
Terdengar suara dewan juri mengumumkan nama yang menjadi juara ketiga. Hal itu tentu semakin membuat hati Alifa tak karuan. Karena yang dia ketahui, anak yang di sebutkan juara tiga tadi sudah sering mengikuti perlombaan bergengsi sekelas MTQ bahkan pernah juara 1 MTQ tingkat pelajar se kabupaten. tentu Alifa semakin pesimis, karena nama-nama yang menjadi peserta di final adalah nama yang sudah pernah mengikuti perlombaan bergengsi ini.
Juara kedua pun sudah di umumkan. tinggal tiga peserta yang menanti dengan cemas karena dari lima peserta yang berlaga di final sudah di sebutkan dua nama sebagai juara ketiga dan kedua.
"Jangan gugup fa.., santai sayangku...!" Putri berkata sambil memeluk dan mengelus-elus pundak Alifa.
"Dan inilah yang kita nantikan juara pertama dengan nilai 897 wakil dari pondok pesantren darul Huda atas nama Alifa Rizky Aulia."
Tepuk tangan begitu meriah mengiringi di umumkan nama sang juara satu persatu.
"Kami ucapkan selamat kepada ketiga nama santriwati yang kita sebutkan di atas dan silahkan untuk juara kami minta untuk naik di atas podium untuk menerima piala sekaligus tiket untuk melaju di tingkat provinsi. Sekali lagi saya ucapkan selamat dan untuk santriwati yang belum berhasil hari ini jangan berkecil hati karena perjuangan kalian masih panjang untuk berkompetisi di event selanjutnya."
__ADS_1
Alifa nampak terdiam tak bisa berkata. Dia tak henti-henti nya mengucap syukur dengan pencapaian yang tak pernah di sangka nya.
Ia nampak terharu dengan menggunakan jari nya Alifa mengusap pipi nya yang basah oleh air mata kebahagiaan.
"Alhamdulillah ya Allah...!" Alifa melakukan sujud syukur.
"Kamu hebat nak, ibu bangga dengan pencapaian mu. terus berjuang ya..!" Bu Nia pun nampak terharu dengan apa yang di capai santri nya itu.
"Fa.., peyukkk..!" Putri spontan memeluk Alifa lagi yang menangis haru karena menjadi juara satu.
"Udah... hapus air mata nya. sekarang kamu naik ke sana." Putri spontan menarik Alifa dan mendorong untuk naik ke podium.
__ADS_1
Nampak di atas podium, ketiga santriwati yang menjadi juara menerima berbagai hadiah dan tropi dan juga tiket untuk melaju ke event tingkat provinsi.
Di bawah podium, di deretan kursi peserta terlihat putri menangis haru melihat teman nya menerima banyak penghargaan dan hadiah. Putri ikut senang dengan pencapaian Alifa.
Meskipun dirinya gagal ke final, tentu ia ikut bangga dengan prestasi teman baru nya itu.
***.
Lain di podium MTQ, lain pula suasana di pondok darul Huda. Setelah mendapat kabar dari ustazah yang mendampingi Alifa berjuang di mimbar MTQ suasana pondok nampak jelas terlihat bahwa kabar kemenangan Alifa di ajang MTQ sangat menggemparkan pondok.
Mereka nampak gembira mendengar Alifa juara satu. begitupun dengan ummi khasanah dan kyai Abdullah, beliau tersenyum dan banyak mengucap syukur.
__ADS_1
"Akhirnya anak itu jadi pemenang bi..! ini sungguh prestasi yang luar biasa bagi pondok kita bi..!" ummi khasanah juga terharu bahagia bangga campur menjadi satu, tak ada kata yang tepat untuk di ucapkan setelah mendapat kabar kemenangan Alifa. sungguh luar biasa, hal yang patut di banggakan."
________