan sama Reyhan, padahal dia udah tau kalau Reyhan sudah punya pacar.
Mega langsung mengambil alih untuk menjelaskan.
"kak Reyhan itu kakak sepupu aku,Dia memang sudah punya pacar.Tapi hubungan mereka tidak di restui orang tua kak Reyhan.Dan sepertinya kak Reyhan juga udah memilih mundur,karena dia tidak mau menyakiti hati orang tuanya."
"Benarkah begitu Me?"
__ADS_1
tanya Sri lagi,yang sepertinya tidak yakin dengan apa yang dia dengar.
"Aku nggak mau nanti Dini akan sakit hati".
kata Sri lagi dan omongannya itu di tujukannya pada Mega.
"Kamu tenang aja Sri,aku tau kak Rey itu orang baik,jadi kamu nggak usah khawatir".
jawab Mega yang berusaha meyakinkan Sri.
"Aku nggak tau ya,cuma biarin aja semuanya berjalan dengan apa adanya,kalau jodoh nggak bakalan kemana kok"
jawab dini sambil berjalan membuang bungkusan cilok yang tadi dia makan.
Tidak beberapa lama,Dani masuk ke dalam kelas dan langsung menarik tangan Dini yang tengah berdiri di dekat tong sampah.dia baru selesai membuang bungkusan cilok dari tangannya.
tanyanya kesal pada Dani,yang menarik tangannya menuju ke arah tempat duduknya.
" Dani,kamu jangan kasar gitu sama Dini"
teriak Sri,yang kesal melihat kejadian itu.apalagi melihat raut wajah Dini yang sepertinya kesakitan sambil berusaha melepaskan tangannya.
Sri dan Mega langsung berlari menghampiri Dini dan Dani.
"Dan,kamu lepaskan tangan Dini"
__ADS_1
teriak Mega,pada Dani.
Karena melihat Dini yang kesakitan,Dani langsung melepaskan tangannya.
Dini langsung mengusap-usap tangannya yang memerah karena ulah Dani.
"Din,kamu kenapa jahat sekali?kamu kasih aku harapan,tapi nyatanya kamu malah jalan sama laki-laki lain.apa tidak ada sedikit pun kamu menghargai perasaan ku?"
Teriak Dani kepada Dini dengan mata yang memerah menahan kekesalannya.
"Aku?kapan aku memberi kamu harapan?aku meminta kita untuk jadi sahabat aja.kamu yang masih berharap lebih".
Teriak Dini pada Dani yang tidak kalah kerasnya.
Tapi Mega bergegas berlari untuk menutup pintu kelas,agar suara mereka tidak sampai keluar dan semuanya datang kesini, guru-guru juga akan tau masalah ini.
"Dani,aku kecewa sekali padamu,kamu itu psikopat."
teriak Sri pada Dani,dan menyesal kenapa dulu dia pernah begitu menyukai Dani.
Sementara Dini,air matanya sudah menganak di pelupuk matanya,baru kali ini dia di perlakukan seperti ini.
Dia langsung berlari ke luar kelas, meninggalkan Mega,Sri,dan Dani.
Sementara Dani hanya terdiam, sambil memikirkan perkataan Sri.
__ADS_1
Mega berinisiatif mengejar Dini yang berlari ke arah belakang sekolah.