Jangan Panggil Aku Secepat Ini

Jangan Panggil Aku Secepat Ini
BAB 36


__ADS_3

Terlepas dari masalah Dini, Reyhan dan Shyela.Bel tanda masuk pun berbunyi.Wali kelas 1 pun masuk ke dalam kelas, di iringi seorang gadis, memakai seragam sekolah yang sama seperti semua siswa di sekolah itu.Gadis cantik, yang terlihat manis.Dengan postur badan yang tidak terlalu tinggi.Berkulit kuning Langsat.


"Selamat pagi semuanya, hari ini kalian kedatangan teman baru".


Sapa wali kelas itu, sambil meminta murid baru itu untuk memperkenalkan dirinya.


"Selamat pagi semuanya, aku Monica Wulandari.Kalian bisa memanggil ku Monic".


Sapa Monic, memperkenalkan dirinya.


Ibu guru mempersilahkan Monic duduk bersama Gina, di belakang tempat duduk Dini dan Sri.Namun kelihatannya Gina kurang menyukai kehadiran Monic.Terlihat dari raut wajahnya, saat ibu guru menyuruh Monic duduk disampingnya.


Monic langsung menuju ke arah tempat duduk yang di tunjuk ibu guru.Dia menyapa Gina sambil tersenyum.Namun Gina tidak memberi sambutan apa pun.


"Hai Monic, kenalin aku Dini".


Dengan senyum seribu watt, Dini menyapa Monic.


"Hai Dini"


Balas Monic dengan senyuman hangat.


Sementara Gina hanya diam, masih menunjukkan wajah tidak sukanya kepada Monic.


Hari ini mereka semua belajar seperti biasanya.Sampai bel tanda istirahat pun berbunyi.Gina langsung berdiri, meninggalkan tempat duduknya.Monic terlihat sangat canggung dengan tingkah Gina terhadapnya.

__ADS_1


Dini, Sri, dan Mega langsung menghampiri Monic.Mereka mengajak Monic bergabung dengan mereka.


"Mon, ayok kita jajan ke kantin".


Ajak Dini, sambil meraih tangan Monic.


Monic langsung berdiri dari duduknya, dan mengikuti Dini, Sri dan Mega, menuju ke kantin.


Setelah selesai jajan, mereka kembali ke kelas.Mereka duduk berempat di meja Dini.


"Monic, kamu tinggal dimana, dan pindahan dari sekolah mana?"


Tanya Mega.


"Aku tinggal di kampung xxx, aku pindah dari sekolah SMP di luar kota".


Jawab Monic.


Timpal Sri.


"Mama ku baru saja meninggal, jadi aku terpaksa pindah ke sini, ke kampung ayah ku".


Jawab Monic, dengan raut wajah yang sangat sedih.


"Maafkan kami Mon, kami tidak bermaksud membuat kamu menjadi tambahan sedih.Mulai sekarang, kamu bisa bergabung dengan kami, Kamu sudah menjadi sahabat kami".

__ADS_1


Ucap Dini, sambil tersenyum kepada Monic.


"Makasih ya semuanya, tapi kelihatannya Gina kurang suka padaku".


Jawab Monic.


"Kamu nggak usah terlalu menanggapi Gina, Sifatnya memang seperti itu.Dia tidak pernah suka dengan murid yang jauh lebih cantik darinya, Kepada Dini pun selama ini dia juga selalu sewot, ha ha ha ha"


Jawab Mega, sambil tertawa mengingat bagaimana sikap Gina terhadap Dini selama ini.Seolah-olah dia merasa tersaingi oleh Dini.


Mereka semua tertawa mendengar kata-kata Mega.Mereka mulai bercerita satu sama lain.Menceritakan tentang diri mereka masing-masing.


"Din, lalu bagaimana dengan kak Reyhan selanjutnya, apa kamu tetap akan menjauhinya?"


Tiba-tiba Mega bertanya kepada Dini.


"Udah lah Me, biarkan aja semua berjalan dengan apa adanya.Aku tidak mau terlalu memikirkannya".


Jawab Dini, sambil menghela nafas panjang.


"Yaudah Din, semua terserah kamu aja.Kami akan selalu mendukungmu"


Jawab Mega lagi.


"Kalau aku boleh tau, sebelumnya Dini lagi ada masalah ya? Dan siapa kak Reyhan itu?"

__ADS_1


Tanya Monica yang kelihatan sangat ingin tau.Sri dan Mega menceritakan semuanya kepada Monic.Sementara Dini hanya diam saja, saat semua sahabatnya itu tengah sibuk menceritakan dirinya.


__ADS_2