Jodoh CEO Yang Hilang

Jodoh CEO Yang Hilang
Bab.21 Rencana licik


__ADS_3

Perusahaan Wijaya.


Tony sedang berada di ruangan kantornya, dia membuka tas nya dan mengambil kotak yang berisi fotonya dan Aulia. Dia juga mengambil barang-barang kenangan lainnya. Dia akan menaruhnya di kantor, karena takut istrinya akan melihat dan membuka kotaknya.


Sebenarnya di hatinya masih ada sedikit rasa tidak rela membuang semua kenangan masa lalu nya itu, jadi dia mengambil keputusan akan tetap menyimpan kenangannya itu.


Dia pergi ke ruangan meeting karena sudah waktunya, sedangkan Angga sudah sejak setengah jam lalu pergi ke ruangan meeting untuk mempersiapkannya.


Saat meeting akan segera selesai, diluar ruangan kantor CEO ada seorang wanita memakai baju seksi dan menggoda. Dia tak lain adalah Amira, setelah dipecat dia masih tidak bisa menerimanya dan masih ingin mendapatkan mantan Bos-nya itu.


Sebenarnya Dia juga mendengar desas-desus kabar yang aneh, bahwa Tony sudah menikah. Apalagi Tony menikah dengan Aurora, mantan bawahannya itu. Bagaimana dia tidak kesal mendengar berita itu, kenapa Tony lebih memilih perempuan kampungan itu.


Kurang apa dia body yang seksi dan wajah yang cantik, tapi Tony malah selalu menolaknya. Apalagi dia juga sudah lama tidak menyukai Aurora, sekarang Aurora malah menjadi istri dari Pria yang dia idamkan sejak lama. Jiwa jahat nya menggelora, dia tidak akan tinggal diam.


Setelah itu dia langsung datang ke bekas Perusahaan dia bekerja itu, untuk mencari celah melakukan kejahatannya. Dan sekarang disinilah dia, di depan ruangan Tony.


Amira berjalan mendekati sekertaris Tony, yang sedang sibuk di meja kerjanya.

__ADS_1


"Hai, Silvi. Apa CEO Tony ada di dalam?." tanya nya.


"Eh, mba Amira. Pak Tony tidak ada di dalam mba, beliau masih meeting. Tapi seperti nya sebentar lagi selesai, jika ada hal penting mba silahkan menunggu di dalam." Jawab sekretaris Tony.


Silvi sudah mengenal Amira, karena dia sering datang untuk memberikan laporan ke ruangan Bos nya itu. Silvi juga belum tahu tentang pemecatannya, jadi Silvi langsung mengijinkan Amira masuk ke ruangan Bos-nya itu.


"Baiklah...saya tunggu di dalam ya, terima kasih." Ucap Amira sambil tersenyum dan masuk ke dalam.


Setelah masuk ke dalam ruangan, Amira pun langsung duduk di sofa. Dia menunggu mantan Bos nya itu, sambil membuka majalah yang ada di meja.


Saat Tony masih belum juga datang, Amira yang bosan langsung berdiri dan berjalan melihat-lihat ruangan. Dia juga merasa sudah lama sekali tidak masuk ke ruangan ini.


Amira sangat penasaran, dia lalu mengambil dan membuka kotak tersebut. Di dalamnya dia menemukan banyak barang-barang juga selembar foto. Dia melihat foto seorang gadis sedang tertawa dan dipeluk oleh Tony.


"Siapa gadis ini? Kenapa mereka mesra sekali? Tapi setahuku Tony tidak punya saudari perempuan." Gumamnya.


Jiwa penasarannya menggelitik, dia pun melihat sekali lagi dengan jelas gadis di dalam foto itu. Matanya langsung tertuju ke arah kalung yang dipakai gadis itu, dia pun mengambil ponselnya, lalu memotret foto itu. Dia berpikir mungkin saja ini bisa menjadi sesuatu, untuk kedepannya nanti.

__ADS_1


Dia pun menaruh kembali foto itu ke dalam kotak, lalu menaruh kotak itu kembali ke tempatnya. Dia langsung berjalan keluar sebelum Tony datang, dia langsung berencana akan menyelidiki siapa gadis di foto itu dengan secepatnya.


Kemudian dia berkata pada Silvi bahwa dia ada kerjaan mendadak, dan tidak bisa menunggu lagi, Silvi pun hanya mengangguk.


Tak selang berapa lama Tony dan Angga kembali setelah meeting selesai, saat dia hendak masuk ke dalam ruangannya, Silvi bicara padanya.


"Pak...tadi Bu Amira datang. Dia tadi sebentar menunggu bapak di dalam ruangan." Ucapnya.


"Mau apa dia? Bukankah sudah kamu pecat?." tanya nya pada Angga.


Angga dan Silvi pun bingung, tapi dengan kebingungan yang berbeda.


"Sudah lama saya pecat Bos, saya juga tidak tau kenapa dia kembali ke sini dan mencari Bos." jawab Angga mengangkat bahunya.


Akhirnya Tony melupakannya dan beraktivitas seperti biasa, karena dia merasa itu bukanlah hal yang penting.


Justru hal yang dianggap remeh lah, yang nantinya akan membuat masalah besar dan keretakan dalam rumah tangganya.

__ADS_1


^Bersambung^


( Nanti di Bab.22 akan ada Visual dari tokoh cerita Novel ini ya, mohon ditunggu...terima kasih 😘 ).


__ADS_2