
Hari\-hari terasa berputar sangat lama menurut DiniTapi sedikit terobati dengan ada sahabat\-sahabatnya di sampingnya.
Hari ini dini mulai kesekolah lagi.Dia tidak sabar menunggu hari Sabtu.Dia bisa pulang kerumahnya.Bertemu keluarganya terutama neneknya.Dini selalu berusaha menguatkan dirinya.
Pagi itu, mereka sarapan bersama seperti biasanya.Disaat semuanya sedang berbincang\-bincang hangat, Dini hanya diam. Berkonsentrasi untuk segera menghabiskan makanannya.Setelah selesai sarapan Dini pamit berangkat sekolah duluan.Karena temannya Sri, sudah menunggunya di depan Kemaren mereka sudah janji untuk berangkat bareng.
Di dalam perjalanan Dini hanya diam.Itu membuat Sri merasa aneh, lalu bertanya.
"kamu kenapa Din?kenapa hanya diam? biasanya juga tidak begini".
Tanya Sri khawatir.
" Nggak apa-apa Sri, aku hanya rindu keluargaku".
Jawab Dini.
Bagi anak usia segitu, masih lain rasanya untuk hidup jauh dari keluarga.
"Yang sabar Din, besok kan Sabtu.Jadi kamu kan bisa pulang".
Ucap Sri mencoba memberi semangat kepada sahabatnya itu.
__ADS_1
"Ia Sri".
Jawab Dini singkat.
Di sepanjang perjalanan Sri selalu membahas Dani.Juga rencananya mau jodohin Dini sama Yogi.Tapi Dini masih tidak mau.Sementara Sri masih dengan keras kepalanya tetap bersikukuh dengan niatnya.
Sesampainya di kelas,Dani dan Yogi juga sudah datang.Sri nampak manjalankan asksinya.Dia berusaha mendekatkan Dini dan Yogi.Dini juga kaget melihat reaksi Yogi, yang tersenyum malu, seolah\-olah dia menyukai yang di lakukan Sri.Tapi lain dengan Dani, dia tampak geram dengan ulah Sri, yang juga menurut Dini sangat memalukan.
Bel tanda masuk pun berbunyi.Semuanya duduk di bangku masing\-masing dengan rapi.Guru bahasa Indonesia pun masuk membawa hasil kerja kelompok mereka kemaren.Dan disana guru bahasa Indonesia itu mengumumkan hasilnya.Bahwa karya terbaik berhasil di raih oleh kelompok Dini.
Di susul tepuk tangan semua siswa yang berada di dalam kelas itu.Dani dan Yogi segera membalikkan kursi mereka ke belakang menghadap meja Dini dan Sri.Dengan senyum bahagia mereka langsung menjabat tangan Dini bersamaan.Dini bingung ada apa dengan dua orang ini.Tapi mungkin ini hanya refleks saking senangnya.
"apa Dani naksir Dini ya?"
Memang kisah ABG labil yang sedang jatuh cinta.Melihat raut wajah Sri,Dini yang tadinya tersenyum kepada Dani dan Yogi, membuatnya mundur dengan diam seribu bahasa.Karena dia tau kalau sahabatnya itu sedang cemburu.
Di saat istirahat siang,Sri tidak se heboh biasanya.Dia lebih banyak diam.Dini pun merasa bersalah karena mungkin gara\-gara dia, temannya itu jadi seperti ini.Dia memulai pembicaraan dengan Sri.
"Sri kamu kenapa, kamu marah padaku?"
Dani tadi hanya mengungkapkan senang hatinya,toh dia juga menjabat tanganmu"
__ADS_1
Ucap Dini berusaha memberi penjelasan.
" Ngaak Din, aku ngaak marah kok, cuma sedikit kecewa aja.Kayaknya dia menyukai mu"
Jawab Sri yang begitu yakin dengan perasaannya.
Dini langsung terdiam mendengar perkataan Sri.Karena dia juga melihat dan merasakan kalau perhatian Dani padanya juga berbeda.Tapi dia juga bingung, dia harus jawab apa, agar sahabatnya itu tidak sedih lagi.
Dini memang sangat menyayangi sahabatnya itu, karena menurutnya dialah satu\-satunya teman sekaligus sahabatnya,di dunia yang baru baginya.Dan disaat dia merasa sendiri, Sri yang selalu datang menghibur nya.Karena itu dia tidak ingin sahabatnya itu kecewa padanya dan meninggalkan dia sendiri lagi.
"Sri,aku setuju kamu jodohin sama Yogi"
Tiba-tiba Dini tidak sengaja bicara begitu.
Sebenarnya niatnya, cuma membuat Sri tersenyum dan berfikir kalau dia sama Yogi, otomatis Dani tidak mengharapkannya lagi. Dan bisa membuka hati untuk Sri.Tapi akhirnya malah jadi lain.
"Din,kamu serius?"
Tanya Sri yang sedikit ragu dengan apa yang dikatakan Dini.
"hmmm,ia"
Jawab Dini singkat, Dia merasa sedikit menyesal dengan apa yang barusan dia bicarakan.
"ok"!
Dengan bangga dan bahagianya Sri mendengarkan jawaban Dini.
__ADS_1