
Di sepanjang perjalanan pulang, mereka bicara cukup banyak.Reyhan mengantar Dini hanya sampai jalan raya,yang agak jarak dari rumahnya,dia tidak ingin semua tetangganya melihat dia yang pulang di antar laki-laki.dia juga tidak mau keluarganya jadi salah paham,takutnya mamanya berfikir dia pulang telat karena pergi jalan sama Reyhan.
"kamu yakin Din, nggak mau di anterin sampai rumah kamu?"
tanya Reyhan yang khawatir yang takut Dini kena marah karena pulang terlambat.
"hehehe nggak usah kak,sampai sini aja cukup, makasih ya kak udah mau nganterin aku"
jawab Dini sambil tersenyum,dan ke canggungan dia pada Reyhan d
sudah berangsur kurang,karena selama di atas motor tadi, sudah bicara banyak.
"ya udah,kamu hati-hati ya,aku langsung pulang aja, kapan-kapan boleh ya di ajak mampir hehehe"
kata Reyhan sambil memutar arah motornya menuju arah pulang.
"hehe ok kak,nanti aku izin sama mama dulu ya,kalau kakak mau main ke rumah".
jawab Dini lagi.
"siap,ya udah aku pulang dulu,bay"
pamit Reyhan sambil tersenyum dan langsung menyalakan motornya menuju arah pulang.
sementara Dini, langsung berlari pulang ke rumahnya.
__ADS_1
"jangan sampai papa udah nyampe rumah, sebelum aku sampai".
gumamnya dalam hati, sambil terus berlari.
sesampainya di rumah,dia melihat belum ada motor papanya yang Terparkir di halaman.
"huuffhhh syukurlah"
gumamnya lagi, sembari masuk ke dalam rumah.
"Dini,kamu dari mana?jam segini baru pulang?"
tanya mamanya yang tampaknya sangat khawatir.
"maaf ma,tadi dini belajar kelompok di rumah teman Dini,eeh pas mau pulang angkotnya pada penuh semua.tadi Dini mau ngasih kabar ke mama,tapi Dini lupa kalau Dini nggak bawa hp"
" untung aja papa mu belum pulang,kalau papa mu sudah pulang,dia bisa marah besar".
jawab mamanya lagi.
"iya ma,lain kali Dini akan kasih kabar mama dulu,kalau pulang terlambat".
jawab dini sambil menundukkan kepalanya,dengan rasa bersalah melihat mamanya itu.
"jadi kamu pulangnya naik apa?
__ADS_1
tanya mamanya dengan antusias.
Dini menceritakan semuanya,tanpa terkecuali pada mamanya,dia termasuk anak yang terbuka terhadap semua hal pada mamanya.
"Din,kamu ingat pesan mama kan?
mama tidak akan pernah mengekang kamu, asalkan kamu bisa menjaga dirimu baik-baik,dan semua hal yang terjadi padamu harus selalu kamu ceritakan sama mama, jangan sampai menutupi suatu hal pun dari mama".
"iya ma,Dini ngerti,Dini akan selalu ingat pesan mama".
"ya udah sekarang kamu mandi dulu,habis itu kita makan malam sama-sama, jangan sampai papamu tau kejadian hari ini".
perintah mamanya.
"baik ma".
jawab dini patuh,lalu dia langsung berjalan menuju ke kamar untuk mengambil handuk.dan langsung pergi ke kamar mandi.
sementara mamanya,sudah sibuk menyiapkan makan malam.
selesai mandi mereka makan malam bersama.Dini,adiknya Sinta,mama dan neneknya.seperti biasa, papanya masih belum pulang.semenjak bekerja di counter hp ini, papanya pulang jam 8 malam.paling telat jam 10 malam.tergantung ramai atau tidaknya pengunjung di sana.
setelah mereka selesai makan malam,Dini membantu mamanya membereskan meja makan.dan mencuci piring bekas mereka makan tadi.sementara sinta adiknya langsung masuk kamar,dan langsung menuju mimpi nya.nenek Dini hanya duduk sebentar di depan televisi,lalu berdiri dan masuk ke kamar, maklumlah,karena usianya beliau sudah tidak bisa bekerja terlalu banyak.
setelah selesai membereskan semuanya,Dini pamit buat istirahat pada mamanya.
__ADS_1
dia langsung tidur dengan pulas,karena hari ini sungguh sangat melelahkan.