
Setelah mereka selesai makan siang mereka menonton acara TV,sambil menunggu kedatangan teman-temannya yang lain...
"hhhuufff pada kemana Sich mereka,kok lama sekali ya datangnya?"
gumam Mega sambil melirik jam yang ada di tangannya.
"Iya nie Me,jam berapa aku ntar pulang?"
jawab Dini yang juga kesal,karena teman-temannya itu belum datang.apa lagi kalau sore,angkot di sana juga sering penuh,dan sangat susah untuk mendapatkan angkot buat dia pulang.
"Gini aja Din,ntar kalau memang nggak ada angkot,aku telfon kak Reyhan aja,biar dia yang anterin kamu pulang."
jawab Mega santai dengan ide gilanya lagi.
"hehehe nggak usah Me,aku tunggu angkot aja, mudah-mudahan dapat"
jawab Dini dengan wajah yang lagi-lagi memerah.
Disaat mereka sedang asyik bercerita, tiba-tiba terdengar ada suara orang mengetuk pintu.
"sebentar"
jawab Mega sambil berdiri dari duduknya dan melangkah membukakan pintu.
terlihat di depan pintu,tiga orang teman mereka yang mereka tunggu Sudak sejak dari tadi.
"kemana aja Sich kalian, ditungguin sejak tadi malah baru datang sekarang?"
tanya Mega kesal sambil mempersilahkan mereka untuk masuk.
__ADS_1
"Iya Me,kami kan nggak tau rumah kamu yang mana,jadi terpaksa dech nanya-nanya dulu sama orang buat cari rumah kamu"
jawab mereka kompak.
"hehehe maaf ya, tadi aku lupa share lokasi sama kalian"
jawab Mega sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ya udah kita mulai sekarang aja yuuk"
ajak Dini sambil terus melirik ke arah jam tangannya.
mereka langsung mulai mengerjakan tugas kelompok mereka.Dan mamanya Mega menghidangkan teh manis serta gorengan sebagai cemilan.
Setelah tugas mereka selasai,Dini langsung melirik jam tangannya lagi.tanpa dia sadari ternyata jam di tangannya sudah menunjukkan pukul 5 sore.
teriaknya sambil menepuk jidatnya.
"kamu kenapa"
jawab Mega yang bingung melihat Dini.
"Me,udah jam 5, bisa-bisa aku nggak dapat angkot,terus gimana mau pulang?"
"kami pulang dulu"
jawab ke 3 temannya yang lain yang langsung bergegas mengemasi peralatan mereka dan langsung pamit kepada mama Mega.
"Me,kamu temanin aku ya, nunggu angkot di depan".
__ADS_1
pinta Dini,karena dia males buat nunggu sendirian, terlebih hari juga sudah sore.
"iya iya"
jawab Mega sambil mengambil jeketnya di atas kursi dekat meja makan.
setelah berpamitan kepada mama Mega,mereka langsung berjalan ke depan untuk menunggu angkot,jaraknya cuma sekitaran 100 meter dari rumah Mega.
udah setengah jam lebih menunggu,tapi udah 2 angkot yang lewat dan semuanya penuh-penuh.karena jam sore adalah jam orang-orang pulang dari kota,mereka yang sudah selesai dengan kegiatan mereka di kota,seperti yang berjualan,dan yang bekerja juga.
"Duuuhhh Me,gimana dong? kalau pulang telat bisa-bisa aku di cekek papa ku sampe di rumah".
kata Dini yang terlihat sangat gelisah.
"Aku telfon Kaka Rey aja.dia pasti bisa anterin kamu"
jawab Mega lagi,dan merasa itu adalah ide yang sangat brilian,di satu sisi dia bisa membantu Dini,dan di sisi lain dia bisa mendekatkan Reyhan dan dini.karena dia serius Mau menjodohkan sepupunya itu dengan dini...
Mega langsung mengambil hp di kantong jaketnya dan langsung menelpon Reyhan.
"kak Rey,Me butuh bantuan nich,kakak kerumah sekarang ya,Me tunggu."
dan langsung mematikan telfonnya.
Reyhan yang tadi baru selesai mandi, langsung buru-buru pergi ke rumah Mega.
"Ada apa ya, sampai-sampai dia menelfon aku dengan suara panik begitu?"
tanya Reyhan dalam hatinya,sambil mempercepat motornya menuju rumah Mega.
__ADS_1