Jodoh CEO Yang Hilang

Jodoh CEO Yang Hilang
Bab.59 Candle Light Dinner.


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu sejak kejadian itu, Aulia setiap hari dengan kasih sayang dan penuh perhatian merawat suaminya. Meskipun ada perawat yang bisa merawat suaminya, dia hanya ingin melakukannya sebagai ucapan terima kasih dan ungkapan cintanya pada suaminya.


Dokter bilang Tony sudah bisa keluar dari rumah sakit besok, karena pemulihannya selama seminggu ini sangat cepat. Itu karena dia menuruti semua ucapan yang dikatakan oleh Dokter, seperti apa saja yang boleh dimakan dan sebagainya.


Tentu saja juga dengan perawatan dari istrinya yang super tegas itu, akhirnya dia pulih dengan sangat cepat. Apalagi otaknya selalu berpikiran mesum, jika sudah melihat Istrinya sehabis mandi. Tapi karena cederanya, dia hanya bisa menatap istrinya dengan ekspresi menyedihkan. Sampai akhirnya dia bertekad, untuk segera bisa cepat pulih.


Akhirnya sekarang dia sudah berhasil, harusnya perawatan dan pemulihannya berlangsung selama 10 hari. Tapi dia menghemat tiga hari, dia merasa sangat puas meskipun berkurang hanya tiga hari. Saat dokter mengatakan dia sudah boleh pulang, dia tersenyum penuh teka-teki.


Aulia yang melihat suaminya itu tersenyum mencurigakan, hanya mengangkat sebelas alisnya pada suaminya. Dia seakan bertanya ada apa dengan senyumannya, suaminya hanya nyengir padanya.


Setelah Dokter yang memeriksanya sudah pergi, dia pun langsung menarik istrinya dan memeluknya.


"Kamu ingin tau kan kenapa aku senyum-senyum sendiri, hah? Apa kamu penasaran, baiklah jika kamu penasaran banget aku akan memberitahumu." Katanya jahil, sambil mengedipkan sebelah matanya pada istrinya.


Aulia yang melihat tingkah laku suaminya itu hanya menatapnya tak percaya, kenapa kelakuan suaminya ini semakin hari semakin genit. Kelakuan suaminya itu sudah melebihi ekspetasinya, bahkan dia semakin terpana saat suaminya membisikan sesuatu di telinganya.


"Aku berusaha untuk cepat sembuh dan ingin segera pulang ke rumah. Aku sudah tak kuat ingin segera memakanmu." Bisik Tony padanya, sambil tangannya memainkan kancing kemeja Aulia.


"Kamu!."


Aulia hanya tak habis pikir dengan kelakuan suaminya, padahal seminggu yang lalu dia masih terbaring pucat seperti seorang mayat. Sekarang baru saja seminggu berlalu, tenaganya sudah kembali seperti sebelum dia tertembak.


Aulia hanya bisa menggelengkan kepalanya dan Tony tersenyum melihat tingkah istrinya yang menggemaskan itu.


Keesokan harinya mereka dijemput oleh semua keluarganya, tadinya Neneknya ingin Tony melakukan pemulihan di rumah Besar. Tapi Tony segera menolaknya mentah-mentah, dia tidak ingin rencananya untuk memakan istrinya itu gagal, akhirnya Neneknya hanya bisa menerimanya.

__ADS_1


Setelah kembali ke rumah, Tony langsung berbaring di tempat tidur. Dia sudah meminta pengurus rumah untuk menghias taman belakang dan menata meja untuk makan malam romantis dengan istrinya.


Saat istrinya sudah masuk ke dalam bathroom, dia dengan cepat berganti pakaian dan pergi untuk melihat persiapan di taman belakang. Dia melihat semua persiapannya sudah sempurna, termasuk lilin-lilin yang di tata begitu indah di meja, juga dengan 999 bunga mawar merah.


Dirinya juga sudah menyiapkan hadiah kalung bertahtakan Rubi di dalam sebuah kotak, semuanya sudah sempurna.


Tony sudah memakai kemeja dan jas serta celana putih, dengan dasi kupu-kupu dan juga terselip bunga putih di kantong jas kirinya. Dia merasa puas dengan penampilannya sekarang, wajahnya menghangat karena bahagia.


Aulia yang keluar dari bathroom, melihat sesuatu di tempat tidurnya. Dia melihat kalau itu adalah sebuah gaun merah warna terang dan juga lengkap dengan perhiasannya.


Dia merasa sangat heran melihat semua itu. "Apakah Tony yang menyiapkannya?." Gumamnya.


Ketukan di pintu pun menyadarkannya, dia berjalan ke pintu dan membukanya. Terlihat pengurus rumah sudah berdiri di sana, memberikan sebuah kartu kepadanya.


Dia pun segera membuka kartu dari suaminya itu, lalu segera membaca tulisan suaminya.


❤️ Terima kasih karena telah mendatangkan CINTA, meninggalkan rindu dan menghapus luka. Mungkin aku bisa saja berpura-pura kau tak melakukan semua itu, tapi sejujurnya aku terlalu sulit untuk berbohong padamu bahwa aku menginginkanmu, bersamamu sepanjang hidupku. Aku sangat mencintaimu dengan segenap hatiku, selamanya. ❤️


PS : Pergilah ke taman belakang dan pakailah gaun yang sudah aku siapkan 💕.


Jantung Aulia seketika berdebar hebat, setelah membaca isi kartu dari suaminya itu. Dia seperti akan pergi bertemu kekasihnya dan pergi berkencan. Wajahnya pun bersemu merah dan bibirnya tersenyum lebar.


Setelah itu dia langsung bersiap-siap dan memakai gaunnya, kemudian dia segera pergi ke taman belakang. Sepanjang jalan yang dia lalui, begitu indah dan romantis. Di sepanjang jalan bertaburan kelopak bunga mawar merah, dengan lampu-lampu berbentuk hati kecil berkelap-kelip diatasnya. Ketika dirinya sudah sampai, alunan musik yang romantis pun terdengar.


Aulia melihat suaminya berpenampilan serba putih, seperti seorang pangeran yang dulu sering dia baca di buku-buku dongeng. Pangeran yang selalu dia khayalkan dan bahkan dia ingin menjadi seperti Cinderella.

__ADS_1


Kenyataannya sekarang bahkan terlalu sangat indah, melebihi khayalannya. Dirinya sekarang benar-benar sudah mendapatkan pangeran Impiannya. Pangeran itu adalah miliknya selamanya, dia pun tersenyum dan melangkahkan kakinya berjalan mendekati suaminya.


Saat Tony melihatnya, dia sangat terpesona melihat penampilan Istrinya. Dirinya sudah tahu kalau istrinya adalah wanita cantik, tapi malam ini dia mematahkan pikirannya, istrinya adalah wanita paling cantik di dunia.


Malam ini istrinya itu memakai gaun berwarna merah darinya, istrinya terlihat seksi dan menggoda. Apalagi dengan nuansa malam yang romantis, belum saja memulai acaranya dirinya sudah harus menahan hasratnya.


"Si*lan! Kenapa aku harus memberikannya gaun warna merah, ini terlalu menyakitkan untukku menahan adik juniorku sekarang." Batinnya menggerutu.


Tony segera menarik kursi agar Aulia duduk, dia juga langsung duduk bersebrangan dengan istrinya. Dia lalu menepuk tangannya, semua makanan pun berdatangan.


Mereka mulai memakannya dengan tenang, menikmati kebersamaan mereka. Setelah selesai mereka bersama-sama meminum wine untuk menghangatkan tubuh mereka.


Tony akhirnya menarik pelan telapak tangan istrinya untuk menari dan alunan musik romantis pun terdengar. Mereka saling berpelukan dan menari pelan mengikuti alunan musik.


Tak berapa lama Tony berlutut dengan sebelah kakinya di hadapan istrinya. Dia lalu mengambil kotak perhiasan berisi kalung dari saku jas nya dan membukanya.


Aulia terkejut dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya, karena dia tidak percaya suaminya akan berlutut kepadanya. Aulia terharu dan mulai menetaskan air mata, suaminya pun langsung berbicara padanya masih sambil berlutut.


"Sayang, jangan menangis. Aku melakukan semua ini, karena aku sadar selama ini aku tidak pernah melakukan sesuatu apapun padamu. Bahkan di pernikahan kita dulu, aku tidak melamarmu dengan layak. Sedangkan kamu sudah banyak berkorban dan berjuang begitu banyak untukku. Jangankan semua ini, kamu melihatnya sendiri. Sekarang bahkan nyawaku adalah milikmu, aku mencintaimu melebihi cintamu padaku." Ucapnya dengan tulus dan penuh dengan cinta padanya.


Aulia menarik suaminya berdiri dan Tony langsung memasangkan kalungnya pada leher istrinya. Kemudian mereka berciuman mesra dan segera menumpahkan rasa rindu selama seminggu ini, dengan perbuatan mereka yang berakhir di tempat tidur. Malam yang sangat romantis dan erotis, sepertinya akan berlangsung sepanjang malam.


^Bersambung^


Jangan lupa.....Like dan Komen ☺️

__ADS_1


__ADS_2