Jangan Panggil Aku Secepat Ini

Jangan Panggil Aku Secepat Ini
BAB 9


__ADS_3

Sekarang hari Sabtu dan sudah menunjukkan pukul 07.00.Dini pamit pada neneknya untuk berangkat kesekolah.Sekalian dia pamit,sepulang sekolah nanti akan langsung pulang ke rumah mamanya.Dan seperti biasanya Sri sudah menunggu di depan.Mereka berangkat kesekolah bersama.



Sesampai di sekolah ada pengumuman.


Hari ini tidak ada kegiatan belajar mengajar. Hari ini kegiatan hanya gotong royong di sekolah dan jam pulangnya pun cepat dari biasanya.Hanya sampai jam 11.00.


Di sekolahnya semua sibuk membersihkan kelas mereka masing\-masing.Ada yang menyapu, ngepel, sampai membersihkan kaca.Kelas mana yang cepat selesai membersihkan kelas mereka,maka di bolehkan istirahat sampai jam 11 nanti.


Dan setelah itu di bolehkan untuk pulang.


Jelas Dini semakin semangat.Karena Bisa juga lebih cepat dia pulang kerumah mamanya.


Hari ini kegiatan belajar mengajar tidak ada, karena semua guru sedang rapat.Berkat kekompakan siswa di kelas Dini, mereka pun selesai membersihkan kelas mereka.Mereka bisa istirahat sambil menunggu jam pulang.Di situlah sebuah masalah baru lagi terjadi.


Dini dan Sri sedang duduk di kelas.Sambil memakan jajanan yang mereka beli di kantin tadi.Saat asyik bercerita, Dani masuk ke kelas Dia duduk di kursinya di depan Dini dan Sri.


Sri saat itu tertunduk malu.Melihat laki-laki idamannya ada di depan matanya.


Dia mencolek-colek Dini, memberi kode menunjuk ke arah Dani.


Dani kelihatan duduk di kursinya sambil sedikit berfikir.Dan akhirnya dia membalikkan kursinya menghadap ke arah Sri dan Dini.

__ADS_1


Sri langsung kaget dan tidak bisa berkata-kata lagi.Hanya bisa menunduk karena tidak kuat menatap mata Dani.


Sementara mata Dani, menatap Dini.Sampai Dini pun ikut terdiam.


Saat suasana menegangkan separti itu,


Yogi pun masuk ke kelas.Dani yang mau bicara spontan berhenti,.melihat kedatangan Yogi.


Yogi yang orangnya t the poin langsung duduk di samping Dani.Dia memanggil Dini langsung mengungkapkan perasaannya.


Sri yang jadi Mak comblangnya, tersenyum bahagia.Berfikir ternyata hasil comblangannya berhasil juga.Setelah ini hanya tentang dia dan Dani.


Dini yang baru pertama kalinya berada di situasi ini hanya terdiam dan juga bingung mau menjawab apa.Dia juga nggak punya perasaan kepada Yogi.Dia menganggap Yogi hanya sebatas teman.Tidak lebih dari itu.


Sementara berbeda dengan Dani.


Melihat kejadian itu, Dini semakin panik.


"Sebenarnya ada apa dengannya?kanapa dia Se marah itu?"


Dini sangat bingung memikirkannya, sama bingungnya dengan Sri dan Yogi.


"Apa mungkin dia juga naksir Dini?"

__ADS_1


begitu dalam fikiran Sri.


Sri langsung mengejar Dani dan menanyakan semuanya.


"Kamu kenapa Dan?"


Tanya Sri, sambil menepuk bahu Dani.


"Apa ada yang salah?"


tanya Sri lagi, karena Dani tidak menjawab pertanyaannya.


"Kamu jahat Sri, kamu tidak mengerti perasaanku.Kenapa kamu comblangin mereka? sementara aku, sejak pertama masuk sekolah, aku sudah suka sama Dini.Dan sebelum kedatangan Yogi tadi, aku mau mengungkapkannya.Tapi semuanya hancur gara-gara kamu".


Teriak Dani yang sangat kesal kepada Sri.


Sri yang mendengar penjelasan Dani,langsung menahan tangisnya.Dia segera masuk ke kelas.Menggambil tasnya dan langsung lari pulang.Walaupun belum masuk jam pulang sekolah.


Dini bingung kenapa lagi dengan sahabatnya itu.Waktu Dini mau mengejar Sri, Yogi mencegahnya.Dia meminta jawaban Dini, yang dari tadi sudah di tunggunya. Terpaksa langkah Dini langsung terhenti.


Dan memberi jawaban pada Yogi.


" Yogi maafkan aku,aku memang suka padamu.Tapi hanya sebagai teman dan tak lebih dari itu.Aku mau kita berteman atau bahkan jadi sahabat.Kalau pacaran kita bisa putus kan?Tapi kalau jadi sahabat itu tidak akan pernah putus".

__ADS_1


Dini menjawab dengan tegas, sehingga membuat Yogi terdiam.


Entah dari mana dia bisa menjawab seperti itu.Sampai Yogi berusaha menerima jawabannya dengan lapang dada.Dan mereka tetap bisa bersahabat.


__ADS_2